Rencana Peluncuran Infinix Note 60 Pro di Indonesia
Rencana peluncuran Infinix Note 60 Pro di Indonesia masih menjadi perhatian banyak pihak. Sebelumnya, perangkat ini dikabarkan akan diluncurkan pada awal Februari 2026. Namun, hingga 6 Februari 2026, perangkat tersebut belum juga beredar secara resmi di pasar Tanah Air, baik melalui pengumuman Infinix maupun distribusi ke kanal penjualan.
Kabar mengenai kehadiran Infinix Note 60 Pro di Indonesia sebenarnya sudah mencuat sejak akhir 2025. Informasi tersebut berangkat dari temuan bahwa Infinix Note 60 Series telah terdaftar dalam database Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI).
Pendaftaran ini tercatat pada 5 Desember 2025, mencakup tiga model sekaligus, yakni Infinix Note 60, Infinix Note Edge, dan Infinix Note 60 Pro. Dalam data SDPPI, ketiga perangkat tersebut tercatat dengan kode model X6878, X6887, dan X6878. Munculnya seri lengkap dalam satu waktu memperkuat dugaan bahwa Infinix tengah menyiapkan peluncuran besar untuk lini Note 60 di Indonesia, dengan Note 60 Pro sebagai varian tertingginya.
Namun, hingga awal Februari 2026, belum ada kepastian jadwal rilis resmi dari pihak Infinix. Terdaftarnya Infinix Note 60 Series di SDPPI menunjukkan bahwa perangkat ini telah memenuhi standar teknis, keamanan, serta kompatibilitas frekuensi radio yang berlaku di Indonesia. Biasanya, sertifikasi tersebut menjadi salah satu tahapan akhir sebelum produk dipasarkan.
Meski mengalami sedikit mundur dari jadwal yang diperkirakan, banyak pihak menilai peluncuran Infinix Note 60 Pro di Indonesia tinggal menunggu waktu.
Spesifikasi Infinix Note 60 Pro
Infinix kembali menyiapkan kejutan untuk pasar smartphone kelas menengah lewat Infinix Note 60 Pro. Ponsel ini diproduksi oleh Infinix Mobility, brand asal Hong Kong di bawah Transsion Holdings, dan kabarnya sudah mulai diproduksi massal di India sejak akhir 2025.
Setelah mengantongi sertifikasi TKDN dan SDPPI, Infinix Note 60 Pro diperkirakan akan resmi meluncur di Indonesia pada awal 2026. Dari bocoran spesifikasinya, perangkat ini terlihat serius ingin naik kelas.
Dari sisi performa, Infinix Note 60 Pro menjadi tonggak baru karena menjadi ponsel Infinix pertama yang menggunakan Snapdragon 7s Gen 4. Chipset ini dipadukan dengan RAM 8GB hingga 12GB serta sistem operasi Android 16, menjanjikan kinerja yang responsif untuk multitasking, gaming, hingga pemakaian jangka panjang.

Desain bodinya tetap dibuat tipis dan modern, tanpa mengorbankan performa yang ditawarkan. Sektor layar menjadi salah satu daya tarik utama. Infinix Note 60 Pro dibekali panel AMOLED 6,8 inci dengan resolusi tinggi di kisaran 1.5K hingga 2K. Layar ini mendukung refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan hingga 5.000 nits, membuat tampilan tetap jelas bahkan saat digunakan di bawah sinar matahari.
Untuk kebutuhan hiburan dan scrolling harian, pengalaman visualnya diprediksi sangat memanjakan mata. Beralih ke kamera, Infinix tampak ingin menghadirkan keseimbangan antara foto dan video. Kamera utama 50 MP dengan OIS diharapkan mampu menghasilkan foto yang stabil dan tajam, sementara kamera depan 50 MP siap menunjang kebutuhan selfie dan video call berkualitas tinggi.
Penyimpanan internal mencapai 256GB dan masih bisa diperluas, cukup lega untuk menyimpan foto, video, dan aplikasi tanpa khawatir cepat penuh. Urusan daya juga tak kalah impresif. Infinix Note 60 Pro dibekali baterai 5.500 mAh yang mendukung fast charging 100–120W serta wireless charging 30W.
Fitur pendukung lainnya terbilang lengkap, mulai dari sertifikasi tahan air dan debu IP67/IP68, NFC, infrared blaster, speaker stereo, hingga jaminan pembaruan Android selama tiga tahun.
Soal harga, Infinix memang belum mengumumkan secara resmi. Namun, jika melihat strategi Infinix selama ini, Note 60 Pro diperkirakan dibanderol di kisaran Rp 3 juta hingga Rp 4 jutaan untuk varian 8GB/256GB saat rilis di Indonesia. Dibandingkan Infinix Note 60 versi reguler, varian Pro jelas unggul dari sisi performa, layar, memori, dan fitur.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan, Infinix Note 60 Pro berpotensi menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelas menengah pada awal 2026.



