Evaluasi Positif Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Perjalanan Timnas Indonesia di tahun 2026 belum berhenti meski ajang FIFA Series Maret telah usai. Justru, rangkaian agenda penting sudah menanti skuad Garuda, mulai dari Piala AFF hingga target besar di Piala Asia 2027. Di bawah arahan pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mulai menunjukkan arah permainan yang lebih terstruktur. Namun, tantangan sesungguhnya baru akan dimulai ketika tim harus tampil dalam kompetisi resmi yang padat sepanjang tahun.
Hasil di FIFA Series 2026 menjadi modal awal bagi Herdman untuk mengevaluasi kekuatan tim, terutama dalam memadukan pemain lokal dan pemain abroad (istilah untuk pemain yang berkarier di luar negeri). Hal ini penting karena tidak semua agenda internasional memungkinkan kehadiran pemain abroad akibat regulasi dari FIFA. Dengan kalender pertandingan yang padat, Timnas Indonesia kini bersiap menghadapi fase krusial yang akan menentukan arah perkembangan tim menuju level Asia.
Performa Menjanjikan Meski Gagal Juara
Pada laga terakhir FIFA Matchday, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Timnas Bulgaria dengan skor tipis 0-1. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu berlangsung sengit. Gol semata wayang dalam laga tersebut dicetak oleh Petkov Marin melalui titik penalti pada menit ke-38. Penalti diberikan setelah wasit meninjau VAR (Video Assistant Referee), yaitu teknologi bantuan video untuk membantu keputusan wasit dalam pertandingan sepak bola.
Meski kalah, performa Timnas Indonesia mendapat catatan positif. Skuad Garuda mampu mengimbangi permainan lawan, baik dari segi penguasaan bola, tekanan (pressing), hingga menciptakan peluang di area sepertiga akhir lapangan (final third). Bahkan beberapa peluang sempat membentur mistar gawang.
Pelatih John Herdman juga memanfaatkan FIFA Series untuk mencoba kombinasi pemain, khususnya mereka yang bermain di Eropa. Nama-nama seperti Justin Hubner, Emil Audero, Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, hingga Ragnar Oratmangoen mendapat kesempatan bermain. Sementara itu, pemain lain seperti Maarten Paes, Elkan Baggott, Kevin Diks, Jay Idzes, dan Ole Romeny juga tampil dalam laga sebelumnya. Bahkan beberapa pemain seperti Jay, Kevin, dan Ole bermain dalam dua pertandingan berturut-turut.
Dari total 26 pemain yang dipanggil, hanya dua pemain yang belum mendapatkan menit bermain, yakni Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi. Selain itu, Jens Raven baru bergabung pada laga kedua menggantikan Mauro Zijlstra yang mengalami cedera lutut.
Pemusatan Latihan Mei 2026: Fokus pada Pemain Lokal
Setelah FIFA Series, fokus Timnas Indonesia akan beralih ke persiapan Piala AFF 2026. Herdman berencana menggelar pemusatan latihan atau training camp (TC), yaitu program latihan intensif yang dilakukan secara terpusat, pada akhir Mei 2026. Dalam TC tersebut, Herdman akan memanggil pemain dari kompetisi domestik, termasuk pemain U23 dan senior. Hal ini dilakukan karena Piala AFF tidak masuk dalam kalender resmi FIFA. Akibatnya, klub tidak wajib melepas pemain abroad mereka. Situasi ini membuat pelatih harus mengandalkan pemain lokal.
“Saya akan memiliki tim yang akan berkumpul pada bulan Mei,” ungkap Herdman. “Kami akan mengadakan pelatihan tambahan untuk sekelompok pemain U23 dan senior saat kami mulai melakukan seleksi untuk Hyundai Cup (Piala AFF). Dan saya rasa cukup terbuka tentang hal ini,” sambungnya.
Ia juga menegaskan bahwa FIFA Series menjadi momen untuk memaksimalkan pemain Eropa. “Kamp ini (untuk FIFA Series) menjadi fokus utama Eropa (pemain abroad). Para pemain dari Eropa, saya coba mendatangkan mereka di jendela FIFA ini, meskipun saya tahu bahwa pada bulan Juli saya tidak akan memiliki akses ke para pemain ini karena aturan FIFA.”
Piala AFF 2026 Jadi Tantangan Awal
Turnamen terdekat yang akan dihadapi Timnas Indonesia adalah Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship. Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli hingga 26 Agustus 2026. Piala AFF merupakan kompetisi antarnegara di kawasan Asia Tenggara yang menjadi ajang pembuktian kekuatan regional. Meski tidak berada di bawah kalender resmi FIFA, turnamen ini tetap memiliki gengsi tinggi.
Pengalaman di edisi sebelumnya menjadi pelajaran penting. Pada Piala AFF 2024, Timnas Indonesia yang saat itu dilatih Shin Tae-yong mengandalkan pemain muda, namun gagal melaju ke semifinal. Kondisi serupa kemungkinan kembali terjadi di edisi 2026, di mana Herdman akan mengandalkan pemain lokal. “Saya akan menggunakan pemain lokal selama periode Juli dan setelah Juli saya akan menentukan siapa yang akan saya bawa ke AFC Championship (Piala AFF 2026),” tambah Herdman.
Agenda Lanjutan: FIFA ASEAN Cup dan Matchday
Usai Piala AFF, Timnas Indonesia masih memiliki dua agenda besar dalam kalender internasional. Pertama adalah FIFA ASEAN Cup yang akan digelar pada 21 September hingga 6 Oktober 2026. Turnamen ini merupakan ajang baru yang melibatkan negara-negara Asia Tenggara dalam format resmi FIFA. Selanjutnya adalah FIFA Matchday pada 9 hingga 17 November 2026. FIFA Matchday adalah periode resmi di mana tim nasional dapat memainkan pertandingan internasional dan klub wajib melepas pemainnya. Kedua agenda ini akan dimanfaatkan Herdman untuk menguji komposisi terbaik tim, termasuk kembali memanggil pemain abroad.
Target Besar: Piala Asia 2027
Seluruh rangkaian agenda di tahun 2026 pada akhirnya bermuara pada satu target utama, yakni tampil maksimal di Piala Asia 2027. Turnamen tersebut akan digelar di Arab Saudi mulai 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Piala Asia merupakan kompetisi sepak bola terbesar di benua Asia, diikuti oleh tim-tim terbaik dari berbagai negara. Bagi Timnas Indonesia, target mencapai semifinal menjadi ambisi besar yang ingin diwujudkan.
Herdman berharap seluruh agenda yang ada bisa menjadi bahan evaluasi menyeluruh. “Jadi, dua atau tiga jendela FIFA dan kompetisi yang kita miliki ini memberi saya gambaran besar untuk menguji semua pemain kita dan mengetahui siapa yang pantas dibawa ke AFC (Piala Asia 2027),” tutupnya.
Agenda Timnas Indonesia 2026
Sepanjang tahun 2026, Timnas Indonesia akan menjalani jadwal padat yang terdiri dari:
- Piala AFF 2026 (27 Juli – 26 Agustus 2026)
- FIFA ASEAN Cup (21 September – 6 Oktober 2026)
- Asian Games 2026 untuk tim U23 (19 September – 4 Oktober 2026 di Jepang)
- FIFA Matchday (9 – 17 November 2026)
- Piala Asia 2027 (7 Januari – 5 Februari 2027 di Arab Saudi)

