Penjelasan Ilmiah Mengenai Proses Oksigen dalam Air
Salah satu isu yang sedang viral di media sosial adalah klaim bahwa ikan kecil yang berenang mengitari ikan besar dapat menghasilkan oksigen untuk menyelamatkan ikan tersebut. Berikut penjelasan ilmiah terkait fenomena ini.
Sumber Oksigen dalam Perairan
Oksigen dalam air berasal dari beberapa sumber utama, seperti:
- Fitoplankton dan tumbuhan air yang melakukan proses fotosintesis
- Difusi dari udara ke dalam air melalui pergerakan molekul gas
- Aerasi air yang disebabkan oleh aliran air, gelombang, atau percikan air
Proses difusi dari udara adalah proses alami di mana molekul oksigen dan karbon dioksida berpindah dari area berkonsentrasi tinggi ke area berkonsentrasi rendah. Selain itu, gerakan air seperti arus, gelombang, atau aerasi juga berkontribusi pada peningkatan kadar oksigen terlarut dalam air.
Apakah Gerakan Ikan Bisa Membuat Oksigen?
Menurut peneliti Madya Pusat Riset Oseanografi, Fahmi, gerakan ikan kecil yang berenang di sekitar ikan besar tidak cukup untuk menghasilkan oksigen secara signifikan.
- Pergerakan ikan kecil dalam video yang beredar tidak menimbulkan riak air yang cukup untuk memicu difusi oksigen.
- Karena tidak ada gelombang atau riak yang signifikan, kontribusi oksigen dari gerakan ikan tersebut sangat kecil.
Fahmi menjelaskan bahwa selama air bergerak, akan ada kemungkinan oksigen terlarut masuk ke dalamnya. Namun, jika pergerakan ikan hanya berupa gerakan kecil tanpa efek fisik yang nyata, maka kemungkinan adanya peningkatan kandungan oksigen sangat minimal.
Komposisi Air dan Peran Oksigen
Air tersusun dari dua unsur utama, yaitu oksigen (O₂) dan hidrogen (H). Oksigen merupakan komponen penting dalam air yang berfungsi sebagai zat pembakar atau zat asam. Simbol oksigen dalam tabel periodik adalah O dengan nomor atom 8. Oksigen juga terdapat dalam berbagai molekul organik seperti karbohidrat, protein, dan lemak.
Sementara itu, hidrogen adalah unsur kimia paling ringan dengan massa atom sebesar 1,00794. Hidrogen memiliki nomor atom 1 dan disimbolkan dengan huruf H. Di alam semesta, hidrogen menjadi unsur paling banyak dengan persentase sekitar 75% dari total massa alam semesta.
Hidrogen ditemukan dalam bentuk atomik dan plasma, dan memiliki sifat yang berbeda dibandingkan molekul hidrogen. Di Bumi, hidrogen sering ditemukan dalam bentuk gas diatomik H₂.
Kesimpulan
Meskipun video tentang ikan kecil yang berenang mengitari ikan besar menarik perhatian, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim bahwa gerakan ikan tersebut bisa menghasilkan oksigen yang signifikan. Oksigen dalam air lebih bergantung pada faktor-faktor seperti fotosintesis, difusi udara, dan aerasi alami. Oleh karena itu, klaim bahwa ikan kecil bisa menyelamatkan ikan besar dengan cara tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut.



