Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 28 Maret 2026
Trending
  • Start MotoGP Brasil 2026: Veda Ega P4, Diggia Rebut Pole Position
  • Ponsel vs Mekanisme Kerusakan Otak
  • Ini 7 Prinsip Feng Shui Arsitektur yang Umum Digunakan
  • SUGA BTS Rancang Buku Terapi Musik untuk Anak Autis, Perkenalkan Program MIND
  • 5 Perbedaan Pajak dan Bea Cukai yang Menghasilkan Pendapatan
  • Alasan dan kronologi Anwar BAB terancam sanksi KPI terungkap
  • Serangan Keras Andrie Yunus: Ancaman terhadap Demokrasi Indonesia?
  • 5 Zodiak Beruntung, Ramalan Karier Taurus dan Cancer Besok 23 Maret
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hujan deras akibatkan banjir di Trihanggo, 5 rumah warga terdampak gorong-gorong mampet
Nasional

Hujan deras akibatkan banjir di Trihanggo, 5 rumah warga terdampak gorong-gorong mampet

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Banjir Genangan di Sleman Akibat Saluran Gorong-gorong Tersumbat

Hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam di wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Sabtu (3/1/2026) sore menyebabkan genangan banjir di Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping. Kejadian ini diduga kuat disebabkan oleh saluran gorong-gorong pembuangan air yang mampet, sehingga debit air yang meningkat drastis tidak mampu ditampung oleh saluran drainase setempat.

Genangan air yang terjadi menggenangi jalan di pemukiman warga dan menimbulkan dampak pada sejumlah rumah. Berdasarkan informasi yang diperoleh, sedikitnya lima rumah warga terdampak oleh banjir tersebut. Namun, hanya satu rumah yang air genangan masuk ke dalam ruangan.

Tim Reaksi Cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu penyedotan air dan melakukan asesmen awal dampak kejadian. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Sleman, R. Haris Martapa, ada empat personil yang sedang bekerja di lokasi kejadian.

“Info awal penyebabnya gorong-gorong tersumbat. Rekan-rekan TRC BPBD di lokasi untuk penyedotan. Ada 4 personil sedang bekerja,” ujar Haris dalam pernyataannya pada Sabtu malam.

Banjir genangan ini terjadi di Dusun Donokitri RT 008 RW 015, Trihanggo, Gamping, Sleman. Meski jumlah rumah yang terdampak terbatas, kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa kondisi saluran air harus selalu diperhatikan, terutama saat curah hujan tinggi.

Langkah Pencegahan dan Penanganan Darurat

Dalam rangka mencegah terjadinya genangan banjir yang serupa di masa depan, BPBD Sleman mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, untuk tetap waspada dan secara berkala membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing.

Haris juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam menghindari sampah dan material lain yang bisa menyumbat aliran air.

  • Masyarakat diminta untuk rutin memeriksa saluran air di sekitar rumah.
  • Jika menemukan saluran yang tersumbat, segera laporkan kepada pihak berwajib atau petugas lingkungan.
  • Bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan agar saluran air dapat berfungsi dengan baik.

Selain itu, langkah penanganan darurat seperti penyedotan air dan pemeriksaan kondisi saluran air dilakukan secara cepat dan efektif oleh tim BPBD. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut dan memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Kejadian banjir di Sleman ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan sangat penting. Sampah yang dibuang sembarangan, termasuk plastik, daun, dan bahan organik lainnya, dapat menyumbat saluran air dan menyebabkan genangan banjir. Oleh karena itu, masyarakat perlu lebih proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, R. Haris Martapa, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci dalam mencegah bencana banjir. Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat, potensi bencana dapat diminimalisir, dan kualitas hidup di lingkungan sekitar akan meningkat.

Pihak BPBD juga akan terus memantau kondisi saluran air di wilayah Sleman dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi kejadian serupa yang terulang di masa depan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Serangan Keras Andrie Yunus: Ancaman terhadap Demokrasi Indonesia?

27 Maret 2026

5 Perbedaan Pajak dan Bea Cukai yang Menghasilkan Pendapatan

27 Maret 2026

Alasan dan kronologi Anwar BAB terancam sanksi KPI terungkap

27 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Start MotoGP Brasil 2026: Veda Ega P4, Diggia Rebut Pole Position

28 Maret 2026

Ponsel vs Mekanisme Kerusakan Otak

28 Maret 2026

Ini 7 Prinsip Feng Shui Arsitektur yang Umum Digunakan

27 Maret 2026

SUGA BTS Rancang Buku Terapi Musik untuk Anak Autis, Perkenalkan Program MIND

27 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?