Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 7 Maret 2026
Trending
  • Kalender Februari 2026: 16 Februari Libur Bersama Imlek
  • 4 Berita Terpopuler Sumbar: Erupsi Gunung Marapi, Kondisi Jemaah Umrah Saat Perang Israel-AS vs Iran
  • Suporter Persib Bandung Serbu Jakarta Usai Hasil Imbang, Respons Menggelitik
  • Rekomendasi Headset Bluetooth Terbaik untuk Pembelian Promo Ramadhan di Blibli!
  • Jadwal Kapal Pelni Lebaran 2026: Rute dan Tanggal Keberangkatan Lengkap
  • Honda CRF150L 2026 Siap Mengarungi Medan Berat dengan Performa Tangguh dan Fleksibel
  • Siklus 28 Hari Wanita, Mengapa Perasaanmu Berubah-ubah?
  • Ramalan Shio Lengkap 4 Maret 2026: Cinta, Karier, dan Nomor Keberuntungan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Gempa Baru Mengguncang Malang dan Cilacap, Terdeteksi BMKG Pada Senin 2 Maret 2026
Hiburan

Gempa Baru Mengguncang Malang dan Cilacap, Terdeteksi BMKG Pada Senin 2 Maret 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Maret 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Informasi Terkini Mengenai Gempa Bumi di Malang dan Cilacap

Pada Senin, 2 Maret 2026, terjadi beberapa gempa bumi di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data dari BMKG, gempa pertama terjadi di Malang, Jawa Timur, sedangkan yang kedua terjadi di Cilacap, Jawa Tengah. Kedua peristiwa tersebut tercatat pada saat sahur Ramadan 1447 H.

Data Gempa Bumi

  • Gempa Mag: 3.8, terjadi pada pukul 03:29:50 WIB, lokasi 11.08 LS, 112.55 BT (327 km Barat Daya Kabupaten Malang, Jawa Timur), kedalaman 10 km.
  • Gempa Mag: 2.0, terjadi pada pukul 03:38:51 WIB, lokasi 8.09 LS, 109.30 BT (51 km Tenggara Cilacap, Jawa Tengah), kedalaman 10 km.

Catatan: Informasi ini diperoleh dengan kecepatan tinggi, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

Skala MMI dan Dampaknya

BMKG menggunakan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) untuk mengevaluasi dampak gempa. Berikut penjelasannya:

  • I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.
  • II MMI: Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
  • III MMI: Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.
  • IV MMI: Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan. Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.
  • V MMI: Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
  • VI MMI: Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.
  • VII MMI: Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.
  • VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.
  • IX MMI: Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.
  • X MMI: Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
  • XI MMI: Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.
  • XII MMI: Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Sebelum, Saat, dan Setelah Gempa

Sebelum Gempa

A. Kunci Utama

– Mengenali apa yang disebut gempa bumi;

– Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi (longsor, liquefaction dll);

– Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

B. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja

– Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung;

– Belajar melakukan P3K;

– Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran;

– Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi.

C. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal

– Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi;

– Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran;

– Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

D. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempabumi adalah akibat kejatuhan material

– Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah;

– Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi (misalnya lampu dll).

E. Alat yang harus ada di setiap tempat

– Kotak P3K;

– Senter/lampu baterai;

– Radio;

– Makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa

A. Jika Anda berada di dalam bangunan

– Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja dll;

– Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan;

– Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

B. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka

– Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll;

– Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

C. Jika Anda sedang mengendarai mobil

– Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran;

– Lakukan point B.

D. Jika Anda tinggal atau berada di pantai

– Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

E. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan

– Apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa

A. Jika Anda berada di dalam bangunan

– Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib;

– Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;

– Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K;

– Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

B. Periksa lingkungan sekitar Anda

– Periksa apabila terjadi kebakaran;

– Periksa apabila terjadi kebocoran gas;

– Periksa apabila terjadi hubungan arus pendek listrik;

– Periksa aliran dan pipa air;

– Periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll).

C. Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa

– Karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

D. Jangan berjalan di daerah sekitar gempa

– Kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

E. Mendengarkan informasi

– Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan);

– Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

F. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait

– Untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

G. Jangan panik dan jangan lupa selalu berdo’a kepada Tuhan YME

– Demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Harga BBM Pertamina Hari Ini, Senin 2 Maret 2026, Naik di Seluruh Indonesia

6 Maret 2026

8 Film Iran Paling Kritis, Sutradaranya Dipenjara

6 Maret 2026

10 film pendek Indonesia untuk mengusir kebosanan saat ngabuburit

5 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kalender Februari 2026: 16 Februari Libur Bersama Imlek

7 Maret 2026

4 Berita Terpopuler Sumbar: Erupsi Gunung Marapi, Kondisi Jemaah Umrah Saat Perang Israel-AS vs Iran

7 Maret 2026

Suporter Persib Bandung Serbu Jakarta Usai Hasil Imbang, Respons Menggelitik

7 Maret 2026

Rekomendasi Headset Bluetooth Terbaik untuk Pembelian Promo Ramadhan di Blibli!

7 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?