Pengumuman John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia
PSSI akhirnya mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia. Pengumuman ini dilakukan pada Sabtu, 3 Januari 2026, yang menandai dimulainya era baru dalam sepak bola nasional. Dalam pernyataannya, PSSI menyebutkan bahwa Herdman akan memimpin Garuda mulai tahun 2026.
Peresmian ini juga mengakhiri berbagai spekulasi mengenai siapa pelatih baru yang akan menggantikan Patrick Kluivert. Sejak Oktober 2025, setelah Kluivert memutuskan untuk berpisah dengan PSSI, muncul berbagai rumor tentang sosok yang akan menjadi nakhoda anyar Garuda.
Kehadiran John Herdman disambut antusias oleh masyarakat dan penggemar sepak bola Indonesia. Meskipun nama Herdman tidak sepopuler pelatih-pelatih sebelumnya seperti Luis Milla, Shin Tae-yong, atau Patrick Kluivert, kehadirannya dianggap menjanjikan.
Gaji John Herdman yang Lebih Murah
Meski belum ada pengumuman resmi dari PSSI mengenai detail kontrak John Herdman, termasuk besaran gajinya, laporan dari media Kanada menyebutkan bahwa upah pelatih asal Inggris itu mencapai USD 40.000 per bulan. Jika dikonversi ke rupiah, angka tersebut setara dengan sekitar Rp 668,4 juta per bulan.
Bandingkan dengan gaji para pelatih asing sebelumnya. Misalnya, Luis Milla diberi gaji sekitar Rp 1-2 miliar per bulan. Shin Tae-yong mendapatkan upah sebesar Rp 1,1 miliar hingga Rp 1,9 miliar per bulan, tergantung periode kontraknya. Sementara Patrick Kluivert, yang paling mahal, mendapat gaji sekitar Rp 1,3 hingga Rp 1,5 miliar per bulan.
Dengan demikian, John Herdman menjadi pelatih dengan bayaran paling murah dibandingkan tiga pelatih asing sebelumnya. Namun, rekam jejaknya jauh lebih menjanjikan.
Rekam Jejak John Herdman yang Mengesankan
Sebelum datang ke Indonesia, John Herdman telah memiliki pengalaman yang sangat baik dalam melatih tim nasional. Ia pernah menangani Timnas Putri Selandia Baru dari 2006 hingga 2011. Di bawah arahannya, tim tersebut berhasil lolos ke Piala Dunia 2007 dan 2011.
Pengalaman sukses ini membawanya ke Kanada. Ia kemudian menangani Timnas Putri Kanada dan membawa mereka ke Piala Dunia Wanita 2015. Selain itu, ia juga membawa tim putri Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.
Pada 2018, Herdman beralih ke timnas putra Kanada. Di bawah asuhannya, Kanada berhasil lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Capaian ini menjadi momen penting bagi sepak bola Kanada karena pertama kalinya dalam 36 tahun, sekaligus meningkatkan peringkat FIFA Kanada dari posisi 77 ke 33 dunia.
Kesimpulan
John Herdman mungkin memiliki gaji yang lebih murah dibandingkan pelatih-pelatih sebelumnya, tetapi rekam jejaknya jauh lebih mengesankan. Dengan pengalaman melatih tim nasional dan kesuksesan dalam membawa tim ke ajang internasional, Herdman diharapkan bisa membawa Garuda menuju prestasi yang lebih baik.



