Jawa Timur – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Edhotel SMKN 1 Jombang pada Rabu (11/3). Peresmian tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, serta jajaran pemerintah daerah, kepala sekolah, dan para guru.
Peresmian Edhotel ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peresmian rehabilitasi dan revitalisasi sarana prasarana pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta, di wilayah Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Blitar.
Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa pengembangan sarana pendidikan vokasi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Menurutnya, keberadaan Edhotel di lingkungan sekolah dapat menjadi sarana praktik yang representatif bagi para siswa, khususnya dalam penguatan kompetensi di bidang perhotelan dan layanan hospitality.
“Edhotel ini bukan sekadar fasilitas tambahan, tetapi menjadi laboratorium pembelajaran yang menghadirkan suasana industri perhotelan secara nyata di lingkungan sekolah,” ujar Khofifah.
Ia menjelaskan bahwa melalui fasilitas tersebut, para siswa dapat belajar langsung mengenai standar pelayanan hotel, manajemen operasional, hingga etika pelayanan kepada tamu. Dengan begitu, siswa tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri perhotelan.
Menurut Khofifah, pendekatan pembelajaran berbasis praktik seperti ini menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas lulusan sekolah vokasi agar lebih siap memasuki dunia kerja maupun berwirausaha.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menambahkan bahwa pembangunan Edhotel di SMKN 1 Jombang merupakan bagian dari upaya penguatan pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri.
Ia menilai bahwa fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran sekaligus sarana pengembangan keterampilan siswa di bidang perhotelan, tata boga, dan layanan hospitality.
“Dengan adanya Edhotel ini, siswa dapat merasakan langsung bagaimana operasional hotel dijalankan, mulai dari pelayanan front office, housekeeping, hingga pengelolaan restoran,” jelasnya.
Selain sebagai sarana pembelajaran, Edhotel juga diharapkan dapat menjadi media kolaborasi antara sekolah dengan dunia usaha dan dunia industri. Melalui kerja sama tersebut, siswa dapat memperoleh pengalaman praktik yang lebih luas serta kesempatan magang di berbagai sektor perhotelan.
Peresmian Edhotel ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan secara berkelanjutan. Revitalisasi fasilitas pendidikan dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih modern, adaptif, dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi agar mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga karakter profesional, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri.
Dengan hadirnya Edhotel di SMKN 1 Jombang, diharapkan para siswa memiliki ruang pembelajaran yang lebih luas untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menjadi tenaga kerja yang unggul di sektor pariwisata dan perhotelan.
Ke depan, pemerintah daerah juga berencana terus memperluas program revitalisasi sarana pendidikan di berbagai wilayah di Jawa Timur agar semakin banyak sekolah yang memiliki fasilitas praktik yang memadai bagi para peserta didik.(puji)



