Dua Pria Ditemukan Membusuk di Atap Masjid
Dua pria ditemukan dalam kondisi membusuk di atap Masjid Miftahul Jannah, Desa Pangaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes. Kejadian ini terjadi pada Rabu (25/3/2026), setelah warga mencium aroma tak sedap dan melihat belatung yang berjatuhan dari atap masjid.
Korban diketahui sudah meninggal sejak beberapa hari sebelumnya akibat tersengat aliran listrik. Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Farid Nur Aziz, mengatakan bahwa hasil visum menunjukkan luka bakar di seluruh tubuh kedua korban. Estimasi waktu kematian berkisar antara empat hingga lima hari.
“Hasil visum menunjukkan adanya luka bakar di sekujur tubuh kedua korban,” ujar AKP Farid Nur Aziz. “Kami telah melakukan visum di RSUD Brebes.”
Pihak kepolisian juga memastikan bahwa kematian korban bukan disebabkan oleh kekerasan, melainkan karena tersengat arus listrik PLN. Di lokasi kejadian, ditemukan kabel listrik yang menjuntai di lantai dak masjid. Hal ini diperkuat dengan keterangan saksi yang menemukan dua mayat tersebut.
Latar Belakang Korban
Sebelumnya, diberitakan bahwa dua mayat yang ditemukan membusuk di atap masjid adalah Iwantoro (29) dan Bambang Suherman (44). Keduanya merupakan warga desa setempat. Kakak sepupu korban, Marhadi (37), mengungkapkan bahwa pada Jumat (20/3/2026), dirinya sedang berada di atap masjid untuk memasang lampu listrik.
Iwantoro, keponakan Marhadi, kemudian datang bersama Bambang Suherman. Iwantoro meminta Marhadi untuk menemani pergi ke rumah istrinya di Kecamatan Songgom. Namun, Marhadi menolak permintaan tersebut karena sedang sibuk dengan pekerjaannya.
“Kalau hari ini tidak bisa karena repot, lagi banyak kerjaan,” jawab Marhadi kepada korban saat itu. Setelah menolak, Marhadi turun ke lantai dua untuk melanjutkan pekerjaan lainnya. “Saya tahunya dia turun. Saya turun ke lantai dua untuk pasang kipas angin, tidak tahu kalau dia naik lagi ke atap,” ungkapnya.
Setelah pertemuan tersebut, hingga larut malam, kedua korban dilaporkan hilang dan tidak pulang ke rumah.
Penemuan Mayat
Keesokan harinya, Sabtu (21/3/2026), atau bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri, korban yang seharusnya berkumpul bersama keluarga juga tak kunjung pulang. Keluarga lantas memutuskan untuk melaporkan kehilangan anggota keluarganya itu ke Polsek Tanjung.
Keluarga bahkan menempelkan selebaran orang hilang hingga memposting kehilangan korban ke media sosial. Menurut informasi yang dihimpun, mayat pertama kali ditemukan oleh warga yang menaruh kecurigaan banyaknya belatung yang terjatuh dari atap masjid.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke marbot masjid untuk melakukan pengecekan ke atas masjid. Benar saja, dua sosok mayat berjenis kelamin pria ditemukan sudah membusuk.
Penyelidikan dan Evakuasi
Kapolsek Tanjung, AKP R Imam Priyadi, membenarkan adanya penemuan dua sosok mayat pria yang sudah membusuk. Saat ini, anggotanya fokus pada evakuasi korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Benar, saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Korban kemudian kami evakuasi ke kamar jenazah RSUD Brebes,” pungkasnya.



