Tren Pasar Mobil Bekas di Indonesia Tahun 2026
Di pasar mobil bekas Indonesia tahun 2026, masih banyak pilihan kendaraan roda empat dengan harga di bawah Rp 50 juta. Umumnya, mobil-mobil ini berusia cukup tua, mulai dari tahun 90-an hingga awal 2000-an. Meskipun usianya sudah lama, banyak konsumen tetap memilih mobil bekas karena beberapa alasan utama.
Salah satu alasan utama mengapa mobil bekas masih diminati adalah faktor harga. Dibandingkan mobil baru, harga mobil bekas jauh lebih ramah di kantong. Dengan budget yang sama, konsumen bisa mendapatkan mobil bekas kelas menengah atau bahkan kelas atas dengan kondisi yang masih layak pakai. Selain itu, mobil baru biasanya mengalami penurunan nilai yang cukup besar di tahun pertama. Berbeda dengan mobil bekas, nilai depresiasinya cenderung lebih stabil. Hal ini membuat mobil bekas menjadi pilihan rasional bagi konsumen yang ingin meminimalkan kerugian nilai jual di kemudian hari.
Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp 50 Juta
Pasar mobil bekas di tahun 2026 menawarkan banyak pilihan model, mulai dari city car, MPV keluarga, SUV, hingga mobil premium. Konsumen bisa memilih mobil sesuai kebutuhan dan selera, termasuk model-model populer seperti:
Toyota Kijang (Kapsul & Generasi Awal)
• MPV legendaris yang spare-partnya mudah dicari.
• Kapasitas penumpang besar cocok untuk keluarga atau usaha kecil.
• Bisa ditemukan di harga sekitar Rp 40 – 50 juta tergantung kondisi.Suzuki Carry / Carreta / Pick-up
• Varian pick-up atau van kecil yang tahan banting dan mudah dirawat.
• Unit lama sering dijual mulai Rp 30 jutaan ke atas.Chevrolet Spark Bekas
• City car kecil yang irit bahan bakar.
• Mulai ditawarkan dari sekitar Rp 36,5 juta di pasar bekas.Kia Rio Bekas
• Hatchback ekonomis dengan tampilan sporty.
• Banyak unit di pasar dengan harga mulai Rp 32 juta.Hyundai Excel / Getz
• Model lama dari Hyundai yang mudah dirawat, cocok untuk penggunaan harian.
• Harga bekas sekitar Rp 38 – 47 juta.Honda Civic Genio / Honda City / Honda Jazz (Proyek)
• Civic Genio atau City lawas sering ada di pasar mobil murah mulai Rp 25 – 50 juta bergantung kondisi.
• Honda Jazz GD3 bisa ditemukan dalam kondisi perlu restorasi dekat Rp 48 juta.Toyota Soluna / Corona / Vios Gen1
• Sedan Toyota lawas yang irit dan spare-partnya masih tersedia.
• Harga bekas bisa dijumpai di kisaran Rp 35 – 50 juta dengan kondisi berbeda-beda.Daihatsu Espass / Xenia / Taruna / Zebra
• Deretan mobil Daihatsu, dari MPV sampai SUV kecil, banyak unit yang dipasarkan di bawah Rp 50 juta.
• Contohnya Espass 1.3, Xenia MT, serta Taruna lawas.Mitsubishi Galant / Lancer Evolution (Proyek)
• Mobil-mobil sedan klasik dari Mitsubishi yang sering ditawarkan di pasar bawah dengan harga menarik, khususnya untuk proyek restorasi.
Tips Sebelum Membeli Mobil Bekas di Bawah Rp 50 Juta
Sebelum membeli mobil bekas, penting untuk melakukan beberapa langkah pemeriksaan agar tidak tertipu atau mendapatkan mobil dengan kondisi buruk. Berikut tipsnya:
Cek kondisi kaki-kaki & bodi
Mobil tua sering punya karat atau undercarriage rusak, cek menyeluruh.Periksa surat-surat lengkap
Pastikan STNK & BPKB sesuai, tidak bermasalah.Uji mesin dan transmisi
Bawa montir atau pandai otomotif untuk pengecekan mesin/gear.Siapkan biaya tambahan
Perbaikan kecil sering perlu setelah pembelian mobil murah.
Keuntungan Memiliki Mobil Bekas
Selain faktor harga, mobil bekas juga memiliki keuntungan lain seperti pajak tahunan yang lebih rendah dibandingkan mobil baru. Selain itu, biaya asuransi mobil bekas juga cenderung lebih murah, sehingga pengeluaran rutin pemilik kendaraan bisa lebih terkendali. Saat ini, banyak dealer mobil bekas yang menawarkan unit dengan inspeksi menyeluruh, garansi mesin, hingga riwayat servis yang jelas. Hal ini membuat konsumen semakin percaya diri dalam membeli mobil bekas tanpa khawatir soal kualitas.
Bagi masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas harian seperti bekerja, antar keluarga, atau usaha, mobil bekas dinilai sudah lebih dari cukup. Fungsionalitas dan kenyamanan tetap bisa didapatkan tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Disisi lain, kenaikan harga mobil baru akibat faktor produksi, teknologi, dan regulasi emisi membuat mobil bekas menjadi solusi yang masuk akal. Dengan kondisi ekonomi yang masih beradaptasi, mobil bekas menawarkan keseimbangan antara harga, kualitas, dan fungsi.



