Perkembangan Harga BBM di ASEAN
Harga bahan bakar minyak (BBM) di Asia Tenggara (ASEAN) mengalami kenaikan yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan dalam kerangka subsidi, struktur perpajakan, serta dampak terhadap harga minyak global. Kenaikan tersebut muncul di tengah ketegangan geopolitik di Asia Barat yang telah memperketat pasokan global dan mendorong harga minyak mentah acuan di atas 100 dolar Amerika Serikat (AS) per barel. Situasi ini juga mengganggu jalur pelayaran utama, khususnya melalui Selat Hormuz.
Perkembangan situasi tersebut mulai menguji ketahanan sistem penetapan harga bahan bakar domestik di seluruh ASEAN. Selain itu, hal ini juga menyoroti kesenjangan yang semakin lebar antara pasar yang didorong oleh subsidi dan pasar yang lebih langsung terpapar fluktuasi harga internasional.
Berikut adalah informasi tentang kondisi harga BBM saat ini di 10 negara ASEAN:
Malaysia
Harga bensin dengan RON95 (bersubsidi) di Negeri Jiran masih tetap sebesar 1,99 ringgit Malaysia (Rp8.397) per liter. Hal ini menjadikan Malaysia sebagai salah satu negara di regional dengan harga BBM paling rendah meskipun harga minyak mentah global mengalami peningkatan.
Meski demikian, Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim telah mengumumkan adanya penyesuaian kuota BBM RON95 bersubsidi dari 300 liter per bulan menjadi 200 liter per bulan, berlaku mulai 1 April 2026.
Berikut ini harga BBM yang berlaku di Malaysia sejak 26 Maret hingga 1 April 2026:
- RON97 naik 60 sen menjadi 5,15 ringgit Malaysia (Rp21.733) per liter
- RON95 tanpa subsidi tetap pada harga 3,87 ringgit Malaysia (Rp16.331) per liter
- RON95 bersubsidi tetap pada harga 1,99 ringgit Malaysia (Rp8.397) per liter
- Diesel Semenanjung Malaysia naik 80 sen menjadi 5,52 ringgit Malaysia (Rp23.285 per liter)
- Diesel Sabah, Sarawak, dan Labuan tetap pada harga 2,15 ringgit Malaysia (Rp9.069) per liter
Indonesia

Harga BBM di Indonesia hingga akhir Maret 2026 belum mengalami perubahan sejak awal Maret lalu. BBM subsidi seperti Pertalite (RON90) masih tetap seharga Rp10 ribu per liter.
Sementara itu, harga BBM jenis RON92 berkisar antara Rp12.300 hingga Rp12.390 per liter. Kemudian harga BBM jenis RON95 berkisar antara Rp12.900-Rp14.060 per liter. Adapun harga BBM jenis RON98 berkisar antara Rp13.100 hingga Rp15.000 per liter.
Jika dilihat dari kondisi saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara dengan harga BBM termurah di ASEAN, bahkan lebih murah dari Malaysia.
Singapura

Harga BBM di Singapura tetap jadi yang tertinggi di ASEAN. Hal ini disebabkan oleh pajak tinggi dan kebijakan yang bertujuan untuk mengurangi kepemilikan kendaraan pribadi.
Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Singapura, Jeffrey Siow menyatakan bahwa tingkat pasokan bahan bakar Negeri Singa tetap stabil untuk saat ini, dengan persediaan yang utuh, meskipun pihak berwenang terus memantau situasi dengan cermat untuk mengantisipasi kemungkinan intervensi.
Berikut ini daftar harga BBM di Singapura:
- RON92 seharga 3,38 dolar Singapura (Rp44.401) per liter
- RON95 seharga antara 3,4 dolar Singapura-3,42 dolar Singapura (Rp44.664-Rp44.927) per liter
- RON98 seharga 3,92 dolar Singapura (Rp51.462) per liter
- Premium seharga antara 4,05 dolar Singapura-4,14 dolar Singapura (Rp53.169-Rp54.363) per liter
- Diesel seharga antara 3,72 dolar Singapura-4,13 dolar Singapura (Rp48.855-Rp54.240) per liter
Thailand

Di Thailand, harga BBM telah naik enam baht atau Rp3.086 per liter sejak 26 Maret 2026 menyusul adanya pengurangan subsidi. BBM jenis RON95 pun tercatat menjadi 41,05 baht atau setara dengan Rp21.115 per liter. Kemudian BBM dengan RON91 ditetapkan dengan harga 40,68 baht atau senilai Rp20.924 per liter. Harga Diesel B7 dibanderol sebesar 38,94 baht atau setara dengan Rp20.029 per liter.
Vietnam

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Channel News Asia, Vietnam sementara menghapuskan pajak lingkungan atas bahan bakar dengan tujuan memangkas harga bensin lebih dari seperempatnya. Langkah ini berdasarkan keterangan Kementerian Perdagangan Vietnam pada Jumat (27/3/2026). Pemerintah Vietnam juga menurunkan harga bensin oktan 95 menjadi 24.332 dong (Rp15.639) per liter dari 32.957 dong (Rp21.183) per liter, sedangkan harga solar turun menjadi 35.440 dong (Rp22.779) per liter.
Filipina

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Top Gear Philippines, harga BBM di Filipina mengalami kenaikan antara 8 peso (Rp2.236) hingga 12 peso (Rp3.354) per liter untuk periode 24 hingga 30 Maret 2026. Berikut daftar harga BBM di Filipina pada 24 hingga 30 Maret 2026:
- Selama periode 24-30 Maret 2026, harga BBM dengan oktan 97 berkisar antara 87,69 peso hingga 112,4 peso (Rp24.513-Rp31.421) per liter
- Selama periode 24-30 Maret 2026, harga BBM dengan oktan 95 berkisar antara 83,10 peso hingga 109,78 peso (Rp23.230-Rp30.688) per liter
- Selama periode 24-30 Maret 2026, harga BBM dengan oktan 91 berkisar antara 82,6 peso hingga 102,5 peso (Rp23.090-Rp28.653) per liter
Kamboja

Kementerian Perdagangan Kamboja telah mengeluarkan pemberitahuan mengenai harga eceran bahan bakar di Kamboja yang berlaku mulai hari ini atau Minggu (29/3/2026). Bensin dengan oktan 92 harganya menjadi 5.000 riel atau Rp21.085 per liter. Sementara itu solar (Gasoil 10ppm) ditetapkan dengan harga 7.200 riel (Rp30.362) per liter. Meski begitu, Pemerintah Kamboja terus memberikan subsidi sebesar 6,5 sen per liter dan tambahan satu sen per liter karena tingginya harga internasional.
Laos

Berikut ini daftar harga bahan bakar di Laos berdasarkan informasi dari Lao State Fuel Company per update terbaru 26 Maret 2026 di Vientiane, ibu kota Laos:
- BBM oktan 95 seharga 39.050 KIP (Rp30.254) per liter
- BBM Reguler seharga 39.050 KIP (Rp30.254) per liter
- Diesel seharga 41.460 KIP (Rp32.121) per liter
Brunei Darussalam

Harga BBM di Brunei Darussalam menjadi yang paling murah dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Berikut harga BBM yang berlaku di Brunei Darussalam per Maret 2026:
- Harga BBM RON97 (Premium) 0,53 Bruneian dollar (BND) atau Rp6.958 per liter
- Harga BBM RON92 (Reguler) 0,36 BND atau Rp4.726 per liter
- Diesel (Bersubsidi) 0,31 BND atau Rp4.070 per liter
Myanmar

Harga bahan bakar di Myanmar melonjak ke level tertinggi sejak kudeta 2021 pada Jumat (27/3/2026) karena SPBU kembali kehabisan stok. Harga solar premium di Yangon melonjak dalam semalam dari 4.820 kyat (Rp38.853) per liter menjadi 6.085 kyat (Rp49.050) per liter. Bensin oktan 95 naik dari 3.850 kyat (Rp31.034) menjadi 4.975 kyat (Rp40.102) per liter, sedangkan bensin oktan 92 naik dari 3.610 kyat (Rp29.099) menjadi 4.450 kyat (Rp35.870) per liter.
Menteri Energi Myanmar disebut The Irrawaddy bahkan kembali memperketat kontrol bahan bakar, membatasi pengendara hanya boleh mengisi bahan bakar dua kali (45 liter) per minggu karena kelangkaan yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah semakin parah. Taksi diperbolehkan membawa 110 liter, truk 150 liter, mikro/minibus 110 liter, dan traktor 250 liter per minggu. Sementara itu, bus, ambulans, dan kendaraan umum lainnya dikecualikan.



