BOGOR, Indonesia
Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan bagi banyak orang yang ingin memiliki kendaraan namun dengan anggaran terbatas. Namun, salah satu hal yang perlu diperhatikan saat membeli mobil bekas adalah kondisi bodinya, terutama apakah pernah mengalami tabrakan atau tidak. Hal ini sangat penting karena bisa memengaruhi keselamatan dan kualitas kendaraan.
Kamal, pemilik Bengkel Kafka di Bogor, menjelaskan bahwa mengecek apakah mobil bekas pernah mengalami tabrakan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya adalah dengan melihat kap mesin.
“Jika kita membuka kap mesin, di baliknya ada lipatan. Jika orisinal, akan ada sealnya. Kita bisa melihat dari ujung ke ujung, apakah bentuknya masih sama atau sudah berubah,” kata Kamal kepada Indonesiadiscover.com, Minggu (11/1/2026).
Menurut Kamal, jika bentuk seal dari lipatan kap mesin terlihat berbeda, itu bisa menjadi indikasi bahwa mobil tersebut pernah diperbaiki. Biasanya, mobil yang pernah mengalami tabrakan depan akan menyebabkan kap mesin tertekuk, sehingga bagian sealnya juga rusak.
Selain itu, Kamal menyarankan untuk memeriksa apron depan mobil. Jika pernah mengalami tabrakan, biasanya bentuknya tidak lagi mulus.
“Apron yang asli memiliki tekukan yang halus dan rapi. Jika ada cat yang terkelupas, itu wajar karena termakan waktu,” jelas Kamal.
Namun, jika apron telah diperbaiki, maka tekukannya akan terlihat tidak rata karena adanya bekas diketok. Selain itu, jika apron pernah diganti, sambungannya akan terlihat tidak semulus hasil produksi pabrik.
Membeli mobil bekas yang pernah mengalami tabrakan sebenarnya kembali pada pilihan konsumen. Namun, masalah muncul jika mobil tersebut dibeli dari penjual yang tidak jujur dan tidak memberikan informasi lengkap tentang kondisi mobil. Hal ini bisa berdampak buruk bagi pengguna, terutama dalam hal keselamatan berkendara.
Untuk itu, calon pembeli mobil bekas disarankan untuk lebih teliti dalam memeriksa kondisi kendaraan. Tidak hanya melihat dari luar, tetapi juga memperhatikan detail-detail kecil seperti kap mesin dan apron depan. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan mobil bekas yang masih dalam kondisi baik dan aman untuk digunakan.
Beberapa langkah lain yang bisa dilakukan untuk memastikan kondisi mobil bekas antara lain:
- Memeriksa buku servis dan riwayat perawatan mobil.
- Mengecek nomor rangka dan nomor mesin untuk memastikan tidak ada tanda-tanda perubahan.
- Mengajak mekanik profesional untuk melakukan pemeriksaan mendalam.
- Mengecek kondisi ban, rem, dan sistem kelistrikan.
Dengan persiapan yang matang dan kesadaran akan pentingnya memeriksa kondisi mobil, calon pembeli bisa menghindari risiko yang tidak diinginkan. Mobil bekas yang baik dan aman bisa menjadi pilihan yang cerdas bagi siapa pun yang ingin memiliki kendaraan tanpa harus menghabiskan banyak uang.



