Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 29 Maret 2026
Trending
  • IHSG jatuh lagi pasca-Lebaran, asing lari Rp 29 triliun, pasar dekati titik balik?
  • Suzuki Karimun 2026 resmi dirilis: tampil modern, irit 22 km/l, harga terjangkau!
  • Rasaya: Sistem Deteksi Dini Kesehatan Mental Siswa by Mahasiswa Teknik Ubaya
  • Hasil Visum 2 Pria Tewas di Atap Masjid Brebes, Polisi: Tersengat Listrik PLN
  • 36 Jam di Puncak Tower Batam, Imam Tak Turun, Polisi Hentikan Bantuan Makanan
  • Transfer Liga Italia, Juventus incar Ostigard jika Rudiger tidak bisa tampil
  • Kalender April 2026: Libur Panjang Pekan Pertama Pasca-Lebaran
  • SATP Juara II Lomba Tari Modern Papua di Kuala Kencana
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Cakra Buana (CBRE) Siap Ekspansi ke Sektor Offshore
Ekonomi

Cakra Buana (CBRE) Siap Ekspansi ke Sektor Offshore

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), sebuah perusahaan di sektor angkutan laut, telah mengambil langkah strategis untuk memperluas bisnisnya ke sektor offshore migas. Langkah ini dilakukan melalui akuisisi aset berupa kapal offshore service vessel (OSV) yang terdiri dari jenis pipe laying dan lifting vessel. Kapal yang diperoleh adalah Hai Long 106 dari Hilong Shipping Holding Limited dengan nilai transaksi sebesar US$ 100 juta.

Kapal tersebut memiliki panjang 161,93 meter dan dilengkapi crane yang mampu mengangkat beban hingga 3.000 ton. Pada 8 Desember 2025, CBRE bersama Hilong Shipping Holding Limited menandatangani Protocol of Delivery Acceptance (PODA), yang menandai proses serah terima kapal secara resmi dari pihak penjual kepada CBRE sebagai pembeli.

Tujuan Akuisisi dan Penggunaan Kapal

Akuisisi kapal ini bertujuan untuk memperluas lini bisnis perusahaan, khususnya dalam mendukung berbagai kegiatan konstruksi lepas pantai. Kapal Hai Long 106 akan digunakan dalam aktivitas offshore, termasuk pengeboran migas, proyek energi terbarukan seperti pembangunan pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai (offshore wind farm), serta proyek lainnya.

Selain itu, CBRE juga telah mengamankan kontrak kerja sama dengan PT Gunanusa Utama Fabricators melalui skema time charter atas kapal Hai Long 106. Perjanjian ini berlangsung selama delapan tahun, dengan tarif sewa sekitar US$ 90.000 per hari saat kapal beroperasi dan US$ 50.000 per hari ketika dalam kondisi standby. Nilai kerja sama ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 4 triliun sepanjang masa kontrak.

Proyeksi Pertumbuhan dan Tantangan

Direktur Utama CBRE Suminto Husin Giman menyatakan bahwa tahun 2026 akan menjadi periode penting bagi perusahaan seiring transformasi bisnis ke sektor offshore migas. Ia menilai langkah ini membuka peluang pertumbuhan yang signifikan dan diharapkan mampu memperkuat kinerja fundamental perusahaan dalam jangka panjang.

Perusahaan memproyeksikan pendapatan dan laba bersih mencapai minimal 30% di tahun 2026. “Kita harapkan dengan adanya kontrak baru dan transformasi ini akan membawa dampak yang besar bagi fundamental perusahaan. Jadi fokus kita adalah meningkatkan revenue, otomatis EBITDA akan terangkat,” ujarnya.

Namun, Suminto juga mengakui bahwa transformasi bisnis ini tetap diiringi tantangan, terutama terkait kebutuhan pengalaman dan permodalan di sektor offshore. “Salah satu tantangan terbesar di sektor offshore ini di pengalaman dan modal. Dengan struktur yang CBRE lakukan harusnya bisa dilihat manuver ini bisa membawa dampak besar bagi perseroan,” tambahnya.

Rencana Penambahan Armada

CBRE tidak menutup kemungkinan untuk menambah armada kapal baru di sektor offshore pada tahun 2026. Namun, aksi ini masih dalam tahap penjajakan. “Ada rencana (penambahan kapal), sedang penjajakan namun belum terkonfirmasi. Jenis kapalnya berkaitan dengan offshore sesuai dengan rencana transformasi kita. Realisasinya kurang lebih di semester I-2026,” jelas Suminto.

Selain itu, Suminto menjelaskan bahwa CBRE akan mengikuti penugasan proyek dari Gunanusa, termasuk peluang pekerjaan di kawasan Asia Tenggara hingga Asia Pasifik. “Kita sebagai pendukung dan pihak yang diberikan kerja pasti akan ikut arahan dari Gunanusa. Jadi tidak terbatas pada pekerjaan di Indonesia,” tambahnya.

Strategi Peningkatan Kinerja Keuangan

Untuk memperkuat kinerja keuangan tahun ini, CBRE berupaya meningkatkan marjin laba kotor melalui efisiensi konsumsi bahan bakar, optimalisasi manajemen kru dan rute pelayaran, serta menekan beban operasional sebesar 10%–15% melalui struktur biaya yang lebih efisien.

Perusahaan juga berfokus memperbaiki arus kas melalui disiplin pengelolaan cash flow dan peningkatan manajemen piutang. Dari sisi operasional, perusahaan menargetkan tingkat utilisasi armada minimal 90% pada tahun pertama pengoperasian kapal Gunanusa Hai Long 106.

Kapal ini akan difokuskan untuk pekerjaan pipe laying, heavy lifting, dukungan subsea, towage, hingga konstruksi lepas pantai dengan standar QHSE berkelas internasional. Selain itu, perusahaan juga membidik utilisasi pelayaran lebih dari 90% untuk rute domestik dan regional kapal curah milik perusahaan.

CBRE juga menargetkan tingkat penyelesaian pelayaran (voyage completion rate) Mother Vessel dan tongkang mencapai minimal 95%.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

IHSG jatuh lagi pasca-Lebaran, asing lari Rp 29 triliun, pasar dekati titik balik?

29 Maret 2026

Harga minyak naik 6% akibat ketegangan Timur Tengah

29 Maret 2026

Permohonan Izin Satelit Starlink Elon Musk Ditolak Namibia

29 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

IHSG jatuh lagi pasca-Lebaran, asing lari Rp 29 triliun, pasar dekati titik balik?

29 Maret 2026

Suzuki Karimun 2026 resmi dirilis: tampil modern, irit 22 km/l, harga terjangkau!

29 Maret 2026

Rasaya: Sistem Deteksi Dini Kesehatan Mental Siswa by Mahasiswa Teknik Ubaya

29 Maret 2026

Hasil Visum 2 Pria Tewas di Atap Masjid Brebes, Polisi: Tersengat Listrik PLN

29 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?