PSIS Semarang Kembali Tambah Pemain Anyar
PSIS Semarang kembali melakukan peruban di skuadnya. Mahesa Jenar akan kedatangan pemain baru pada Kamis (22/1/2026). Pemain tersebut adalah Muhammad Hidayat, mantan pemain Persebaya Surabaya yang saat ini bermain untuk PSMS Medan.
Kabar tentang bergabungnya M Hidayat dengan PSIS Semarang secara resmi diumumkan oleh PSMS Medan pada Rabu (21/1/2026). Dia akan memperkuat Laskar Mahesa Jenar hingga akhir musim 2025/2026. Peminjaman gelandang bertahan ini dilakukan dalam bursa transfer paruh musim Pegadaian Championship 2025/2026.
Pemain berposisi gelandang bertahan ini akan membantu lini tengah tim PSIS Semarang hingga akhir musim kompetisi. Keputusan peminjaman M Hidayat dibenarkan langsung oleh Manajer PSMS Medan, Riris Sufadli. Dia mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah adanya permintaan resmi dari manajemen PSIS Semarang yang membutuhkan sosok gelandang bertahan berpengalaman.
“Kami sudah menerima kabar dari Presiden Fendi Jonathan. M Hidayat diminta oleh PSIS karena mereka membutuhkannya. Permintaan itu harus segera dipenuhi,” ujar Riris.
Riris menjelaskan bahwa proses peminjaman berjalan cukup cepat. Setelah menerima informasi dari manajemen, dirinya melakukan komunikasi dengan M Hidayat untuk menyampaikan situasi yang ada. Meski berat, keputusan tersebut harus diambil demi kepentingan bersama, baik klub maupun pemain.
“Sore harinya kami ngobrol langsung dengan Hidayat. Dengan berat hati saya sampaikan kondisi ini, bahwa dia harus membantu PSIS. Alhamdulillah, manajemen PSIS Semarang juga merespons cepat, bahkan M Hidayat berangkat ke Semarang pada Kamis (22/1/2026),” jelasnya.
Riris menegaskan bahwa peminjaman ini bukanlah perpisahan permanen. Status Hidayat murni sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim 2025/2026 dan masih berpeluang kembali berseragam Ayam Kinantan pada musim berikutnya.
“Ini bukan perpisahan selamanya. Hidayat bisa saja musim depan kembali bergabung dengan PSMS. Statusnya pinjaman sampai akhir musim ini. Untuk kontrak ke depannya seperti apa, kami belum tahu,” jelas Riris.
Gemuk di Sektor Gelandang Bertahan
Keputusan meminjamkan M Hidayat juga tak lepas dari kondisi skuad PSMS Medan yang saat ini cukup gemuk di sektor gelandang bertahan. PSMS sudah memiliki sejumlah opsi pemain di posisi tersebut termasuk dua pemain anyar M Farhan dan Riki Tobugu. Sehingga, manajemen menilai peminjaman ini sebagai langkah yang tepat.
Sementara itu, Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto turut memberikan penjelasan terkait keputusan tersebut. Dia menyebut bahwa saat ini PSMS Medan memiliki stok pemain yang cukup di posisi nomor 6 dan 8, menyusul kehadiran beberapa pemain baru.
“Kalau untuk posisi nomor 6 dan 8, kami sudah ada penambahan. Ada Farhan yang sudah main lawan Persiraja, lalu Riki. Jadi memang terjadi penumpukan pemain di posisi itu,” ujar Eko.
Meski mengakui kualitas Hidayat dan sebenarnya masih membutuhkannya untuk rotasi, Eko memahami situasi yang ada. Menurutnya, dengan jadwal kompetisi yang padat, rotasi memang penting, namun di sisi lain, jam bermain juga menjadi kebutuhan pemain, khususnya yang berstatus senior.
“Sebenarnya saya masih butuh Hidayat untuk rotasi. Tapi karena situasi penuh dan manajemen memfasilitasi Hidayat untuk dipinjamkan, ini jadi nilai plus. Dia bisa mendapatkan menit bermain dan itu penting untuk kariernya,” tuturnya.
Eko menilai langkah peminjaman ini menguntungkan semua pihak. PSMS Medan tetap menjaga kedalaman skuad, sementara Hidayat berkesempatan menambah jam terbang di level kompetisi yang lebih tinggi bersama PSIS Semarang.
“Dengan dipinjamkan ke klub lain, ini bisa jadi keuntungan untuk Hidayat ke depannya. Secara profesional, ini keputusan yang baik,” pungkas Eko.



