Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 29 Januari 2026
Trending
  • Reaksi Media Prancis Usai Kurzawa Bergabung dengan Persib
  • Endrick Bercahaya di Lyon, Real Madrid Menyesal?
  • Masa sulit mulai berlalu! 3 zodiak ini alami perubahan baik sejak 26 Januari 2026
  • 915 Kontainer Limbah B3 Tertahan di Batu Ampar, BP Batam Minta Kejelasan Pusat
  • WNI Tertipu Scam di Kamboja
  • Skor Kacamata di Tegal, Persiraja Banda Aceh Gagal Menang Usai Gol Dianulir
  • Pria Bekasi Dianiaya Saat Warung Dirampok
  • Ketika Banjir Sumatera Bawa Cuan Investor UNTR
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Benarkah Galon Polikarbonat Sebabkan Kanker Ini Faktarnya
Nasional

Benarkah Galon Polikarbonat Sebabkan Kanker Ini Faktarnya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Februari 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Benarkah Galon Polikarbonat Sebabkan Kanker? Ini Faktarnya
Ilustrasi(MI/HO)

ISU bahaya penggunaan galon polikarbonat terhadap beragam masalah kesehatan hingga kanker lantaran mengandung Bisphenol A (BPA) terus bergulir. Padahal, isu tidak berdasar ini telah mendapat segudang bantahan dari praktisi kesehatan, riset, hingga para pakar dari berbagai bidang keilmuan.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia Prof Aru Wisaksono Sudoyo misalnya, menegaskan tidak ada hubungan kanker dengan meminum air dari galon polikarbonat. Dia melanjutkan bahwa yang pasti 90%-95% kanker itu dari lingkungan.

“Kebanyakan karena paparan-paparan gaya hidup seperti kurang olahraga dan makan makanan yang salah, merokok, dan lain sebagainya. Jadi belum ada penelitian air galon itu menyebabkan kanker,” tegas Aru.

Baca juga : Ahli Kesehatan Masyarakat: Minum Air Galon Polikarbonat Aman

Anggota Yayasan Kanker Indonesia, Nadia A Mulansari juga mengatakan hal yang sama. Dia menjelaskan bahwa sekitar 10%-15% paparan kanker berasal dari genetik dan sisanya sekitar 90%-95% itu sporadik atau lebih ke lingkungan.

Nadia malah menertawakan isu yang menyebutkan mengonsumsi air dari galon polikarbonat bisa menyebabkan kanker. 

Oleh sebab itu, kedua pakar kesehatan di bidang kanker ini meminta masyarakat tidak perlu panik dan takut untuk mengonsumsi air minum dari galon polikarbonat.

Baca juga : Penelitian 3 Kampus Bantah Ada Zat Berbahaya di Air Minum, Isu BPA Pada Galon Hanya Hoaks

“Nggak lah, air galon itu malah air putih paling sehat,” jelasnya.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra memastikan meminum air dari galon polikarbonat atau guna ulang tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan. 

Dia mengatakan, galon-galon tersebut sudah memiliki SNI dan telah melewati serangkaian penelitian dan uji kecocokan pangan.

Baca juga : BRIN: Galon Berbahan PC Ideal untuk Distribusi di Indonesia

Dia menjelaskan BPA memang berbahaya sebagai zat berdiri sendiri. Namun, apabila sudah terpolimerisasi menjadi material baru seperti polikarbonat, maka akan menghilangkan bahaya yang terkandung dalam zat tersebut.

“Kalau semua produk terutama kemasan itu sudah terstandar SNI ya, tandanya dia juga level toleransinya terhadap cemaran itu tidak membahayakan,” katanya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dalam sebuah penjelasan, juga memastikan bahwa penggunaan galon polikarbonat atau guna ulang aman alias tidak memiliki dampak terhadap kesehatan. BPOM mengimbau masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar.

Baca juga : Kanker Endometrium Bisa Disebabkan Gaya Hidup

Dalam penjelasannya, BPOM mengutip kajian Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) yang menyatakan belum ada risiko bahaya kesehatan terkait BPA. Hal ini karena data paparan BPA terlalu rendah untuk menimbulkan bahaya kesehatan.

Kalaupun ada migrasi masih dalam batas aman sehingga belum ada risiko bahaya kesehatan terkait paparan BPA. EFSA menetapkan batas aman paparan BPA oleh konsumen adalah 4 mikrogram/kg berat badan/hari.

Sementara, BPOM telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang kemasan pangan yang mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg) dari kemasan PC untuk memastikan paparan BPA pada tingkat aman.

“Beberapa penelitian internasional juga menunjukkan penggunaan kemasan PC termasuk galon AMDK secara berulang tidak meningkatkan migrasi BPA,” kata BPOM seperti dikutip website resmi mereka.

Isu bahaya dan migrasi BPA juga telah terbantahkan melalui tiga penelitian independen yang dilakukan Kelompok Studi Kimia Organik Universitas Sumatra Utara (USU), Universitas Islam Makassar (UIM), dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Ketiga penelitian tersebut mendapati bahwa tidak ada migrasi BPA dari galon polikarbonat ke dalam air minum.

Ketiga penelitian menyimpulkan bahwa penggunaan galon polikarbonat sebagai kemasan pangan aman digunakan karena tidak akan migrasi zat berbahaya apapun. 

Penelitian itu sekaligus membuktikan bahwa isu bahaya BPA yang beredar di Indonesia merupakan informasi sesat dan sengaja dibuat untuk membuat gaduh masyarakat. (Z-1)

Benarkah Faktarnya Galon ini kanker Polikarbonat Sebabkan
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Masa sulit mulai berlalu! 3 zodiak ini alami perubahan baik sejak 26 Januari 2026

28 Januari 2026

915 Kontainer Limbah B3 Tertahan di Batu Ampar, BP Batam Minta Kejelasan Pusat

28 Januari 2026

WNI Tertipu Scam di Kamboja

28 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Reaksi Media Prancis Usai Kurzawa Bergabung dengan Persib

29 Januari 2026

Endrick Bercahaya di Lyon, Real Madrid Menyesal?

28 Januari 2026

Masa sulit mulai berlalu! 3 zodiak ini alami perubahan baik sejak 26 Januari 2026

28 Januari 2026

915 Kontainer Limbah B3 Tertahan di Batu Ampar, BP Batam Minta Kejelasan Pusat

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?