Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, terutama melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu lembaga keuangan yang aktif mendukung UMKM adalah PT Bank Central Asia Tbk (BCA), yang secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam membantu UMKM naik kelas. Hal ini terlihat dalam penyelenggaraan BCA Expoversary 2026 yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 Februari 2026 di ICE BSD, Tangerang.
Pameran BCA Expoversary 2026
Event BCA Expoversary 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk dan layanan keuangan, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkenalkan UMKM kepada masyarakat luas. Executive Vice President (EVP) Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa BCA menggunakan kesempatan ini sebagai peluang kolaborasi dengan pelaku UMKM agar semakin dikenal oleh publik.
Pameran ini menyajikan lebih dari 50 UMKM binaan BCA, yang umumnya dikenal sebagai UMKM Bangga Lokal. Mereka dipajang di area khusus di Hall 1-3, ICE BSD, yang selama event berlangsung ramai dikunjungi oleh pengunjung.
Dukungan BCA terhadap UMKM
Hera mengatakan bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Ia optimistis bahwa dengan adanya UMKM, tenaga kerja akan semakin terserap dan roda perputaran ekonomi akan semakin bergulir. Selain itu, UMKM juga semakin banyak memberdayakan perempuan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Selain dukungan melalui pameran, BCA juga memberikan pembiayaan kredit kepada UMKM. Saat ini, BCA memiliki postur kredit sebesar 25% dari total kredit yang dialokasikan untuk sektor berkelanjutan, termasuk UMKM. Untuk semakin memperluas akses pembiayaan, BCA juga menawarkan suku bunga khusus sekitar 3% selama 3 bulan pada Hari Kartini.
Program BCA untuk Desa Wisata
Dalam BCA Expoversary 2026, BCA turut mendukung desa-desa binaan agar semakin mandiri. Hera menjelaskan bahwa ada 28 desa binaan BCA yang ditujukan untuk menjadi desa wisata. Desa-desa ini tidak hanya dikenalkan budayanya, tetapi juga produk usahanya agar masyarakat sekitar semakin diberdayakan.
Salah satu program BCA untuk desa binaan adalah Rumah Pangan Hidup. Program ini sudah berjalan di lima titik di Indonesia dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan desa dalam mengolah pangan serta menahan laju inflasi. Contoh desa binaan yang sukses adalah Desa Cikoneng, di mana penjualan kopinya tumbuh mencapai 300%.
Penghargaan dan Daya Tarik Wisata
Dalam pameran tersebut, BCA juga menampilkan Desa Wisata Kampung Prai Ijing, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. Desa ini baru-baru ini meraih penghargaan ASEAN Tourism Sustainable Awards kategori Rural Product pada ajang ASEAN Tourism Awards (ATA) 2026. Keunggulan desa ini terletak pada arsitektur rumah adat khas Sumba dan tradisi tenun Sumba yang menjadi daya tarik wisatawan.
Kesimpulan
Hera berharap pengunjung dapat datang ke booth Bakti BCA dan Bangga Lokal di BCA Expoversary 2026 yang berlangsung hingga tanggal 8 Februari 2026 di ICE BSD. Ia menyebutkan bahwa di sana pengunjung bisa menemukan berbagai produk, mulai dari rumah, kendaraan, hingga barang kebutuhan harian. Bahkan, pengunjung juga bisa melakukan perjalanan wisata atau memesan paket travel.
Event ini menjadi bukti komitmen BCA dalam mendukung UMKM dan desa-desa binaan agar semakin berkembang dan mandiri. Dengan berbagai inisiatif dan program yang diluncurkan, BCA terus berupaya memperkuat perekonomian Indonesia melalui partisipasi aktif sektor UMKM.



