Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 21 Maret 2026
Trending
  • Jenis-jenis Infaq Beserta Arti dan Contoh
  • LPEM UI: Ancaman Perang Bisa Dorong Defisit APBN ke 3,5%
  • Sipil Desak Prabowo Cabut Telegram Panglima TNI, Ini Alasannya
  • Gen Z, Perang Hibrid, dan Ketahanan Mental di Era Konflik Global
  • Mengenal Dana Triliun Rupiah Danantara
  • Bayi viral di bak sampah perumahan Bekasi, wajah ibu terpampang CCTV
  • Mudik Lebaran Dekat, Herman Khaeron Pastikan Stok BBM Aman
  • Pembaruan klasemen Super League: Borneo FC kejar Persib, Malut United bangkit lagi dalam perburuan gelar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Barcelona Juara Piala Super Spanyol, Kemenangan Hansi Flick Tak Terbendung
Olahraga

Barcelona Juara Piala Super Spanyol, Kemenangan Hansi Flick Tak Terbendung

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Hasil Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona Juara Lagi

Pertandingan final Piala Super Spanyol 2026 antara Barcelona dan Real Madrid akhirnya berakhir dengan kemenangan El Barca. Laga yang digelar di King Abdullah Sports City, Senin (12/1/2026) dinihari WIB, berlangsung sangat sengit dan penuh drama.

Barcelona berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor 3-2, yang membuat mereka kembali meraih gelar Piala Super Spanyol. Kemenangan ini juga memperkuat rekor Hansi Flick sebagai pelatih yang tidak pernah kalah dalam laga final sepanjang kariernya.

Babak Pertama yang Penuh Drama

Di babak pertama, pertandingan berjalan sangat ketat. Real Madrid tampil lebih dominan dengan formasi 4-4-3, sedangkan Barcelona menggunakan strategi 4-2-3-1. Peluang pertama tercipta oleh Vinicius Junior, namun bola yang dilepaskannya diblok oleh Eric Garcia.

Menit ke-13, Vinicius hampir mencetak gol, tetapi akselerasinya gagal menghasilkan gol. Barcelona pun tidak kalah dalam menciptakan peluang, dengan kombinasi Lamine Yamal dan Raphinha yang sering mengancam pertahanan Real Madrid.

Drama laga baru muncul di 10 menit akhir babak pertama. Raphinha membuka skor untuk Barcelona pada menit ke-36 dengan tembakan yang masuk ke pojok kiri gawang Thibaut Courtois. Real Madrid menyamakan skor lewat Vinicius di menit 45+2, setelah mengelabui Jules Kounde dan melepaskan tembakan mendatar yang tak bisa dihentikan oleh Joan Garcia.

Barcelona kembali unggul di menit 45+4 melalui Robert Lewandowski, yang memanfaatkan kesalahan bek tengah Real Madrid. Namun, Real Madrid mencuri gol lagi tepat di akhir babak pertama lewat Goncalo Garcia, sehingga skor menjadi 2-2.

Babak Kedua yang Membawa Kemenangan

Di babak kedua, kedua tim tampil lebih agresif. Real Madrid gagal mempertahankan skor imbang setelah Raphinha mencetak gol kemenangan Barcelona pada menit ke-73. Gol ini berasal dari assist Dani Olmo, yang membuat Barcelona unggul 3-2.

Kemenangan ini memastikan Barcelona meraih gelar Piala Super Spanyol 2026. Ini adalah kemenangan kedua mereka dalam dua edisi terakhir, setelah sebelumnya mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-5.

Rekor Hansi Flick yang Tak Terkalahkan

Kemenangan ini semakin memperkuat rekor Hansi Flick sebagai pelatih yang tidak pernah kalah dalam laga final. Dalam delapan laga final yang ia hadapi, semua berakhir dengan kemenangan bagi timnya.

Sebelum ini, Hansi Flick telah memenangkan dua final bersama Barcelona, yaitu Piala Super Spanyol dan Copa Del Rey. Ia juga memenangkan lima final saat melatih Bayern Munich, termasuk DFB Pokal, Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super Jerman.

Real Madrid kini harus menerima kekalahan ketiga beruntun melawan Barcelona dalam laga final. Hal ini menjadi momen pahit bagi Los Blancos, yang selama ini selalu menjadi rival terberat bagi Barcelona.

Statistik dan Perbandingan Trofi

Dengan kemenangan ini, Barcelona kembali memperkuat statusnya sebagai raja Piala Super Spanyol dengan total 16 gelar. Sementara itu, Real Madrid hanya memiliki 13 gelar dalam sejarah kompetisi ini.

Kemenangan Barcelona di final kali ini tidak hanya memberikan gelar, tetapi juga memperkuat reputasi Hansi Flick sebagai pelatih yang mampu mengubah nasib sebuah klub. Dengan taktik yang tepat dan pemain yang kompak, Barcelona kembali menunjukkan dominasinya dalam laga El Clasico.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pembaruan klasemen Super League: Borneo FC kejar Persib, Malut United bangkit lagi dalam perburuan gelar

21 Maret 2026

Prediksi Skor Milan vs Inter: Derby Panas, Rossoneri Harus Menang

21 Maret 2026

Tiket Final Four dan Grand Final Proliga 2026 Mulai Dijual, Harga Terendah Rp150 Ribu

20 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jenis-jenis Infaq Beserta Arti dan Contoh

21 Maret 2026

LPEM UI: Ancaman Perang Bisa Dorong Defisit APBN ke 3,5%

21 Maret 2026

Sipil Desak Prabowo Cabut Telegram Panglima TNI, Ini Alasannya

21 Maret 2026

Gen Z, Perang Hibrid, dan Ketahanan Mental di Era Konflik Global

21 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?