Arus Balik Lebaran 2026 Menuju Bali Masih Berlangsung Lancar
Hingga H+5 Lebaran 2026, sekitar 47 persen pemudik telah kembali ke Pulau Bali melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk. Data yang dirilis oleh ASDP Indonesia Ferry menunjukkan bahwa total penumpang yang telah menyeberang mencapai 242.164 orang, sementara jumlah kendaraan yang kembali ke Bali adalah 75.501 unit.
Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Untuk menghadapi lonjakan penumpang dan kendaraan, ASDP memutuskan untuk menambah jumlah kapal dari 28 menjadi 30 unit selama masa puncak arus balik. Jika kondisi semakin padat, khususnya pada malam hari, jumlah kapal bisa ditambah hingga mendekati 40 unit.
Prioritas Kendaraan Saat Arus Balik
Selama masa arus balik, ASDP memberikan prioritas kepada kendaraan roda dua, mobil pribadi, dan bus. Sementara itu, kendaraan truk besar diimbau untuk menunggu di kantong parkir yang telah disediakan agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.
Pantauan di kawasan Pelabuhan Ketapang pada Sabtu menunjukkan bahwa arus kendaraan menuju pelabuhan masih ramai, tetapi tetap lancar. Tidak terlihat kemacetan panjang kendaraan pribadi di jalur menuju pelabuhan. ASDP memprediksi kondisi serupa akan terjadi hingga Minggu, yang diperkirakan menjadi puncak arus balik.
Pengaturan Jadwal Perjalanan Disarankan
Dengan masih banyaknya pemudik yang belum kembali ke Bali, pihak ASDP mengimbau masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan agar tidak menumpuk pada satu waktu. Mereka juga menyarankan para pemudik untuk memanfaatkan kebijakan pemerintah terkait work from anywhere untuk kembali ke Pulau Bali.
ASDP juga memperkirakan bahwa jumlah kendaraan yang menyeberang menuju Bali pada Sabtu mencapai sekitar 20 ribu unit. Namun hingga siang hari, baru sekitar 5 ribu kendaraan yang telah menyeberang.
Pergerakan Penumpang dan Kendaraan
Secara keseluruhan, pergerakan penumpang di lintasan Jawa–Bali mulai dari H-10 hingga H+5 Lebaran mencapai 1.140.238 orang. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, total kendaraan yang melintas mencapai 326.264 unit atau meningkat sekitar 1 persen dibandingkan tahun 2025.
Peningkatan Kapasitas Kapal
Untuk memastikan kelancaran arus balik, ASDP telah menerapkan skenario operasi padat dengan menambah jumlah kapal yang beroperasi di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Dengan penambahan kapal tersebut, diharapkan dapat mengurangi antrian dan mempercepat proses penyeberangan.
Kondisi Arus Lalu Lintas
Arus lalu lintas di kawasan Pelabuhan Ketapang tetap terkendali meskipun pengguna jalan masih cukup padat. Pihak ASDP terus memantau situasi secara real-time dan siap melakukan tindakan jika diperlukan. Mereka juga memastikan bahwa fasilitas yang tersedia seperti area parkir dan pelayanan penyeberangan berjalan dengan baik.


