Anthony Sinisuka Ginting, pebulu tangkis tunggal putra asal Indonesia, berhasil melangkah ke babak 16 besar Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan wakil Belgia, Julien Carraggi, dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu (21/1/2026).
Pertandingan ini berlangsung dalam kondisi yang cukup menantang bagi Ginting. Di partai terakhir malam hari, ia mengalami start yang lambat dan kalah dalam gim pertama dengan skor 12-21. Meski demikian, Ginting tidak menyerah dan memperlihatkan ketangguhan mentalnya dengan membalikkan situasi dan memenangi dua gim berikutnya dengan skor 21-15 dan 21-10.
Pertemuan pertama antara Ginting dan Carraggi menyajikan pertarungan yang menarik. Di awal pertandingan, Carraggi tampil lebih percaya diri, namun Ginting mampu bangkit dan membuktikan bahwa ia tetap menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.
Bermain di jam malam ternyata tidak menjadi kendala bagi Ginting. Pemain yang pernah meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 ini menjelaskan bahwa ia sudah terbiasa dengan jadwal pertandingan malam di berbagai turnamen sebelumnya.
“Pastinya bersyukur, puji Tuhan bisa bermain dengan baik,” ujar Ginting kepada awak media. “Meskipun di set pertama kalah dengan selisih angka yang cukup jauh, tapi memang di set pertama itu tidak bisa banyak berkembang. Namun, saya coba cari cara untuk bangkit di dua set berikutnya.”
Ginting juga menjelaskan bahwa perbedaan utama saat bermain di malam hari adalah waktu pemulihan yang tidak panjang. Namun, hal tersebut tidak menjadi masalah karena ia sudah terbiasa dengan kondisi seperti ini.
Dikenal sebagai “Giant Killer”, Ginting memang dikenal dengan kemampuannya mengalahkan pemain-pemain unggulan dunia. Beberapa nama besar yang pernah dikalahkannya antara lain Lin Dan, Viktor Axelsen, Chen Long, dan Kento Momota. Prestasi ini semakin memperkuat reputasinya sebagai pemain dengan mental juara.
Saat ini, peringkat Ginting di BWF sedang merosot ke posisi 76 setelah mengalami cedera panjang yang membuatnya absen dari beberapa turnamen. Turnamen terakhir yang diikuti oleh Ginting sebelum Indonesia Masters 2026 adalah French Open pada Oktober 2025 lalu.
Meski begitu, Ginting tidak memasang target tinggi untuk Indonesia Masters 2026. Saat ditanya mengenai harapan di turnamen Super 500 ini, ia hanya menjawab singkat ingin melangkah sejauh mungkin.
“Kondisi fisik sejauh ini masih aman. Harapannya di turnamen ini, melangkah sejauh mungkin,” kata Ginting.
Di babak 16 besar, Ginting akan menghadapi Jia Heng Jason Teh dari Singapura. Jia Heng berhasil melaju ke babak ini setelah mengalahkan Angus Ng Ka Long dari Hong Kong.
Kemenangan comeback ini membuktikan bahwa Ginting masih memiliki kualitas dan mental juara, meskipun sedang dalam proses membangun kembali performa terbaiknya. Kemenangan ini juga menjadi modal berharga baginya untuk kembali merangkak naik di peringkat dunia.
Berikut adalah beberapa fakta penting tentang Anthony Ginting:
- Nama lengkap: Anthony Sinisuka Ginting
- Tanggal lahir: 20 Mei 1996
- Asal: Cimahi, Jawa Barat
- Peringkat BWF saat ini: 76
- Prestasi terbesar: Medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020
- Pemain yang pernah dikalahkan: Lin Dan, Viktor Axelsen, Chen Long, Kento Momota
Kiprah Ginting di turnamen internasional:
- French Open 2025: Ikut serta sebagai peserta
- Indonesia Masters 2026: Melaju ke babak 16 besar
- Turnamen sebelumnya: Tidak ikut dalam beberapa turnamen akibat cedera
Strategi dan mentalitas Ginting:
- Selalu berusaha bangkit meski kalah di gim pertama
- Percaya pada strategi yang diterapkan
- Tidak menyerah meski dalam kondisi sulit
- Tetap optimis meski peringkat turun
Dengan kemenangan comeback ini, Ginting menunjukkan bahwa ia masih menjadi ancaman serius di dunia bulu tangkis. Dengan mental yang kuat dan pengalaman yang dimilikinya, ia berpotensi kembali meraih prestasi yang lebih besar di masa depan.



