Performa Saka yang Tersulit dan Kehadiran Madueke di Arsenal
Bukayo Saka, pemain sayap Inggris yang telah menjadi ikon proyek Mikel Arteta di Arsenal, menjalani musim yang lebih sulit dibandingkan standar tinggi yang biasanya ia tunjukkan. Dalam beberapa tahun terakhir, Saka selalu menjadi starter dan berkontribusi signifikan baik dalam hal gol maupun assist. Namun, tahun lalu menjadi tahun tersulit dalam karier seniornya hingga saat ini.
Saka banyak absen di musim 2024/25 karena cedera hamstring, melewatkan 21 pertandingan untuk klub dan negara. Akibatnya, ia hanya mencetak enam gol di Premier League, meskipun berhasil mencetak 12 gol di semua kompetisi. Kampanye yang sedang berlangsung juga berjalan sulit, sebagian besar karena cedera. Ia melewatkan beberapa pertandingan di awal kampanye karena masalah hamstring lainnya dan sekarang absen karena masalah pinggul.
Meski begitu, Saka tetap mencatatkan beberapa angka yang mengesankan, dengan 14 keterlibatan gol dalam 31 pertandingan. Cedera yang dialaminya mungkin memaksa Andrea Berta dan kawan-kawan untuk mendatangkan Noni Madueke pada musim panas. Namun, penilaian terhadap Madueke masih belum jelas.
Penilaian Terhadap Noni Madueke
Ketika Arsenal menghabiskan £52 juta untuk mendatangkan Madueke dari Chelsea pada musim panas lalu, kesepakatan tersebut menimbulkan pertanyaan. Para penggemar memprotes kesepakatan tersebut, sebagian besar karena ia datang dari The Blues dan juga karena ia adalah pemain yang tidak konsisten. Meskipun demikian, Madueke tetap menjadi anggota skuad yang berharga dengan karakteristik yang sangat sedikit dimiliki oleh pemain Arsenal lainnya.
Dia adalah pemain yang nyentrik, mesin pengoper bola, merepotkan para bek, dan sangat menggembirakan bagi pelatih bola mati, Nicolas Jover. Madueke telah memenangkan tendangan sudut terbanyak di tim Arsenal per 90 menit. Meskipun begitu, ia hanya mencetak satu gol di Premier League sejak kedatangannya, yaitu gol yang beruntung saat melawan Leeds United akhir pekan lalu.
Gol tersebut berasal dari tendangan sudut yang dilepaskan oleh Madueke, yang kemudian ditendang ke gawang oleh Karl Darlow. Awalnya tercatat sebagai gol bunuh diri, tetapi panel peninjau gol yang meragukan akhirnya mengesahkannya untuk pemain sayap tersebut. Meskipun ada sedikit keberuntungan dalam gol tersebut, Madueke tampil sangat baik di Elland Road, memberikan assist untuk gol Martin Zubimendi, dan menunjukkan mengapa Saka tidak terlalu dirindukan seperti yang mungkin terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
Performa Madueke dan Potensi Pemain Muda
Meski performa Madueke bukan yang terbaik, ia telah memberi waktu istirahat yang sangat penting bagi pemain terbaik Arsenal dan memastikan penurunan kualitas tidak terlalu besar. Namun, ia perlu meningkatkan performanya, terutama dalam penyelesaian akhir. Hal itu sangat terlihat saat melawan Kairat Almaty di Liga Champions pekan lalu. Dalam pertandingan itu, ia melakukan 11 kali dribel, dan berhasil menyelesaikan tujuh di antaranya. Namun, ia juga melepaskan lima tembakan tanpa mencetak gol.
Arsenal juga telah mendatangkan calon pengganti Madueke. Salah satu pertanyaan utama ketika pemain sayap itu didatangkan dari Chelsea adalah: apa yang akan terjadi pada Ethan Nwaneri? Pemain muda ini adalah salah satu hal terbaik di musim 2024/25 untuk Arsenal, tetapi setelah kedatangan Eberechi Eze dan Madueke, waktu bermainnya berkurang. Akibatnya, Arteta meminjamkannya ke Marseille untuk paruh kedua musim.
Talent Berbakat yang Akan Bergabung
Arsenal juga telah mendatangkan Edwin Quintero, seorang pemain sayap dengan potensi elit yang bisa melampaui Madueke di masa depan. Quintero, yang baru akan bergabung pada Agustus 2027, dinilai sebagai salah satu dari sedikit talenta muda dengan nilai 10/10 dalam dunia sepak bola saat ini. Ia memiliki kecepatan kaki yang tinggi, kelincahan yang luar biasa, dan visi yang sangat baik, mirip dengan bintang Arsenal, Bukayo Saka.
Quintero diperkirakan akan menjadi pemain berbakat yang lengkap dan tidak akan mengherankan jika pada akhir tahun 2027, namanya sudah dikenal luas di seluruh Inggris.
Statistik Kairat Almaty
- Menit bermain: 90
- Umpan akurat: 32/43 (74 persen)
- Sentuhan: 73
- Tembakan: 5
- Tembakan tepat sasaran: 2
- Umpan kunci: 0
- Umpan silang akurat: 1/5
- Dribel berhasil: 7/11
- Kehilangan penguasaan bola: 24x
- Duel darat dimenangkan: 9/16
- Duel udara dimenangkan: 2/2
Statistik via Sofascore.



