Bantuan Pakaian Sekolah untuk Anak Terdampak Bencana di Kabupaten Agam
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam kembali menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yang terdampak bencana alam. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah penyaluran bantuan paket pakaian lengkap sekolah kepada siswa-siswi yang terkena dampak bencana. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak setelah mengalami bencana.
Sebanyak 97 paket pakaian sekolah lengkap diserahkan kepada para siswa SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, pada hari Minggu, 4 Januari 2026. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan semangat belajar kepada anak-anak yang terdampak bencana, terutama dalam menghadapi semester baru.
“Dengan disalurkannya bantuan ini, semoga anak-anak kita kembali bersemangat untuk sekolah memasuki semester baru pascabencana,” ujar M Iqbal.
Ia menegaskan bahwa bantuan paket sekolah ini tidak hanya ditujukan kepada siswa SDN 05 Kayu Pasak, tetapi juga kepada seluruh anak didik terdampak bencana di Kabupaten Agam. Menurutnya, ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelangsungan proses belajar mengajar bagi para siswa yang terkena dampak bencana.
“Ini sudah menjadi komitmen kita, bagaimana anak didik yang terdampak bencana sebulan lalu diberikan bantuan, supaya mereka tetap bisa mengikuti proses belajar mengajar dengan tenang dan percaya diri,” jelasnya.
M Iqbal menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi anak-anak yang akan kembali masuk sekolah pasca-libur semester, terlebih jika kondisi sekolah rusak atau masih digunakan sebagai tempat pengungsian. Ia menekankan bahwa pihaknya berupaya secepatnya membangun hunian sementara bagi pengungsi agar sekolah-sekolah bisa kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
Langkah-Langkah Pemkab Agam dalam Memastikan Pendidikan Anak
Terkait proses belajar mengajar, Pemkab Agam telah mengambil beberapa kebijakan untuk memastikan anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikannya. Salah satunya adalah dengan menggabungkan kegiatan belajar siswa dari sekolah yang rusak ke sekolah lain. Selain itu, pihaknya juga sedang membangun sekolah darurat sebagai alternatif tempat belajar sementara.
“Dalam kondisi apa pun, anak-anak harus tetap mendapatkan pendidikan. Mereka adalah harapan orang tua dan bangsa ini di masa mendatang,” tegas Wabup Agam.
Bantuan pakaian sekolah ini merupakan salah satu bentuk dukungan konkret yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada masyarakat terdampak bencana. Diharapkan, langkah-langkah seperti ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak dalam menjalani proses belajar mengajar.



