Tren Wisata Berkelanjutan di Indonesia Mengalami Peningkatan Signifikan
Menurut survei Agoda, sebanyak 93 persen wisatawan Indonesia menyadari pentingnya keberlanjutan dalam perjalanan. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai pasar dengan minat terbesar kedua di Asia setelah Thailand. Tren ini semakin meningkat di seluruh kawasan Asia, menunjukkan bahwa konsep wisata berkelanjutan kini menjadi prioritas utama bagi banyak wisatawan.
Kepentingan Wisatawan terhadap Dampak Nyata
Wisatawan Indonesia paling menekankan manfaat langsung bagi masyarakat lokal, dengan 43 persen responden menginginkan pengeluaran mereka saat berwisata memberi dampak positif kepada komunitas setempat. Diikuti oleh keinginan untuk membangun koneksi yang lebih dalam dengan destinasi dan melestarikan lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa konsep wisata berkelanjutan kini lebih berorientasi pada dampak nyata daripada sekadar tanggung jawab lingkungan.
Faktor Utama yang Menjadi Pertimbangan Wisatawan
Survei juga menunjukkan bahwa 77 persen wisatawan Asia mempertimbangkan aspek keberlanjutan saat merencanakan perjalanan, meningkat dari 68 persen tahun lalu. Thailand memimpin dengan 95 persen wisatawan yang memprioritaskan keberlanjutan, diikuti oleh Indonesia (93 persen), India (88 persen), Malaysia (88 persen), dan Taiwan (83 persen). Selain itu, 97 persen responden dari Indonesia percaya bahwa wisata berkelanjutan akan semakin penting dalam tiga tahun mendatang.
Pengalaman Wisata yang Berkelanjutan
Wisatawan Indonesia menunjukkan minat besar pada pengalaman perjalanan yang menggabungkan kesenangan dengan dampak positif. Program yang memungkinkan wisatawan berkontribusi langsung pada pelestarian alam dan komunitas lokal menempati peringkat pertama (37 persen), diikuti oleh tur dan pengalaman yang mendukung perlindungan lingkungan sekaligus memberdayakan komunitas lokal (27 persen). Transportasi dengan jejak lingkungan yang lebih rendah (20 persen) dan akomodasi dengan sertifikasi keberlanjutan yang diakui (17 persen) juga menjadi pilihan utama.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Hampir tiga perempat wisatawan Indonesia (67 persen) percaya bahwa destinasi yang dikelola secara bertanggung jawab dapat mendorong pertumbuhan ekonomi bagi usaha lokal. Penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat (13 persen) dipandang sebagai dampak terbesar berikutnya. Persepsi ini berada di atas manfaat potensial lainnya seperti pengembangan infrastruktur lokal, pertukaran budaya yang lebih luas, serta dukungan terhadap pelestarian budaya dan tradisi lokal.
Komitmen Agoda dalam Mendukung Wisata Berkelanjutan
Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda untuk Indonesia, mengatakan bahwa masyarakat Indonesia yang mengekspresikan kecintaannya terhadap bumi melalui perjalanan memahami pentingnya menjaga lingkungan, komunitas, dan tradisi saat berwisata. “Kami senang melihat kesadaran yang tinggi di seluruh Asia, yang menunjukkan bahwa wisatawan menginginkan program yang memberikan dampak positif bagi pengalaman perjalanan mereka,” ujarnya.
Agoda bekerja sama dengan World Wide Fund for Nature (WWF) melalui program Eco Deals, yang memungkinkan wisatawan membuat pilihan perjalanan yang lebih sadar lingkungan dan berkontribusi pada upaya konservasi. Program ini juga menandai komitmen pendanaan terbesar Agoda hingga kini, yaitu sebesar USD 1,5 juta untuk mendukung proyek konservasi WWF di 10 pasar. Eco Deals menawarkan potongan harga hingga 15 persen hingga 18 Desember, sementara Agoda menyumbangkan USD 1 kepada WWF untuk setiap pemesanan yang selesai melalui program ini di properti yang berpartisipasi.
Untuk perjalanan berikutnya, wisatawan dapat dengan mudah mengidentifikasi akomodasi yang berpartisipasi melalui halaman khusus program Eco Deals maupun penanda khusus di platform Agoda.



