
Strategi Sepak Bola Seperti Permainan Catur
Enzo Maresca, pelatih Chelsea, mengungkapkan bahwa timnya akan menghadapi final Piala Dunia Antarklub melawan Paris Saint-Germain dengan cara yang mirip seperti bermain catur. Ia yakin bahwa Chelsea siap memberikan kejutan dalam pertandingan ini meskipun PSG dianggap sebagai tim terbaik di dunia.
PSG telah meraih treble dengan memenangkan Liga Prancis, Piala Prancis, dan Liga Champions. Mereka menjadi favorit kuat untuk menang dalam pertandingan final yang akan digelar di New Jersey. Selain itu, mereka juga dianggap sebagai kandidat kuat untuk menjadi juara pertama dalam turnamen dengan format baru ini.
Namun, Maresca menyatakan bahwa dengan pemulihan cedera Moises Caicedo dari pergelangan kaki, timnya memiliki kemampuan untuk membuat kejutan. Ia menjelaskan bahwa sepak bola bisa dilihat seperti permainan catur, di mana setiap langkah lawan harus segera diantisipasi.
“Saya suka bermain catur dan menontonnya. Saya merasa sepak bola itu seperti permainan catur. Ketika lawan bergerak, Anda harus menangkisnya dan saya pikir ini akan seperti permainan catur,” ujar Maresca kepada para wartawan.
Ia juga menambahkan bahwa meskipun PSG adalah tim papan atas Eropa dan dunia, setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Maresca mengingatkan bahwa ada contoh lain di mana tim-tim yang dianggap lebih lemah berhasil mengalahkan tim besar seperti Fluminense yang mengalahkan Inter dan Al Hilal yang mengalahkan Manchester City.
Meski demikian, ia menekankan bahwa gaya bermain Chelsea sangat berbeda dibandingkan Botafogo. Meskipun Botafogo mampu mengalahkan PSG sebelumnya, Maresca mengatakan bahwa timnya tetap percaya diri dan siap bermain sesuai dengan strategi yang sudah ditetapkan.
Kondisi Pemain dan Persiapan Tim
Maresca juga memberikan update terkini mengenai kondisi pemain penting, Moises Caicedo. Ia menyatakan bahwa Caicedo sedang pulih dari cedera dan tampaknya siap bermain dalam pertandingan final. Saat ini, Caicedo sudah ikut dalam latihan dan dianggap sebagai bagian penting dari tim.
Di sisi lain, Chelsea akan kehilangan Noni Madueke yang telah resmi pindah ke Arsenal setelah menyetujui transfer senilai GBP 50 juta. Maresca menjelaskan bahwa transfer ini disetujui karena Madueke ingin bergabung dengan klub London tersebut. Ia menegaskan bahwa jika seorang pemain ingin pergi, maka klub tidak bisa menghalangi.
“Saya selalu mengatakan bahwa jika pemain ingin pergi, pada akhirnya akan sulit bagi klub dan manajer (untuk menahan). Noni memutuskan ingin pergi. Tidak ada yang mengatakan dia harus pergi. Noni memutuskan untuk pergi, jadi jika dia bahagia, kami juga bahagia,” tambah Maresca.
Persiapan untuk Final
Maresca menegaskan bahwa Chelsea sedang mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi PSG. Ia mengatakan bahwa timnya menghormati lawan, namun tetap berkomitmen untuk melakukan yang terbaik dan mencoba memenangkan pertandingan ini.
“Semua pertandingan sulit, jadi kami harus menjalaninya dengan cara kami sendiri, tapi kami tidak mengubah apa pun yang telah kami lakukan. Kami memiliki gaya kami sendiri dan kami telah menunjukkan bagaimana kami ingin melakukan sesuatu,” tutur Maresca.
Dengan persiapan yang matang dan strategi yang jelas, Chelsea siap menghadapi pertandingan final melawan PSG. Meskipun dianggap sebagai tim yang lebih unggul, Maresca optimistis bahwa timnya dapat memberikan kejutan dan memperlihatkan kemampuan terbaiknya.