Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Kolaborasi Dindik Jatim dan EMI Fokus Pertukaran Pelajar dan Penguatan SDM Pendidikan
  • Naskah Perjalanan Haji 2026 dengan Judul Menarik, Mohon Doa Lancar
  • Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Asusila Tukang Bakso Tasikmalaya
  • Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 20 April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • KORMI Bandung Percepat Inisiatif, Hilman Majid Usung Olahraga sebagai Kebiasaan Harian Warga Kota
  • Semangat membara, ribuan suporter berkumpul rayakan ulang tahun Persela Lamongan ke-59
  • Adegan Inara Rusli dan Insanul Fahmi Terungkap dalam 7 Potongan Video CCTV, Jawab Isu Zina
  • Motorola Edge 70 Pro Bocor, HP Premium dengan Kamera 50MP dan Pengisian Cepat 90W
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Kisah Miris Balita di Namibia, Kehilangan Satu Mata akibat Sebuah Ciuman, Bagaimana Bisa
Nasional

Kisah Miris Balita di Namibia, Kehilangan Satu Mata akibat Sebuah Ciuman, Bagaimana Bisa

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Kisah Miris Balita di Namibia, Kehilangan Satu Mata akibat Sebuah Ciuman, Bagaimana Bisa?
Juwan, balita yang kehilangan satu mata akibat herpes.(Dok. Facebook Hunter Kenway via Daily Mail)

SEBUAH ciuman yang umumnya dilakukan sebagai bentuk rasa sayang terhadap seorang anak ternyata bisa mendatangkan bencana. Hal itu yang terjadi pada seorang balita berusia 2 tahun asal Windhoek, Namibia, bernama Juwan. Balita laki-laki tersebut harus kehilangan satu matanya setelah sebelumnya diduga dicium oleh kerabatnya yang ternyata menderita herpes.

Michelle Saimaan, ibu Juwan, membagikan kisah tentang anaknya tersebut. Kisah Juwan tersebut kemudian menjadi viral dan membuat semakin banyak masyarakat yang sadar akan bahaya penyakit herpes.

Dilansir dari Daily Mail, Sabtu, (7/6), Saimaan menceritakan, kondisi mata Juwan mulai menununjukkan gejala yang tak biasa di saat berusia 1 tahun 4 bulan. Kala itu, ia mencurigai ada sesuatu yang tidak beres pada mata anaknya karena Juwan sering menggaruk mata.

Baca juga : Bunda, Begini Cara Atasi Kelainan Kelopak Mata pada Anak

Melihat kondisi gatal pada mata anaknya yang tidak membaik setelah beberapa hari, ia akhirnya membawanya ke dokter keluarga. Dari sang dokter, Juwan diresepkan tetes mata antibiotik.

Sempat merasa tenang dan yakin tak ada yang serius dengan kondisi mata anaknya, Saimaan kemudian kaget karena melihat ada kondisi yang menurutnya aneh dan mengkhawatirkan di mata Juwan. Ia melihat seperti ada noda atau bercak pada kelopak mata anaknya yang secara signifikan terus membesar.

Ia juga menyadari bahwa seiring waktu, penglihatan anaknya semakin menurun. Hal itu membuatnya sangat panik dan segera kembali membawa anaknya ke dokter.

Baca juga : Survei: Anak dari Kelompok Ekonomi Miskin Berisiko Stunting 2 Kali Lebih Besar

Dari kunjungan selanjutnya ke dokter tersebut, Saimaan akhirnya mendapatkan jawaban soal penyebab kondisi mata anaknya yang terus memburuk. Juwan ternyata positif tertular virus herpes di mata kiri.

Akibat paparan virus tersebut, Juwan mengalami kerusakan, yang dikhawatirkan bersifat permanen, pada kornea matanya. Sebuah benjolan tumbuh pada kornea matanya.

Saat ini, Juwan masih menjalani pengobatan. Mata kirinya dijahit bagian luarnya untuk melindungi matanya dari paparan yang lebih parah. Orangtua Juwan mengatakan, dokter belum bisa memastikan bagaimana nantinya kondisi mata Juwan setelah pengobatan selesai.

Besar kemungkinan sang anak akan mengalami penurunan kemampuan melihat, bahkan berisiko buta permanen. (H-3)

Akibat Bagaimana Balita Bisa Ciuman kehilangan Kisah Mata Miris Namibia Satu Sebuah
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Naskah Perjalanan Haji 2026 dengan Judul Menarik, Mohon Doa Lancar

29 April 2026

Adegan Inara Rusli dan Insanul Fahmi Terungkap dalam 7 Potongan Video CCTV, Jawab Isu Zina

29 April 2026

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Asusila Tukang Bakso Tasikmalaya

29 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kolaborasi Dindik Jatim dan EMI Fokus Pertukaran Pelajar dan Penguatan SDM Pendidikan

29 April 2026

Naskah Perjalanan Haji 2026 dengan Judul Menarik, Mohon Doa Lancar

29 April 2026

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Asusila Tukang Bakso Tasikmalaya

29 April 2026

Ramalan Zodiak Aries dan Taurus 20 April 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

29 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?