Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 7 Februari 2026
Trending
  • Isu Tanah 5.207 Hektare ke Indonesia, Ini Pernyataan Anwar Ibrahim
  • Siswa SD NTT Bunuh Diri Karena Tidak Mampu Beli Buku, Cak Imin: Cambuk Kewaspadaan Bersama
  • Kejagung Selidiki Dugaan Jaksa Minta Uang dalam Kasus K3
  • Iran Tekan Amerika, Negosiasi Pindah dari Turki
  • Cak Imin: Pimpinan DPW PKB 2026-2031 Wajib Jaga Suara Partai dan Siap Hadapi Pemilu 2029
  • Ramalan Zodiak Jumat 6 Februari 2026: Leo, Virgo, Libra, Scorpio – Nikmati Hari Ini
  • Metland (MTLA) percaya diri menghadapi 2026, bisnis mal tetap tangguh
  • Israel Desak AS Serang Iran, Trump Pilih Tahan Diri
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Integrasi Akses Tol Solusi Atasi Kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok
Ekonomi

Integrasi Akses Tol Solusi Atasi Kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Juni 2025Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Integrasi Akses Tol Solusi Atasi Kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok
Sejumlah truk kontainer melintas di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (25/4).(Antara)


INTEGRASI jalan tol eksisting menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dinilai merupakan solusi strategis untuk mengurai kemacetan di kawasan pusat distribusi logistik nasional tersebut.

Pelabuhan Tanjung Priok, menurut Senior Consultant Supply Chain Indonesia (SCI) Sugi Purnoto, memegang peran vital sebagai pintu gerbang utama arus barang ekspor-impor Indonesia serta pusat distribusi logistik nasional.

Kelancaran akses menuju dan dari pelabuhan menjadi kunci untuk menjaga efisiensi rantai pasok dan mendukung pertumbuhan ekonomi, lanjut dia, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, namun, ketika akses terganggu, dampaknya bisa meluas.

Baca juga : Macet Horor Tanjung Priok, Pramono: Pengelola Pelabuhan tidak Profesional

“Kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya menghambat lalu lintas, tetapi juga menimbulkan kerugian signifikan mulai dari hilangnya waktu produktif, lonjakan biaya operasional, hingga gangguan rantai pasok dan percepatan kerusakan armada logistik,” katanya.

Dikatakannya, terlepas dari kapasitas volume dan lonjakan jumlah truk yang masuk ke terminal pelabuhan, kemacetan tersebut bisa diminimalisir.

“Salah satunya, dengan membuka akses jalur alternatif dan mengintegrasikan jalan tol eksisting menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok sebagai solusi strategis untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan efisiensi distribusi logistik,” ujar Sugi.

Baca juga : Macet di Tanjung Priok Hampir 24 Jam, KSOP Bantah Pintu Bongkar Muat Bermasalah

Menurut dia, integrasi jalur akses menuju Pelabuhan Tanjung Priok dengan Jalan Tol Cibitung-Cilincing dengan sistem jaringan jalan tol lain di Jabodetabek akan menekan perbedaan tarif yang selama ini terjadi.

Konektivitas dan tarif jalan tol yang lebih ekonomis, selalu menjadi pertimbangan pelaku usaha dalam pemilihan jalur logistik mereka, tambahnya sehingga integrasi Jalan Tol Cibitung-Cilincing dengan sistem jaringan jalan tol lainnya akan mendorong distribusi lalu lintas yang lebih merata. “Selain itu, membantu mengurangi kemacetan di ruas-ruas tol lainnya, terutama yang menuju pelabuhan,” katanya.

Di tingkat makro, integrasi tarif Jalan Tol Cibitung-Cilincing tak hanya menjadi solusi untuk mengurai kemacetan, tetapi juga membuka peluang pengembangan wilayah yang lebih luas.

Baca juga : Memaksa Putar Balik, Kontainer Terguling dan Timpa Truk Lain

Penyesuaian tarif ini berpotensi mendorong pemanfaatan penuh infrastruktur jalan tol, sekaligus mempercepat pembangunan fasilitas pendukung di sepanjang koridor Jalan Tol Cibitung-Cilincing, seperti rest area yang berfungsi sebagai titik transit antarmoda, depo kontainer, hingga hub logistik.

Akses logistik yang lancar juga berpotensi menarik investasi dan menciptakan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Jakarta dan sekitarnya.

Ia berharap pemerintah dan operator jalan tol segera mendorong evaluasi tarif Jalan Tol Cibitung-Cilincing menjadi lebih kompetitif, guna meningkatkan efisiensi dan kelancaran arus logistik nasional.

Baca juga : Cegah Macet Horor Terulang, Pramono Bangun Sinergi dengan Pelindo

“Salah satu solusi untuk mengurai kemacetan di ruas tol pelabuhan adalah dengan menekan tarif Tol Cibitung-Cilincing agar lebih ekonomis, sehingga dapat menghubungkan kawasan logistik secara langsung ke pelabuhan,” ujar Sugi.

Pembangunan jalan baru

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono menyatakan pihaknya telah menyiapkan pembangunan jalan baru yaitu New Priok Eastern Access (NPEA), yang menghubungkan secara langsung New Priok Terminal ke jalan tol pelabuhan sebagai solusi jangka panjang.

Jalan tersebut, lanjutnya, akan mendukung kelancaran pergerakan barang dari dan menuju kawasan industri, termasuk kawasan industri Cikarang, Cibitung, dan kawasan lainnya, ke Pelabuhan Tanjung Priok

Sebagai catatan, NPEA dirancang untuk menghubungkan Pelabuhan Kalibaru (New Priok) dengan Jalan Tol Cibitung–Cilincing. Kehadiran jalur ini diharapkan menjadi solusi strategis untuk mendukung konektivitas pelabuhan dan memperlancar arus logistik dari kawasan industri ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Sejalan dengan pernyataan Arif, Sugi kembali menekankan pentingnya konektivitas dengan jalan tol eksisting untuk mempercepat solusi dalam mengurai kemacetan di Pelabuhan Tanjung Priok. Ia berharap pemerintah dan operator jalan tol segera mendorong evaluasi tarif Jalan Tol Cibitung–Cilincing menjadi lebih kompetitif, guna meningkatkan efisiensi dan kelancaran arus logistik nasional.

“Salah satu solusi untuk mengurai kemacetan di ruas tol pelabuhan adalah dengan menekan tarif Tol Cibitung–Cilincing agar lebih ekonomis, sehingga dapat menghubungkan kawasan logistik secara langsung ke pelabuhan,” tutup Sugi. (Ant/E-2)

 

 

Akses Atasi Integrasi Kemacetan Pelabuhan Priok Solusi Tanjung Tol
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Vietnam Terapkan Tarif Anti-Dumping untuk Impor Kaca Float dari Indonesia

6 Februari 2026

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV 2025 Diprediksi 5,25%

6 Februari 2026

Harga emas Antam naik Rp 102.000 per gram menjadi Rp 2.946.000, Rabu (4/2/2026)

6 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Isu Tanah 5.207 Hektare ke Indonesia, Ini Pernyataan Anwar Ibrahim

7 Februari 2026

Siswa SD NTT Bunuh Diri Karena Tidak Mampu Beli Buku, Cak Imin: Cambuk Kewaspadaan Bersama

7 Februari 2026

Kejagung Selidiki Dugaan Jaksa Minta Uang dalam Kasus K3

7 Februari 2026

Iran Tekan Amerika, Negosiasi Pindah dari Turki

7 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?