Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 7 Maret 2026
Trending
  • Shio Beruntung Hari Senin 16 Februari 2026: 6 Shio Paling Makmur dan Bahagia
  • Jawaban 4.17: Pentingnya Pendidikan Inklusif dalam Keberagaman Pintar Kemenag
  • Rezeki Mengalir: 6 Shio Dapat Keberuntungan dan Kemakmuran pada Rabu, 4 Maret 2026
  • Cristiano Ronaldo Dikabarkan Pergi dari Arab Saudi Akibat Konflik AS-Israel-Iran, Terbang ke Madrid
  • Profil Ermanto Usman, Pria Tewas Saat Sahur di Bekasi yang Pernah Ungkap Korupsi Rp4,08 T
  • Cek Prospek TPIA Pasca Danantara dan INA Jadi Investor Strategis di Proyek CA-EDC
  • Kalender Februari 2026: 16 Februari Libur Bersama Imlek
  • 4 Berita Terpopuler Sumbar: Erupsi Gunung Marapi, Kondisi Jemaah Umrah Saat Perang Israel-AS vs Iran
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Efisiensi Anggaran Berdampak terhadap Industri Pariwisata Hotel dan Restoran di Cianjur
Nasional

Efisiensi Anggaran Berdampak terhadap Industri Pariwisata Hotel dan Restoran di Cianjur

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Efisiensi Anggaran Berdampak terhadap Industri Pariwisata Hotel dan Restoran di Cianjur
Ilustrasi(freepik.com)

SEKTOR industri pariwisata, terutama hotel dan restoran, di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terdampak cukup signifikan efisiensi anggaran. Dampaknya, pengelola hotel dan restoran pun perlu menyeimbangkan dengan efisiensi di internal perusahaan. 

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Kabupaten Cianjur, Nano Indrapraja, mengatakan terbitnya Instruksi Presiden Nomor 1/2025 berkaitan dengan efisiensi anggaran, bagi sektor industri pariwisata menimbulkan polemik. Pengelola hotel dan restoran cukup terdampak dengan kebijakan tersebut.

“Kaitan efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 1/2025, imbasnya menjadi polemik di industri pariwisata,” kata Nano kepada, Selasa (27/5). 

Baca juga : Kemenpar Dukung Bali Bentuk Satgas Pengawasan Akomodasi Pariwisata

Salah satu dampak yang dirasakan sektor industri pariwisata yaitu okupansi atau tingkat hunian kamar hotel. Pada periode Januari-Mei, tingkat hunian hotel rata-rata berada pada posisi 32,8%.

“Jadi, kalau di industri hotel, persentase tersebut tidak baik. Jangankan inline, bisa nol profit jika tidak melakukan efisiensi perusahaan, maka akan timbul kerugian bagi hotel dan restoran,” tuturnya.

Nano menuturkan tingkat hunian agak sedikit membaik ketika memasuki masa libur panjang Hari Waisak. Namun, itupun posisinya tak melebihi dari 47%.

Baca juga : Kemenpar Minta Akomodasi Ilegal di Platform Asing Ditertibkan karena Ancam Industri Perhotelan

“Tapi alhamdulillah, itu sudah lumayan. Kemudian Lebaran juga tak sebaik tahun sebelumnya. Terjadi penurunan okupansi hampir 20% dibanding Lebaran tahun sebelumnya sebesar 47%. Berarti hanya 27% okupansinya,” jelas dia.

Nano menuturkan, ada beberapa manajemen hotel yang menerapkan pengurangan hari kerja bagi karyawan. Para pengusaha industri pariwisata keteteran dihadapkan situasi dan kondisi saat ini. “Posisi yang diistirahatkannya hanya sekitar 25%,” ungkapnya.

Nano menaruh harapan situasi dan kondisi ke depan makin membaik seiring akan adanya kebijakan realisasi dari efisiensi anggaran ke sektor pariwisata. Kebijakan itu dinilai akan sangat berdampak terhadap sektor pariwisata.

“Kalau tidak salah, Kementerian Keuangan akan merealisasikan efisiensi anggaran ini bagi sektor industri pariwisata,” pungkas Nano. (H-2)

anggaran Berdampak Cianjur dan Efisiensi Hotel Industri Pariwisata restoran terhadap
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jawaban 4.17: Pentingnya Pendidikan Inklusif dalam Keberagaman Pintar Kemenag

7 Maret 2026

Cristiano Ronaldo Dikabarkan Pergi dari Arab Saudi Akibat Konflik AS-Israel-Iran, Terbang ke Madrid

7 Maret 2026

Cek Prospek TPIA Pasca Danantara dan INA Jadi Investor Strategis di Proyek CA-EDC

7 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Shio Beruntung Hari Senin 16 Februari 2026: 6 Shio Paling Makmur dan Bahagia

7 Maret 2026

Jawaban 4.17: Pentingnya Pendidikan Inklusif dalam Keberagaman Pintar Kemenag

7 Maret 2026

Rezeki Mengalir: 6 Shio Dapat Keberuntungan dan Kemakmuran pada Rabu, 4 Maret 2026

7 Maret 2026

Cristiano Ronaldo Dikabarkan Pergi dari Arab Saudi Akibat Konflik AS-Israel-Iran, Terbang ke Madrid

7 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?