Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 24 Februari 2026
Trending
  • Jelajahi Warna, Nippon Paint Refleksikan Perspektif Global Melalui Lensa Warna Indonesia
  • Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 20 Februari 2026: Hoki, Karier, Cinta, Kesehatan, dan Kehidupan Pribadi
  • Suster Ika: Penyelamat 13 Korban TPPO
  • Natalius Pigai Menyangkal Terlibat dalam Kasus Teror Ketua BEM UGM
  • Penyebab VAR Mati Total dalam Laga Persija vs PSM: Pelatih Marah, Mauricio Souza Dikartu Kuning
  • 7 Proyek Asli Netflix Filipina 2026, Kembalinya Kathryn Bernardo
  • Tanda Dibesarkan oleh Ibu Kuat? Ini 8 Hal yang Terjadi Saat Kamu Dewasa Menurut Psikologi
  • 8 cara bertahan hingga akhir Ramadan dengan gaji pas-pasan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Profesor UGM Sebut Prabowo Sengaja Buat Suasana Krisis Lewat Efisiensi
Politik

Profesor UGM Sebut Prabowo Sengaja Buat Suasana Krisis Lewat Efisiensi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 Maret 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Profesor UGM Sebut Prabowo Sengaja Buat Suasana Krisis Lewat Efisiensi
Ilustrasi(Dok. MI)

GURU besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada Purwo Santoso mengatakan, Presiden Prabowo Subianto sengaja membuat suasana krisis lewat kebijakan efisiensi. Menurutnya, kebijakan pemotongan anggaran hanyalah bagian awal dari skema yang disebut sebagai disruptive budgeting.

“Saya berprasangka baik bahwa Presiden Prabowo dengan sadar dan sengaja membuat suasana krisis dalam penganggaran dengan menggunakan kata kunci efisiensi,” ujar Purwo kepada Media Indonesia, Rabu (12/2).

Lewat skema tersebut, Purwo menjelaskan bahwa anggaran yang selama ini sudah dipersiapkan dengan baik dalam sistem perencanaan yang ada justru dikacaukan dan dibiarkan panik. Sebab, pemotongan tersebut dilakukan secara sepihak.

Baca juga : Bawaslu Sudah Serahkan Jawaban untuk Kasasi Prabowo-Sandi

Hal itu disampaikan Purwo menanggapi dampak dari kebijakan efisiensi anggaran yang mulai dirasakan sejumlah lembaga negara. Lembaga Penyiaran Publik TVRI dan RRI, misalnya, sempat merumahkan pegawainya, meski akhirnya batal dilakukan setelah ada relaksasi pemotongan anggaran. 

Sementara, Komisi Yudisial dan Mahkamah Konstitusi justru menghadapi kesulitan dalam membayar gaji serta tunjangan pegawai hingga akhir 2025 akibat kebijakan tersebut. Bagi Purwo, pemberitaan yang muncul terkait efisiensi itu bukanlah tujuan akhir.

“Setelah reda dari suasana panik, akan dilangsungkan proses reinstrumentasi kebijakan,” katanya.

Adapun reinstrumentasi kebijakan yang disebutnya bakal terejawantah dalam bentuk rasionalisasi anggaran. Tujuannya, agar efek negatif dari pemangkasan anggaran selama ini dapat diminimalkan yang berujung pada proses optimalisasi kinerja.

“Pemotongan anggaran perjalanan dinas dalam hal ini make sense. Moral hazard dalam penganggaran cukup banyak,” pungkasnya. (Tri/M-3)

Buat Efisiensi Krisis Lewat Prabowo Profesor Sebut Sengaja Suasana UGM
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Natalius Pigai Menyangkal Terlibat dalam Kasus Teror Ketua BEM UGM

24 Februari 2026

Kalender April 2026: Jadwal Pasaran Jawa dan Libur Nasional Paskah

24 Februari 2026

Rocky Gerung Peringatkan Tiyo: Tak Usah Takut, Prabowo Tak Mungkin Jadi Presiden

23 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jelajahi Warna, Nippon Paint Refleksikan Perspektif Global Melalui Lensa Warna Indonesia

24 Februari 2026

Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn 20 Februari 2026: Hoki, Karier, Cinta, Kesehatan, dan Kehidupan Pribadi

24 Februari 2026

Suster Ika: Penyelamat 13 Korban TPPO

24 Februari 2026

Natalius Pigai Menyangkal Terlibat dalam Kasus Teror Ketua BEM UGM

24 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?