Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 1 November 2026
Trending
  • Vietnam Genjot Pariwisata Premium, Tambah 10.000 Kamar Hotel Mewah
  • 8 tips agar vacuum cleaner portable bisa awet dan tidak cepat rusak
  • Sosok 7 saksi yang diperiksa terkait dugaan kawat tertinggal di jantung pasien RSUD AWS Samarinda
  • 50 soal pilihan ganda akidah akhlak kelas 10 SMA: ukhuwah, amal saleh, toleransi hingga asmaul husna
  • Demo 28 Oktober di Bundaran HI, ini link CCTV, jalan terdampak, dan rute alternatif
  • Prediksi skor Manchester City vs Brighton: The Citizens diunggulkan menang di Etihad
  • Apa itu kasbon? Kenali pengertian, cara kerja, risiko, dan contohnya
  • Honda Modif Contest 2026: Modifikator Solo, Bandung, Madura rebut gelar juara nasional di Ambarawa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Vietnam Genjot Pariwisata Premium, Tambah 10.000 Kamar Hotel Mewah
Pariwisata

Vietnam Genjot Pariwisata Premium, Tambah 10.000 Kamar Hotel Mewah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 November 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link


Industri pariwisata Vietnam saat ini tengah menunjukkan taringnya di kancah global, khususnya dalam menggenjot sektor pariwisata kelas atas. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penambahan kapasitas hotel mewah secara masif di ibu kota negara, Hanoi. Pemerintah setempat telah menetapkan target ambisius untuk menghadirkan setidaknya 10.000 kamar hotel baru dengan standar bintang empat dan lima di seluruh penjuru kota hingga tahun 2030 mendatang.

Gelombang ekspansi ini ditandai dengan semakin banyaknya jenama perhotelan mewah generasi baru yang memilih Hanoi sebagai rumah atau destinasi ekspansi bisnis mereka. Dalam beberapa bulan terakhir saja, sejumlah nama besar di industri perhotelan internasional seperti Fairmont, The Theodore, dan Shilla Monogram telah resmi membuka pintu dan beroperasi melayani para tamu di Hanoi. Tidak berhenti sampai di situ, kemegahan kota ini akan semakin bertambah dengan segera menyusulnya pembukaan properti prestisius lainnya dari Waldorf Astoria serta The Leah Hanoi.

Kehadiran hotel-hotel berkelas internasional ini menandai babak baru bagi lanskap perhotelan di Vietnam. Selama bertahun-tahun, Sofitel Legend Metropole Hanoi—sebuah hotel berusia 125 tahun yang sarat akan sejarah—menjadi satu-satunya ikon kemewahan yang mendominasi segmen tersebut di ibu kota. Kini, dengan masuknya para pemain baru, dominasi tunggal tersebut mulai bergeser menjadi sebuah ekosistem pariwisata mewah yang jauh lebih kompetitif dan dinamis.

Melihat potensi pasar yang begitu menjanjikan, para petinggi industri perhotelan global memberikan respons yang sangat positif. Pasar Vietnam dinilai memiliki daya tarik yang luar biasa dan mampu bersanding sejajar dengan destinasi wisata mapan lainnya di kawasan Asia, seperti Jepang. Pergeseran tren pariwisata pasca-pandemi COVID-19 juga menjadi katalisator utama di mana wisatawan dari kawasan Asia kini lebih banyak melakukan perjalanan intra-regional. Meskipun sempat ada kekhawatiran mengenai pemulihan jumlah pelancong dari negara-negara tertentu, kawasan Asia terbukti sangat tangguh dan menunjukkan lonjakan pertumbuhan yang signifikan.

Grup perhotelan asal Prancis, Accor SA, menjadi salah satu pemain utama yang menikmati manisnya pertumbuhan ini melalui empat lini jenama mewah mereka, yaitu Sofitel Legend, Sofitel, MGallery, and Emblems. Hingga saat ini, grup tersebut telah mengoperasikan puluhan hotel di seluruh wilayah Vietnam, menjadikan negara tersebut sebagai pasar terbesar kedua bagi Accor di kawasan Asia setelah Thailand. Rencana pengembangan lebih lanjut juga telah disiapkan untuk menghadirkan belasan properti baru guna memenuhi permintaan pasar yang terus melonjak.

Di sisi lain, perkembangan pesat ini tentu diiringi dengan dinamika persaingan pasar yang semakin ketat. Kehadiran hotel-hotel baru menuntut para pengelola untuk memutar otak lebih kreatif. Tantangan terbesar saat ini bukan lagi sekadar mengantisipasi potensi terjadinya kelebihan pasokan, melainkan bagaimana setiap properti mampu menawarkan keunikan dan ciri khas tersendiri yang dapat membedakannya dari para kompetitor di pasar yang sama.


Transformasi sektor perhotelan mewah ini juga berjalan secara paralel dengan proyek perombakan infrastruktur skala besar yang sedang digarap di Hanoi. Pemerintah setempat menggelontorkan dana fantastis demi merombak sebagian besar wajah kota. Meskipun proyek raksasa ini sempat mengubah beberapa sudut kota menjadi area konstruksi yang padat serta memicu beragam respons dari warga lokal, dampaknya diyakini akan mendongkrak perekonomian secara signifikan dalam jangka panjang.

Vietnam secara keseluruhan menetapkan target pendapatan yang sangat tinggi dari sektor pariwisata. Wilayah Hanoi sendiri menargetkan perolehan pendapatan pariwisata yang fantastis pada tahun 2030 mendatang. Target ambisius ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Vietnam untuk merebut pangsa pasar belanja wisatawan yang selama ini kerap dikuasai oleh negara tetangga, Thailand. Data resmi dari pemerintah menunjukkan tren positif di mana jumlah kunjungan wisatawan mancanegara terus mengalami kenaikan persentase yang cukup tinggi dibandingkan periode tahun sebelumnya, dengan pelancong dari Tiongkok dan Korea Selatan masih mendominasi sebagai penyumbang terbesar.

Kendati demikian, pertumbuhan pariwisata yang masif ini tidak lepas dari berbagai tantangan pelik. Pembangunan resor secara besar-besaran serta lonjakan arus wisatawan secara otomatis memberikan tekanan tersendiri terhadap kelestarian lingkungan, terutama di kawasan-kawasan pesisir dan pantai. Oleh karena itu, berbagai pihak terus mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Menjaga identitas bangsa serta kekayaan kebudayaan lokal harus senantiasa diletakkan sebagai prioritas utama agar daya tarik otentik Vietnam tidak luntur begitu saja ditelan arus modernisasi.

Sementara itu, persaingan ketat di industri perhotelan mewah tampaknya tidak menyurutkan optimisme dari para pemain lama yang telah memiliki reputasi kuat. Hotel-hotel ikonis yang mempertahankan arsitektur klasik bergaya kolonial dan menyimpan memori sejarah perang tetap memiliki tempat di hati para pelancong kelas atas. Berbagai tokoh dunia terkemuka dari masa ke masa tercatat pernah singgah dan menikmati keramahtamahan di properti bersejarah tersebut.

Bagi para pelaku industri, kehadiran gelombang hotel mewah baru di Hanoi bukanlah sebuah ancaman yang perlu ditakuti, melainkan sebuah peluang emas. Semakin banyak properti mewah berkualitas tinggi yang berdiri, semakin kuat pula citra Hanoi sebagai salah satu destinasi wisata kelas atas yang diperhitungkan di kancah internasional. Atmosfer kompetitif ini diyakini justru akan saling menginspirasi dan mendongkrak standar pelayanan pariwisata secara keseluruhan di masa depan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pesona Tersembunyi Situ Biru Cilembang Sumedang

31 October 2026

Pesona 5 Desa Wisata Berkelas Dunia di Indonesia

30 October 2026

Pesona 7 Destinasi Musim Dingin di Jepang untuk Liburan Impian

30 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Vietnam Genjot Pariwisata Premium, Tambah 10.000 Kamar Hotel Mewah

1 November 2026

8 tips agar vacuum cleaner portable bisa awet dan tidak cepat rusak

1 November 2026

Sosok 7 saksi yang diperiksa terkait dugaan kawat tertinggal di jantung pasien RSUD AWS Samarinda

1 November 2026

50 soal pilihan ganda akidah akhlak kelas 10 SMA: ukhuwah, amal saleh, toleransi hingga asmaul husna

1 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?