Indonesiadiscover.com – Yann Mabella mencetak gol ketiga Persebaya Surabaya saat mengalahkan Madura United 3-1 pada pekan ketujuh Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (26/10).
Penyerang yang masuk pada menit ke-74 itu kini menatap laga berikutnya menghadapi Persijap Jepara dengan tambahan modal positif.
Gol pada pengujung pertandingan tersebut menjadi penanda kontribusi Mabella setelah tampil dari bangku cadangan.
Dia membantu Green Force memastikan kemenangan di hadapan Bonek setelah Madura United sempat menyamakan kedudukan pada babak kedua.
Yann Mabella mencetak gol ketiga Persebaya Surabaya setelah Bernardo Tavares memasukkannya pada menit ke-74.
Saat itu, skor masih sama kuat 1-1 dan tuan rumah berupaya kembali mengambil keunggulan.
Persebaya Surabaya membuka skor melalui Miguel Pereira pada menit ke-22.
Namun, Madura United memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan lewat Gali Freitas pada menit ke-69.
Yuran Fernandes kemudian membawa Green Force kembali memimpin melalui titik penalti pada menit ke-90+1.
Mabella melengkapi kemenangan dengan gol pada pengujung laga, sehingga pertandingan berakhir dengan skor 3-1.
Meski masuk pada fase akhir, penyerang bernomor punggung 14 itu memberikan kontribusi yang tercatat dalam beberapa aspek permainan.
Selain satu gol, ia membukukan satu tembakan tepat sasaran, satu tembakan meleset, dan tiga keberhasilan dribel.
Catatan tersebut menunjukkan keterlibatan Mabella dalam permainan menyerang Persebaya Surabaya setelah memperoleh kesempatan dari bangku cadangan.
Golnya juga membantu tuan rumah menutup pertandingan pekan ketujuh dengan kemenangan.
Yann Mabella telah mengemas dua gol dan satu assist dalam tujuh pertandingan bersama Persebaya Surabaya.
Dua golnya masing-masing tercipta saat menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Madura United, sedangkan assist diberikan ketika melawan PSS Sleman.
Dari tujuh penampilan tersebut, Mabella mengumpulkan total 298 menit bermain.
Dia empat kali dipercaya tampil sebagai starter dan tiga kali masuk sebagai pemain pengganti.
Rincian itu memperlihatkan Mabella mendapat kesempatan dalam dua situasi berbeda di lini depan Green Force.
Dia pernah memulai pertandingan sejak awal dan juga diminta memberikan kontribusi setelah laga berjalan.
Gol ke gawang Madura United menjadi contoh perannya ketika masuk sebagai pengganti.
Mabella tampil setelah menit ke-74 dan ikut menentukan hasil akhir melalui gol ketiga Persebaya Surabaya.
Penyerang kelahiran 22 Februari 1996 itu memiliki tinggi badan 182 sentimeter.
Pengalamannya juga mencakup perjalanan bersama Terengganu FC, AS Nancy-Lorraine, dan Tim Nasional Kongo.
Kini, catatan dua gol dan satu assist menjadi modal Mabella menjelang pertandingan berikutnya.
Persebaya Surabaya dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara pada Jumat (30/10).
Yann Mabella menilai keberadaan penyerang dengan karakteristik berbeda memberi keuntungan bagi Persebaya Surabaya.
Menurutnya, pilihan tersebut membantu pelatih Bernardo Tavares menentukan komposisi lini depan sesuai kebutuhan pertandingan.
Mabella menyebut dirinya, Alex Martins, dan Ramadhan Sananta sebagai pemain yang dapat mengisi posisi penyerang.
Alex sendiri telah mencetak tiga gol dalam enam pertandingan.
“Saya pikir itu bagus untuk tim untuk memiliki banyak profil. Persebaya punya saya, punya Alex, dan punya Sananta, kami bisa bermain di depan,” jelasnya saat ditemui Indonesiadiscover.comdi Mixed Zone Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (25/10).
Pernyataan itu menggambarkan cara Mabella memandang persaingan di lini depan Green Force.
Setiap pemain membawa karakter masing-masing dan dapat menjadi pilihan bagi pelatih dalam menyusun serangan.
Keberadaan beberapa opsi juga membuat Tavares memiliki alternatif saat menentukan pemain yang turun sejak awal maupun dari bangku cadangan.
Ketika menghadapi Madura United, kesempatan Mabella datang pada menit ke-74.
Pemain berusia 30 tahun tersebut memanfaatkan waktu yang tersedia untuk masuk ke dalam permainan dan mencetak gol.
Kontribusi itu menjadi tambahan pilihan bagi Persebaya Surabaya saat bersiap menghadapi Persijap Jepara.
Yann Mabella menyatakan siap bermain sebagai penyerang tengah maupun di kedua sisi serangan Persebaya Surabaya.
Dia menyerahkan keputusan mengenai posisi dan susunan pemain kepada Bernardo Tavares.
Bagi Mabella, pemain perlu beradaptasi dengan keputusan pelatih demi kepentingan tim. Sikap itu juga berlaku ketika ia mendapat kesempatan bermain sebagai penyerang atau winger.
“Saya juga bisa bermain di sisi kanan atau di sisi kiri, tetapi pilihannya tetap ada pada pelatih. Pelatih yang membuat keputusan, dia menganggap itu yang terbaik untuk tim, dan terserah pada pemain untuk beradaptasi,” ungkap dia.
Mabella menegaskan dirinya akan berusaha memberikan kemampuan terbaik setiap kali dipercaya turun ke lapangan.
Dia menyampaikan kesiapan tersebut tanpa membatasi diri pada satu posisi di lini depan.
“Jadi, setiap kali dia (Tavares) memberi saya kesempatan untuk turun ke lapangan dan bermain, baik sebagai penyerang maupun sebagai winger, saya mencoba memberikan (kemampuan) yang terbaik,” tegas Yann Mabella.
Setelah kemenangan 3-1 atas Madura United, perhatian Mabella dan rekan-rekannya beralih ke laga melawan Persijap Jepara.
Gol pada pengujung pertandingan menjadi bekal bagi sang penyerang untuk kembali bersaing mendapatkan kesempatan bermain.
Tavares memiliki waktu untuk menyiapkan komposisi tim menghadapi pertandingan pada 30 Oktober 2026 tersebut.
Mabella pun telah menunjukkan kesiapannya memberi kontribusi ketika kesempatan datang.



