
Kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air, Super League musim 2026/2027, kembali menyajikan duel sarat gengsi dan tensi tinggi. Pada pekan keenam, salah satu laga yang paling dinantikan mempertemukan dua tim tradisi kuat Indonesia, di mana Persebaya Surabaya dijadwalkan melawat ke markas PSM Makassar. Pertandingan krusial ini akan dilangsungkan di Stadion B. J. Habibie, Parepare, pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Menjelaskan atmosfer pertandingan yang kian memanas, gelandang bertahan andalan Persebaya asal Brasil, Gledson Paixao, menyatakan kesiapan penuh untuk membantu skuad berjuluk Green Force tersebut. Menghadapi tantangan berlapis di kandang lawan, sang pemain menegaskan bahwa kunci utama untuk mencuri poin di Parepare adalah dengan mengandalkan fokus tingkat tinggi serta kerja keras di atas lapangan hijau.
Tantangan Persiapan Singkat bagi Green Force
Jadwal yang padat di kompetisi Super League kerap kali menghadirkan dilema tersendiri bagi klub-klub peserta, tidak terkecuali Persebaya Surabaya. Tim kebanggaan masyarakat Surabaya ini harus memutar otak dan membagi waktu secara efisien antara sesi pemulihan fisik pemain (recovery) serta menu taktik persiapan pertandingan.
Jeda waktu yang sangat minim dirasakan usai mereka merampungkan laga sebelumnya melawan PSS Sleman. Situasi ini tentu menuntut profesionalisme tinggi dari setiap anggota skuad. Menanggapi hal tersebut, Gledson Paixao tidak menampik bahwa keterbatasan waktu istirahat dan berlatih menjadi sebuah kendala tersendiri. Kendati demikian, ia menilai situasi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk tampil kendur.
- Fokus Utama Pemain:
- Para penggawa Persebaya dituntut untuk tetap menjaga kondisi fisik masing-masing di tengah jadwal yang padat.
- Menjalankan setiap program latihan yang telah dirancang oleh jajaran pelatih dengan penuh keseriusan dan kedisiplinan.
- Memaksimalkan waktu singkat yang tersedia untuk membangun kekompakan dan pemahaman taktik sebelum hari pertandingan tiba di Parepare.
“Kami tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat dan berlatih. Namun, kami tetap fokus menjaga kondisi, menjalani program latihan, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ungkap Gledson dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan pada Rabu, 21 Oktober 2026. Pendekatan mental seperti inilah yang membuat lini tengah Persebaya diprediksi tetap mampu berdiri kokoh menghadapi gempuran lawan.
Menghormati Kekuatan dan Momentum Positif PSM Makassar
Di sisi lain, kubu tuan rumah PSM Makassar menyongsong laga kandang ini dengan membawa angin segar serta kepercayaan diri yang tengah melambung tinggi. Juku Eja baru saja sukses meraup kemenangan penting saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada laga sebelumnya. Hasil positif di kandang lawan tersebut diyakini memberikan dorongan moral yang masif bagi para pemain asuhan pelatih PSM untuk kembali meraih hasil maksimal di hadapan pendukung setia mereka di Parepare.
Gledson Paixao secara terbuka mengakui kualitas yang dimiliki oleh calon lawan timnya. Gelandang berusia 31 tahun itu menaruh perhatian khusus terhadap motivasi berlipat ganda yang dibawa oleh skuad Juku Eja berkat kemenangan tandang kemarin. Menurutnya, atmosfer positif di kubu lawan menjadikan mereka sebagai tim yang sangat berbahaya dan patut diwaspadai sejak menit pertama peluit kick-off dibunyikan.
“PSM adalah tim yang sangat kuat,” puji Gledson. Ia juga menambahkan, “Bagi siapa pun yang ingin menyaksikan pertandingan bagus, saya rasa laga besok akan menjadi tontonan menarik dengan persaingan yang ketat.”
- Analisis Kekuatan Lawan ala Gledson:
- Kemenangan di markas PSIM Yogyakarta memberikan rasa percaya diri yang tinggi bagi skuad PSM Makassar.
- Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion B. J. Habibie akan memberikan tambahan energi mental bagi para pemain tuan rumah.
- Persebaya harus mengantisipasi tekanan bertubi-tubi sejak awal pertandingan dengan memperketat lini pertahanan dan disiplin posisi.
Respek yang ditunjukkan oleh Gledson kepada kubu lawan tidak menyurutkan tekadnya untuk memberikan penampilan terbaik bagi Persebaya. Gelandang asal Brasil tersebut justru melihat tantangan ini sebagai pemicu agar rekan-rekan setimnya tampil lebih spartan. Kombinasi antara rasa hormat terhadap kekuatan lawan dan keyakinan pada kapasitas tim sendiri menjadi landasan psikologis yang penting bagi Green Force dalam melakoni laga tandang yang sarat akan gengsi ini.
Bagi Gledson yang kini telah menginjak usia 31 tahun, berbagai rintangan dan hambatan di lapangan hijau tentu harus dihadapi dengan kepala tegak serta rasa optimisme yang tinggi. Ia sangat mempercayai bahwa segala bentuk usaha, keringat, dan dedikasi yang dicurahkan selama sesi persiapan intensif akan mampu membantu Persebaya Surabaya untuk tetap kompetitif dalam sebuah laga yang sudah diprediksi bakal berjalan dengan sengit dan ketat.
Fokus dan Kerja Keras Jadi Pegangan Gledson

Gledson Paixao secara konsisten meyakini bahwa tingkat fokus yang tinggi serta kerja keras tanpa kenal lelah merupakan modal utama bagi Persebaya Surabaya untuk menampilkan performa terbaik mereka saat harus menghadapi tantangan berat dari tuan rumah PSM Makassar. Keyakinan besar tersebut tetap ia bawa serta dalam benaknya, meskipun skuad berjuluk Green Force ini harus memutar otak dan mempersiapkan diri di tengah situasi yang kurang ideal, yakni waktu istirahat serta porsi latihan yang tergolong sangat terbatas.
- Sikap mental yang optimis ini sekaligus mencerminkan ambisi kuat sang pemain untuk memberikan kontribusi nyata bagi tim, khususnya dalam laga tandang yang krusial ini.
- Seluruh jajaran tim dan pemain berharap agar setiap materi latihan dan strategi yang telah dimatangkan selama masa persiapan dapat terimplementasikan secara sempurna di atas lapangan.
- Penampilan yang solid dan disiplin menjadi harga mati ketika kedua kesebelasan berhadapan langsung di rumput hijau Stadion B. J. Habibie, Parepare.
“Saya percaya, dengan fokus dan kerja keras yang kami lakukan, kami bisa tampil dengan baik pada pertandingan besok,” ungkap Gledson menutup sesi wawancara dengan penuh keyakinan. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan betapa besar kepercayaan yang ia miliki terhadap proses panjang serta kerja sama tim yang telah dijalani bersama skuad Persebaya Surabaya sejauh musim ini berjalan.
Ujian Konsistensi di Markas Lawan
Duel bergengsi yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (22/10/2026) ini tentu akan menjadi ujian yang sangat sesungguhnya bagi kemampuan Green Force dalam mempertahankan tingkat konsentrasi dan fokus mereka. Terlebih lagi, ujian ini datang di tengah motivasi berlipat ganda yang diusung oleh kubu PSM Makassar yang bermain di hadapan pendukung fanatik mereka sendiri.
Dengan membawa tekad baja, Gledson siap memimpin rekan-rekannya di lapangan untuk melewati setiap fase sulit dalam pertandingan tersebut. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini pertahanan sekaligus menginspirasi para pemain lainnya untuk berjuang habis-habisan demi membawa pulang hasil positif dari lawatan mereka ke Parepare. Perjalanan panjang dan persiapan yang melelahkan ini kini bermuara pada satu titik penentuan di mana kerja keras akan berbicara di atas lapangan hijau.



