Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sunday, 25 October 2026
Trending
  • 5 Destinasi Sejuk di Karanganyar, Pelarian Sempurna Saat Cuaca Panas
  • 5 laga Persebaya Surabaya tak terkalahkan! PSM Makassar siap hentikan rekor Tavares
  • Ramalan zodiak hari ini Rabu 21 Oktober 2026, cek peluang dan tantangannya
  • Prediksi skor Sporting Lisbon vs LASK Linz di Liga Champions: Leoes kejar hattrick kemenangan
  • Ekonom khawatirkan obsesi kejar pertumbuhan ekonomi, produktivitas tenaga kerja tersisih
  • Terobosan Chery: Isi Daya EV 5 Menit & V2G 2027
  • 5 film barat tentang persahabatan yang hancur karena ambisi dan uang
  • Como-Manchester United, hitung-hitungan dua dunia yang bertolak belakang: 340 juta untuk membangun mimpi dan 2,6 miliar untuk kehilangan arah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»62 Desa Gresik Kekurangan Air, Krisis Air Mengancam
Nasional

62 Desa Gresik Kekurangan Air, Krisis Air Mengancam

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover30 August 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ringkasan Berita:

  • Bupati Gresik Gus Yani mendistribusikan 20 ribu liter air bersih kepada warga Desa Tenggor, Balongpanggang.
  • BPBD mengidentifikasi 62 desa di 11 kecamatan yang berisiko mengalami krisis pasokan air bersih serta menyiapkan sekitar 450 tangki distribusi.
  • Pemerintah Kabupaten Gresik menyediakan tambahan dana sebesar Rp100 juta serta melakukan normalisasi waduk dan saluran air sebagai upaya pengurangan risiko jangka panjang.

 

Indonesiadiscover.comGRESIK– Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendistribusikan 20 ribu liter air minum kepada warga Desa Tenggor, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Rabu (26/8/2026).

Bantuan ini disalurkan di tengah kemungkinan memburuknya krisis air bersih akibat musim kemarau.

Empat buah tangki air dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter telah didistribusikan kepada masyarakat. Desa Tenggor termasuk salah satu daerah yang tergolong rentan kekurangan pasokan air bersih menurut pemetaan BPBD Gresik.

Gus Yani menyatakan bahwa kebutuhan air bersih berpotensi meningkat seiring dengan berlangsungnya musim kemarau. Pemerintah Kabupaten Gresik telah membuka beberapa saluran pengaduan agar kebutuhan masyarakat dapat segera diidentifikasi dan ditangani.

“Kami membutuhkan data dari masyarakat Gresik, yaitu kelurahan atau desa mana yang memerlukan pasokan air bersih. Informasi bisa dikirim melalui nomor 112, Lapor Gus di 0812-3225-4001, atau melalui pemerintah desa. Kepala desa dapat bekerja sama dengan kecamatan untuk menginformasikan kebutuhan air bersih di wilayahnya,” ujar Bupati Yani saat berada di Desa Tenggor.

Berdasarkan peta BPBD Gresik, terdapat 62 desa di 11 kecamatan yang berisiko mengalami krisis pasokan air bersih. Wilayah ini meliputi 136 dusun.

Di Kecamatan Balongpanggang, terdapat enam desa yang termasuk dalam pemetaan, yaitu Ganggang, Ngasin, Dapet, Tenggor, Dohoagung, dan Tanahlandean.

Khusus untuk Desa Tenggor, BPBD menerima permohonan bantuan dari 720 kepala keluarga atau 465 rumah yang mengalami krisis pasokan air bersih.

Pemkab Siapkan Tambahan Anggaran

Sebelum didistribusikan ke Tenggor, BPBD Gresik telah mendistribusikan bantuan air bersih ke lima desa. Dua desa terletak di Kecamatan Sidayu, yaitu Randuboto dan Srowo, sementara tiga desa lainnya berada di Kecamatan Bungah, yakni Kemangi, Gumeng, dan Pegundan.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga menyediakan tambahan dana sebesar Rp100 juta melalui perubahan anggaran guna mendukung pengelolaan kebutuhan air bersih hingga akhir tahun.

Gus Yani menekankan bahwa penanganan kekurangan air bersih memerlukan kerja sama dari berbagai pihak. Pemkab akan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik untuk memperkuat bantuan distribusi.

“Insyaallah tahun ini kita lebih siap, termasuk dalam hal anggaran. Armada juga nanti bisa kita kerja sama. BPBD memiliki lima truk tangki, sedangkan PMI Gresik juga memiliki dana serta infrastruktur truk operasional. Insyaallah secepatnya kita akan bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menghadapi musim kemarau yang panjang,” kata Bupati Yani.

Kepala BPBD Gresik Sukardi menyampaikan bahwa lima kendaraan tangki telah disiapkan guna mendukung penyaluran air bersih. Setiap kendaraan memiliki kapasitas sebesar 5.000 liter.

“BPBD telah memetakan 62 desa dari 11 kecamatan yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih. Untuk mendukung penanganan, kami sudah menyiapkan lima armada tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter,” tambah Sukardi.

Dari segi dukungan distribusi, BPBD sebelumnya memiliki anggaran sekitar 250 tangki air. Dengan perubahan anggaran, jumlah tersebut ditambah sekitar 200 tangki, sehingga total kesiapan distribusi mencapai sekitar 450 tangki.

Normalisasi Bendungan Sebagai Solusi Jangka Panjang Pengembangan Bendungan sebagai Upaya Pengurangan Risiko Pembenahan Waduk sebagai Strategi Jangka Panjang Pengelolaan Waduk untuk Mitigasi Jangka Panjang Perbaikan Struktur Waduk sebagai Alternatif Jangka Panjang Pemulihan Waduk sebagai Cara Mengurangi Dampak Bencana Pengaturan Waduk sebagai Pendekatan Jangka Panjang Pemrosesan Waduk sebagai Tindakan Mitigasi Jangka Panjang Pengembangan Waduk untuk Tujuan Mitigasi Jangka Panjang Penyempurnaan Waduk sebagai Solusi Jangka Panjang

Tidak hanya dengan mendistribusikan air bersih, pemerintah kabupaten Gresik juga telah menyiapkan tindakan pencegahan jangka panjang melalui normalisasi waduk dan saluran air.

Sebanyak 12 peralatan dikerahkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Gresik untuk menangani berbagai lokasi, termasuk normalisasi anak Sungai Kali Lamong serta beberapa waduk.

Pengadaan normalisasi dilakukan guna mengurangi penyempitan dan meningkatkan kemampuan menampung air saat musim hujan kembali datang.

“Waduk juga sedang kami kerjakan. Seperti yang disampaikan oleh Pak Kades, di Dohoagung, Kedungpring juga sedang kami lakukan perbaikan waduknya karena musim kemarau ini sudah dangkal. Kami melakukan normalisasi guna persiapan ketika musim hujan, agar debit air yang tersimpan cukup besar,” katanya.

Gus Yani juga menegaskan bahwa masalah air bersih tidak selalu diakibatkan oleh kekeringan. Gangguan dalam distribusi air melalui pipa juga bisa menjadi penyebab warga kesulitan memperoleh air.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan segera memberikan laporan mengenai situasi tersebut kepada pemerintah agar tindakan yang dilakukan dapat disesuaikan dengan permasalahan yang ada di lapangan.

“Kami membutuhkan masukan dan informasi yang bisa disampaikan secara langsung. Desa mana, dusun mana, kecamatan mana. Tidak perlu khawatir, anggarannya juga kami siapkan hingga akhir tahun. Mudah-mudahan musim kemarau ini bisa kita lalui bersama,” ujar Bupati Yani.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 Destinasi Sejuk di Karanganyar, Pelarian Sempurna Saat Cuaca Panas

25 October 2026

Ekonom khawatirkan obsesi kejar pertumbuhan ekonomi, produktivitas tenaga kerja tersisih

25 October 2026

20 Spot Gratis di Bangkok: Berlatar Estetik Big Buddha Paknam

25 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 Destinasi Sejuk di Karanganyar, Pelarian Sempurna Saat Cuaca Panas

25 October 2026

5 laga Persebaya Surabaya tak terkalahkan! PSM Makassar siap hentikan rekor Tavares

25 October 2026

Ramalan zodiak hari ini Rabu 21 Oktober 2026, cek peluang dan tantangannya

25 October 2026

Prediksi skor Sporting Lisbon vs LASK Linz di Liga Champions: Leoes kejar hattrick kemenangan

25 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?