Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 30 Agustus 2026
Trending
  • Aksi kritis di media sosial meningkat, tetapi kurang berdampak nyata
  • 7 Ikan Hebat yang Berenang Melawan Arus
  • Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna 2026/2027: Los Celestes Siap Raih Kemenangan
  • Demo 27 Agustus di Jakarta, Kaum Muda Jadi Penyeimbang Utama
  • Belanja Seru dengan Naykilla dan Tenxi di Shopee 9.9
  • Jadwal Kapal Pelni September 2026: Makassar-Tarakan, Segera Cek Tiket!
  • Destry tegaskan kemandirian BI, rupiah naik tajam
  • Dugaan Pelecehan di Dalam Mobil, ABK Kapal Tanker Swasta Dilaporkan ke Polsek Pulau Ternate
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Destry tegaskan kemandirian BI, rupiah naik tajam
Ekonomi

Destry tegaskan kemandirian BI, rupiah naik tajam

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover30 Agustus 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Indonesiadiscover.com.CO.ID, JAKARTA — Kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat (28/8/2026) mengalami kenaikan sebesar 51 poin atau 0,29 persen menjadi Rp17.693 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya di angka Rp17.744 per dolar AS. Muhammad Amru Syifa dari Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) mengungkapkan bahwa penguatan rupiah dipengaruhi oleh arah kebijakan Bank Indonesia setelah Destry Damayanti menegaskan bahwa sinergi dengan pemerintah tidak akan mengurangi kemandirian dan kredibilitas BI.

“Destry juga menekankan perlunya kombinasi kebijakan serta pengembangan pasar uang dan valuta asing untuk mempertahankan stabilitas rupiah,” katanya di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Komisi XI DPR RI dalam rapat internalnya menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia terpilih untuk masa jabatan 2026-2031 serta Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia terpilih periode 2026-2031.

Dengan demikian, secara pasti Destry menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada 25 Juli 2026. Sementara posisi Deputi Gubernur Senior yang ditinggalkan Destry, kini diisi oleh Aida S Budiman.

Secara umum, Destry menyampaikan bahwa Bank Indonesia pada dasarnya mendukung pemerintah dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) juga menugaskan BI untuk menciptakan suasana ekonomi yang mendukung pertumbuhan sektor riil serta pengadaan kesempatan kerja.

“Kemudian, para investor akan memperhatikan beberapa agenda dalam negeri, khususnya data inflasi dan perdagangan, serta perkembangan proses penentuan Gubernur Bank Indonesia berikutnya,” kata Amru.

Mengamati tren dunia, selanjutnya, pergerakan mata uang dolar AS tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi arah rupiah.

Nilai tukar dolar AS bergerak dalam kisaran yang terbatas, dengan indeks DXY berada sekitar 99,18, sementara tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka 10 tahun tetap berada pada level yang cukup tinggi, yaitu sekitar 4,68 persen. Kondisi ini dinilai membatasi ruang untuk penguatan rupiah.

“Perhatian pasar hari ini berfokus pada pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole guna memperoleh petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga AS. Pernyataan yang lebih keras berpotensi meningkatkan nilai dolar AS dan memberatkan rupiah, sementara tanda-tanda yang lebih lunak dapat memberikan kesempatan bagi rupiah untuk terus menguat,” ujarnya.

Harga kurs mata uang dollar AS di pasar interbank Jakarta (JISDOR) yang dikelola oleh Bank Indonesia hari ini mengalami kenaikan menjadi Rp17.703 per dolar AS, dibandingkan sebelumnya sebesar Rp17.762 per dolar AS.

 

IHSG Melemah

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (28/8/2026) sore berakhir melemah karena para pelaku pasar bersikap menunggu dan melihat terhadap penyelenggaraan Simposium Jackson Hole yang diadakan oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed.

IHSG berakhir turun 3,63 poin atau 0,06 persen menjadi 6.518,12. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,75 poin atau 0,12 persen menjadi 641,82.

“Indeks pasar regional Asia mengalami kenaikan, sebagian besar pelaku pasar sedang menantikan pidato Ketua The Fed di tengah situasi yang terjebak dalam perselisihan diplomatik antara AS dan Iran,” kata Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus atau dikenal sebagai Nico dalam analisisnya di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (31/7/2026). – (Indonesiadiscover.com/Prayogi)

Para pelaku pasar dari luar negeri cenderung menantikan pidato yang akan disampaikan oleh Ketua The Fed, Kevin Warsh, dalam Simposium Jackson Hole pada hari Jumat (28/08) waktu Amerika.

Pendengaran pidato tersebut bertujuan untuk memperoleh petunjuk mengenai prospek suku bunga AS. Meskipun diperkirakan akan ada kenaikan suku bunga oleh The Fed sebelum akhir tahun 2026, peluang kenaikan pada bulan Desember tetap berada di atas 70 persen.

Untuk pertemuan September 2026 yang akan datang, para pelaku pasar saat ini memperkirakan sekitar 65 persen kemungkinan Federal Reserve akan mempertahankan tingkat bunga tetap.

Di sisi lain, Presiden The Fed Kansas City Jeff Schmid menyatakan bahwa kebijakan moneter tidak menghambat pertumbuhan ekonomi.

Di sisi lain, sebagian besar pelaku pasar mengabaikan ancaman sanksi Amerika Serikat, sementara upaya diplomatik AS dengan Iran masih terjebak setelah AS menolak untuk memulihkan ketentuan perjanjian Juni dan menyatakan bahwa saat ini mereka tidak sedang berdiskusi dengan Iran.

Di sisi lain, Amerika Serikat justru meningkatkan tekanan dengan menerapkan sanksi baru pada awal minggu ini, yang dikritik Iran sebagai tindakan yang bersifat musuhan dan tidak efektif.

Di dalam negeri, telah ada kepastian mengenai pemimpin baru Gubernur Bank Indonesia (BI), setelah Komisi XI DPR RI menyelesaikan serangkaian uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon pimpinan BI, yang meliputi calon Gubernur BI dan menyetujui Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI untuk periode 2026–2031.

Selain itu, aksi unjuk rasa yang menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset berlangsung dengan tertib dan terkendali, sehingga kondisi relatif stabil setelah kegiatan tersebut.

Membuka dengan penguatan, IHSG tetap berada di wilayah positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona merah hingga akhir perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor mengalami kenaikan, dengan sektor keuangan menjadi yang terdepan naik sebesar 0,79 persen, disusul oleh sektor transportasi dan logistik serta sektor barang konsumsi non primer yang masing-masing meningkat sebesar 0,70 persen dan 0,39 persen.

Sementara itu, tujuh sektor mengalami penurunan, yaitu sektor industri yang mengalami penurunan terbesar sebesar 0,90 persen, disusul oleh sektor kesehatan dan sektor energi yang masing-masing turun sebesar 0,60 persen dan 0,59 persen.

Selain itu, saham-saham yang mengalami kenaikan harga terbesar adalah LABA, SSTM, BIKE, BAPA, dan PYFA. Sementara saham-saham yang mengalami penurunan harga terbesar ialah RGAS, TMPO, VTNY, EMMI dan NAYZ.

Frekuensi perdagangan saham mencapai 1.992.000 kali transaksi dengan total saham yang diperdagangkan sebanyak 34,41 miliar lembar senilai Rp15,13 triliun. Dari jumlah tersebut, 290 saham mengalami kenaikan, 348 saham mengalami penurunan, dan 328 saham tidak mengalami perubahan harga.

Indeks Nikkei di pasar saham regional Asia sore ini naik 0,38 persen menjadi 66.385,00, sementara indeks Shanghai turun 0,11 persen menjadi 3.952,18, indeks Hang Seng meningkat 0,07 persen menjadi 25.548,79, indeks Kospi merosot 1,79 persen menjadi 6.788,88, dan indeks Straits Times naik 0,28 persen menjadi 5.699,93.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ramalan Keuangan Scorpio Jumat 28 Agustus 2026: Properti Mulai Menguntungkan

30 Agustus 2026

Penggabungan MTEL-TBIG kembali jadi sorotan, siapa untung?

29 Agustus 2026

BATIC 2026: Awal Baru Transformasi Digital Asia Pasifik

29 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Aksi kritis di media sosial meningkat, tetapi kurang berdampak nyata

30 Agustus 2026

7 Ikan Hebat yang Berenang Melawan Arus

30 Agustus 2026

Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna 2026/2027: Los Celestes Siap Raih Kemenangan

30 Agustus 2026

Demo 27 Agustus di Jakarta, Kaum Muda Jadi Penyeimbang Utama

30 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?