Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • 6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi
  • Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!
  • Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak
  • Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez
  • Apple siapkan iPhone Air 2, ini bocoran fitur dan jadwal rilisnya
  • Mengenal RTX AI PC: Senjata Rahasia Mahasiswa & Pekerja Modern
  • Waspada Agen AI Liar: Peringatan Keras PM Singapura Lawrence Wong
  • Home Charging vs SPKLU: Mana yang Lebih Ramah di Kantong?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Mengapa Motor MotoGP Tidak Cocok untuk Penggunaan Harian? Ini Jawabannya
Otomotif

Mengapa Motor MotoGP Tidak Cocok untuk Penggunaan Harian? Ini Jawabannya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 August 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Motor MotoGP: Sangar, Tapi Tidak Cocok untuk Penggunaan Harian

Motor MotoGP memiliki kesan yang sangat menarik dengan desain sporty, tenaga besar, dan tampilan yang sangar. Jika dilihat sekilas, motor ini terlihat seperti kendaraan sempurna bagi penggemar sepeda motor. Namun, faktanya motor MotoGP tidak ideal digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ada beberapa alasan mengapa motor balap ini tidak cocok untuk digunakan di jalan raya.

1. Motor MotoGP Tidak Memenuhi Regulasi

Secara hukum, motor MotoGP ilegal digunakan di jalanan karena tidak memenuhi regulasi dan standar yang berlaku. Hal ini terjadi karena motor MotoGP dirancang khusus untuk balapan, bukan untuk penggunaan harian. Salah satu hal yang melanggar regulasi adalah suara knalpotnya. Di jalan raya, suara knalpot motor maksimal adalah 95 desibel, sementara suara knalpot motor MotoGP bisa mencapai 138 desibel. Suara sebesar itu dapat merusak telinga dan mengganggu pengendara lain.

Selain itu, spesifikasi motor MotoGP jauh di atas motor konsumen. Bahkan, motor MotoGP juga tidak memenuhi standar keselamatan jalan raya, sehingga tidak dapat digunakan harian.

2. Mesin Motor MotoGP Terlalu Ganas dan Rawan Overheat

Jeroan motor MotoGP memiliki tenaga yang sangat besar dan ganas. Karena itu, mesin motor MotoGP bisa memanas dan mengalami overheat hingga suhu 2.500 derajat Celsius di ruang pembakaran. Katup intake dan katup buang juga sangat panas karena suhunya sekitar 250—600 derajat Celsius. Bahkan, suhu gas buang motor MotoGP bisa mencapai 700 derajat Celsius. Tak hanya di motor, suhu tubuh pembalap atau pengendara juga bisa naik hingga 36 derajat Celsius, khususnya pada kondisi terik.

3. Motor MotoGP Tidak Memiliki Komponen yang Lengkap

Sebagai motor balap, komponen di motor MotoGP sangat berbeda dengan motor konvensional. Dalam hal ini, motor MotoGP tidak memiliki beberapa komponen keselamatan yang penting seperti spion, standar, lampu (sein dan headlamp), hingga berbagai jenis indikator. Cara menyalakan kendaraan tersebut juga cukup sulit karena motor MotoGP tak memiliki kick starter atau starter elektrik. Sistem rem dan transmisi di motor MotoGP dirancang khusus yang mana tak ideal untuk penggunaan harian di jalan raya.

4. Motor MotoGP Tidak Dijual Secara Bebas dan Harganya Sangat Mahal

Mengingat bukan barang komersil, motor MotoGP tak dijual secara bebas di pasaran. Misal pun bisa dibeli, harganya melambung tinggi mulai dari Rp600 juta hingga Rp22 miliar. Pembeliannya juga cukup ekslusif, yaitu dengan sistem lelang atau penjualan tertutup. Jika sudah dibeli sekalipun, motor MotoGP tak bisa langsung digunakan di jalan raya karena harus dimodifikasi agar memenuhi standar dan regulasi. Jika dihitung secara kasar, biaya yang dikeluarkan untuk membeli motor dan melakukan modifikasi akan sangat tinggi. Daripada beli motor MotoGP untuk harian lebih baik kamu meminang motor komersial yang aman dan bisa digunakan dengan bebas.

5. Ban Motor MotoGP Cepat Aus

Ban motor konvensional umumnya bisa bertahan selama beberapa tahun sebelum akhirnya aus dan harus diganti. Ban motor MotoGP berbeda karena bisa aus, habis, dan harus diganti hanya dalam waktu beberapa menit saja. Hal tersebut dapat terjadi karena saat dipakai di kecepatan tinggi ban akan panas, mengalami overheat, dan lapisannya menipis. Jika dipakai di jalan raya, tentunya hal tersebut sangat merepotkan karena kamu harus mengganti ban berkali-kali.

Alasan kenapa motor MotoGP tidak cocok untuk harian sangat masuk akal karena berhubungan dengan keselamatan dan regulasi jalan raya. Lagipula, motor MotoGP sejak awal memang tak dirancang untuk dipakai harian. Jika ingin tampil keren di jalanan, kamu bisa membeli motor lain seperti sport atau matic premium.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak

14 October 2026

Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez

14 October 2026

Ulasan Mitsubishi X-Force: Keunggulan & Pengalaman Pemilik Setelah 24.000 km

31 August 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

6 cara tetap tenang saat menghadapi masa-masa mencemaskan menurut psikologi

14 October 2026

Prediksi skor Viking vs Bayern Munchen: Die Roten belum terkalahkan di Liga Jerman, siap borong gol!

14 October 2026

Daftar 20 Mobil Terlaris September 2026, Atto 1 Masih Dipuncak

14 October 2026

Aprilia Bakal Terapkan Team Order, Kata Kubu Marquez

14 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?