Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 9 Juni 2026
Trending
  • Spesifikasi iPhone 18 Pro dan Pro Max, Rilis September 2026
  • Curhat ART Kabur dari Rumah Erin Usai Diancam Mantan Istri Andre Taulany, Lompati Pagar 2 Meter: Takut
  • Segera Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi SUV Jetour T1 i-DM
  • Laba Bersih Pertamina Drilling Tembus 29,61 Juta Dolar, Rekor Sepanjang Decade
  • PTPN IV Region VII Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Mandor Panen
  • Nanik S Deyang Jadi Ketua BGN, Ini Jejak Karier Nanik yang Penuh Kontroversi
  • Jadwal Bola Timnas U19 Indonesia vs Timor Leste Live SCTV Malam Ini
  • Jadwal KM Lambelu Makassar Nunukan Juni 2026, 3 Kali Transit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Nanik S Deyang Jadi Ketua BGN, Ini Jejak Karier Nanik yang Penuh Kontroversi
Politik

Nanik S Deyang Jadi Ketua BGN, Ini Jejak Karier Nanik yang Penuh Kontroversi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Juni 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perubahan Pemimpin Badan Gizi Nasional

Pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) mengalami perombakan. Presiden RI Prabowo Subianto, Selasa 2 Juni malam, mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan BGN.

Ketua BGN, Dadan Hindayana, digantikan oleh wakilnya, Nanik Sudaryati Deyang. Dadan Hindayana beserta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Soni Sanjaya, dicopot dari jabatannya.

Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (2/6/2026) malam, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja kabinet hampir satu setengah tahun terakhir.

Posisi wakil kepala kini diisi oleh dua pejabat baru, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen Eddy Trenggono.

Rekam Jejak Nanik S. Deyang

Nanik S. Deyang memiliki nama lengkap Nanik Sudaryati Deyang. Ia lahir di Madiun, Jawa Timur, pada tanggal 3 Januari 1968. Di usianya ke-58 tahun ini, Nanik S. Deyang ditunjuk menjadi Kepala Badan Gizi Nasional, menggantikan Dadan Hindayana.

Sebelumnya, ia menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, sekaligus diberhentikannya dari jabatan Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan pada 17 September 2025. Sejatinya, ia dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan periode tahun 2024-2029.

Di luar pemerintahan, Nanik pernah menjadi seorang wartawati dan politikus Indonesia. Ia memulai karier sebagai wartawati dari Tabloid Bangkit, bagian dari Kompas Gramedia dan pemimpin media dari Kelompok Media Peluang (KMP). Di dunia politik, Nanik sempat menjadi tim sukses Prabowo Subianto pada pemilihan Presiden 2019 lalu. Saat itu, ia menjadi Wakil Ketua Badan Kemenangan Nasional Koalisi Adil Makmur, sebuah Tim Pemenangan Prabowo-Sandi.

Hingga Oktober 2024, Nanik dilantik sebagai Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan periode tahun 2024-2029 oleh Presiden Prabowo. Pada 12 Juni 2025, ia diangkat menjadi Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) berdasarkan Keputusan Menteri BUMN selaku Pemegang Saham Seri A Dwiwarna Perusahaan Perseroan PT Pertamina (Persero) Nomor SK-150/MBU/06/2025 / Nomor SK.012/DI-DAM/DO/2025 tanggal 12 Juni 2025 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan PT Pertamina (Persero).

Pengangkatan Nanik S Deyang ini, diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Pertamina pada Kamis (12/6/2025), di Grha Pertamina, Jakarta.

Sosok Nanik S Deyang

Nanik menggantikan posisi Dadan Hindayana dalam perombakan total jajaran pimpinan lembaga pengawal program makan bergizi gratis tersebut. Sebelum dipercaya memegang tongkat estafet kepemimpinan BGN, perempuan kelahiran Madiun, 3 Januari 1968 ini merupakan Wakil Kepala BGN yang membidangi sektor Komunikasi Publik dan Investigasi.

Jauh sebelum masuk ke dalam pusaran birokrasi dan jabatan publik, Nanik merupakan seorang jurnalis senior yang memiliki rekam jejak panjang di industri media cetak nasional. Ia mengawali kariernya sebagai wartawati di bawah naungan jaringan media Persda Kompas-Gramedia sejak tahun 1989. Ia tercatat pernah menjadi wartawan untuk Tabloid Bangkit.

Karir jurnalistiknya terus menanjak hingga dipercaya mengemban posisi pemimpin redaksi dan mengelola berbagai produk media di bawah Kelompok Media Peluang (KMP) serta MNC Media, seperti majalah bisnis Prospektif, tabloid Genie, dan tabloid Mom and Kiddie.

Selama aktif sebagai wartawati, lulusan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ini dikenal sebagai figur jurnalis perempuan yang kritis dalam menyuarakan isu-isu sosial, politik, hingga ekonomi nasional.

Karier Nanik di lingkaran pemerintahan terhitung melesat sejak masa transisi pemerintahan pasca-Pilpres. Kiprahnya di birokrasi dimulai saat dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan atau BP Taskin pada Oktober 2024. Di lembaga tersebut, ia fokus mengintegrasikan program penanganan kemiskinan dengan pemenuhan gizi di wilayah 3T atau Terdepan, Terluar, dan Tertinggal.

Selain di badan pengentasan kemiskinan, alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ini juga sempat dipercaya masuk ke sektor korporasi negara. Ia tercatat pernah diangkat menjadi Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) pada pertengahan Juni 2025 lalu.

Sebelum masuk ke ranah birokrasi dan BUMN, Nanik lebih dikenal sebagai tokoh yang memiliki kedekatan politik jangka panjang dengan Prabowo Subianto. Ia aktif menjadi bagian dari tim sukses pasangan Prabowo-Sandiaga Uno pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 silam.

Jejak Kontroversi Nanik S Deyang

Di tengah sorotan publik atas tangisannya saat meminta maaf terkait kasus keracunan massal program MBG, jejak digital Nanik S Deyang kembali ramai diungkit netizen. Warganet menyeret kembali drama kasus hoaks Ratna Sarumpaet yang sempat mengguncang jelang Pilpres 2019. Saat itu, Nanik disebut ikut menyebarkan narasi bahwa wajah bengkak Ratna adalah akibat dianiaya sosok misterius. Belakangan, fakta terkuak: lebam di wajah Ratna ternyata bukan hasil penganiayaan, melainkan dampak operasi plastik.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Curhat ART Kabur dari Rumah Erin Usai Diancam Mantan Istri Andre Taulany, Lompati Pagar 2 Meter: Takut

9 Juni 2026

Opini: Merdeka sebagai Manusia Indonesia di Tengah Ancaman Populisme

8 Juni 2026

Prakiraan Cuaca BMKG Gorontalo 3 Juni 2026: Mayoritas Wilayah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan

8 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Spesifikasi iPhone 18 Pro dan Pro Max, Rilis September 2026

9 Juni 2026

Curhat ART Kabur dari Rumah Erin Usai Diancam Mantan Istri Andre Taulany, Lompati Pagar 2 Meter: Takut

9 Juni 2026

Segera Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi SUV Jetour T1 i-DM

9 Juni 2026

Laba Bersih Pertamina Drilling Tembus 29,61 Juta Dolar, Rekor Sepanjang Decade

9 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?