Kembalinya Jemaah Haji Kloter 1 Embarkasi Solo
Pada Selasa (2/6/2026) malam, sebanyak 358 jemaah haji dari Kloter 1 Embarkasi Solo asal Kabupaten Tegal tiba kembali di Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji selama 42 hari di Tanah Suci. Kedatangan mereka menjadi awal dari proses pemulangan jemaah haji Embarkasi Solo tahun 2026.
Rombongan jemaah tiba di Bandara Adi Soemarmo sebelum kemudian dibawa ke Asrama Haji Donohudan Boyolali. Mereka menjalani serangkaian pemeriksaan keimigrasian dan bea cukai sebelum akhirnya dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Suasana Haru dan Bahagia
Di Gedung Muzdalifah, Asrama Haji Donohudan (AHD), Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, suasana haru dan bahagia menyelimuti para jemaah. Kedatangan mereka menjadi momen penting yang dinantikan oleh keluarga dan masyarakat setempat.
Kepulangan jemaah ini menandai berakhirnya perjalanan suci yang telah berlangsung selama 42 hari sejak keberangkatan mereka pada 21 April 2026. Pesawat yang membawa rombongan tiba di Bandara Adi Soemarmo pada pukul 20.37 WIB.
Rasa Syukur yang Mengalir
Para jemaah langsung menunjukkan rasa syukur begitu turun dari bus. Salah satu pasangan suami istri, Imam Subekhi dan Hamidah, melakukan sujud syukur sesaat setelah menginjakkan kaki di halaman asrama haji.
Subekhi mengatakan bahwa seluruh rangkaian perjalanan ibadah haji dapat dijalani dengan lancar hingga kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan selamat. Ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah melayani dengan baik.
“Alhamdulillah perjalanan lancar, hari ini sudah sampai Tanah Air. Terima kasih pemerintah dan semuanya yang telah melayani kami dengan baik. Selama di sana (Tanah Suci) terlayani dengan baik sampai di Arafah, baik makanan maupun tenda atau pondok,” ujarnya.
Ia juga menuturkan bahwa seluruh rangkaian ibadah haji dapat diikuti dengan khusyuk bersama rombongannya dengan tuma’ninah.
“Alhamdulillah ibadah berjalan lancar. Kami satu rombongan bisa mengikuti rangkaian ibadah haji dengan tuma’ninah,” katanya.
Pengalaman yang Berharga
Ungkapan syukur serupa juga disampaikan oleh jemaah asal Desa Kendalserut, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Diah Karlita. Ia bersama sang suami, Ali Yusni, akhirnya dapat menunaikan rukun Islam kelima setelah menunggu antrean selama 14 tahun.
Menurut Diah, penantian panjang tersebut terbayar dengan kesempatan beribadah di Tanah Suci yang berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Bersyukur akhirnya dapat panggilan bisa melaksanakan haji, semoga ibadah diterima oleh Allah SWT. Pelayanan sejak berangkat, di Tanah Suci, sampai pulang berjalan baik dan tidak ada kendala,” ujarnya.
Proses Pemulangan Jemaah
Setelah menyelesaikan seluruh proses penerimaan di Asrama Haji Donohudan, para jemaah akan melanjutkan perjalanan menuju daerah asal. Proses ini menjadi langkah awal dari rangkaian pemulangan jemaah haji Embarkasi Solo tahun 2026.
Para jemaah yang telah kembali ke Tanah Air diharapkan dapat segera bertemu dengan keluarga dan merayakan keberhasilan dalam menjalankan ibadah haji. Mereka juga akan menceritakan pengalaman berharga yang telah mereka lalui selama di Tanah Suci.



