Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sunday, 4 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Olahraga»NPC Indonesia Mengapresiasi Program Berdaya Kemenpora Dukung Olahraga Disabilitas
    Olahraga

    NPC Indonesia Mengapresiasi Program Berdaya Kemenpora Dukung Olahraga Disabilitas

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover16 May 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Program BERDAYA: Pelatihan Penggerak Olahraga Disabilitas di Indonesia



    Program BERDAYA yang diluncurkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menjadi langkah penting dalam pengembangan olahraga disabilitas di Indonesia. Program ini merupakan pelatihan bagi pelaku olahraga disabilitas dengan tema “BERDAYA” atau Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas. Acara kick off program ini berlangsung di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

    Program BERDAYA diikuti oleh 200 peserta dari 29 provinsi yang terdiri dari pelaku olahraga disabilitas terpilih. Mereka dilatih untuk membina atau mendeteksi potensi atlet muda di daerahnya masing-masing agar bisa dikembangkan menjadi atlet berprestasi. Selama tiga hari, para peserta diberikan materi yang beragam dan juga dibekali Learning Management System untuk mempelajari lagi materi yang sudah diberikan atau meningkatkan ilmu kepelatihan mereka.

    Peran NPC Indonesia dalam Pengembangan Olahraga Disabilitas

    Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemenpora dalam menggelar program ToT Penggerak Olahraga Disabilitas. Ia menilai bahwa olahraga disabilitas di Indonesia masih memiliki potensi besar untuk berkembang, meskipun saat ini telah mencetak prestasi luar biasa.

    “Saya melihat kegiatan ini memiliki arti strategis bagi NPC Indonesia. Tantangan utama pembinaan olahraga disabilitas bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran akses dan kesempatan yang merata bagi penyandang disabilitas,” ujarnya dalam sambutannya.

    Senny Marbun juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir atas perhatian negara terhadap olahraga disabilitas. Menurutnya, banyak atlet berprestasi kini memiliki kehidupan yang cukup layak.

    Ia mengajak peserta ToT untuk terus membangun ekosistem olahraga disabilitas. “Saya berharap teman-teman yang ikut pendidikan ini tidak cuma sekadar ikut, tetapi lakukan yang terbaik di daerahnya masing-masing. Masih banyak anak-anak disabilitas Indonesia yang memiliki potensi besar, namun belum mendapatkan ruang pembinaan yang tepat,” tambahnya.

    Program Berkelanjutan dan Upaya Penambahan Pelatih

    Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menjelaskan bahwa program ToT Penggerak Olahraga Disabilitas tidak akan berhenti pada satu kegiatan saja, tetapi akan dilakukan secara berkelanjutan. “Untuk menciptakan banyak atlet, kita perlu pelatih. Kita akan mensertifikasi pelatih-pelatih ini agar kembali ke daerah sebagai pakar kepelatihan,” jelasnya.

    Erick Thohir menyebutkan bahwa jumlah pelatih akan terus bertambah setiap tahun. “Saya tahu jika 200 orang ini saja tidak cukup, kita akan tambah 100 lagi dan kalau bisa setiap tahun akan terus bertambah,” lanjutnya.

    Menurut data, jumlah penduduk disabilitas di Indonesia mencapai 22,9 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 11 persen sudah gemar berolahraga. Oleh karena itu, program ToT Penggerak Olahraga Disabilitas sangat penting sebagai bagian dari upaya Kemenpora bersama NPC Indonesia untuk mengembangkan olahraga disabilitas.

    Bantuan Aplikasi JAGAIN dalam Pengembangan Atlet

    Pengembangan atlet disabilitas di Indonesia juga didukung oleh aplikasi bernama JAGAIN atau Jaksa Garda Inklusi. Aplikasi ini digunakan untuk mendata atlet yang aktif hingga pensiun di seluruh Indonesia. Selain itu, program-program dari kepengurusan provinsi NPC Indonesia dapat dipantau melalui aplikasi JAGAIN.

    Aplikasi ini pertama kali diperkenalkan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, saat acara rapat kerja nasional NPC Indonesia di Lorin Hotel Solo. Di acara Tot Penggerak Olahraga Disabilitas, Reda Manthovani menjelaskan pentingnya pengembangan olahraga disabilitas yang merata di seluruh Indonesia.

    “Dengan metode database ini, kita bisa melihat atlet-atlet mana yang muncul atau pensiun. Di sistem ini juga ada metode pra pelatihan jarak jauh. Jadi, apa yang dilatih di daerah masing-masing bisa terkoneksi langsung ke NPC Indonesia,” ujar Reda Manthovani.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete: Peluang Lolos di Liga Europa 2026/2027!

    31 August 2026

    Prediksi Skor: Viktoria Plzen vs Red Star Belgrade, Zvezda Dekat Liga Fase!

    31 August 2026

    Prediksi Skor Omonia vs Sint-Truiden: De Kanaries Melangkah!

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?