Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 2 November 2026
Trending
  • 6 Solusi Ampuh Samsung Gagal Terima SMS
  • Teror Cemburu Buta Madiun: Suami Bantai dan Bakar Istri serta Anak
  • Apakah Indonesia baru berjaya harus di tangan pemuda? Menggugat generasi muda bangun NTT
  • Prediksi skor Yokohama F Marinos vs Sanfrecce Hiroshima: statistik dan head-to-head di J League
  • Prediksi skor Fulham vs Crystal Palace: The Cottagers lolos lewat adu penalti
  • Krisis Listrik Bayangi Ambisi Pusat Data Malaysia
  • Cicilan Motor DP 0% Diperpanjang hingga 2027, Ini Simulasi Lengkapnya
  • Jadwal Bus AKAP Bali-Jawa Rabu 28 Oktober: Cek Lengkapnya di Sini!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»REI: Lahan Pangan Picu Pembangunan Hunian Vertikal
Ekonomi

REI: Lahan Pangan Picu Pembangunan Hunian Vertikal

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 April 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perubahan Tren Pasar Properti di Indonesia



Perkembangan tren pasar properti di Indonesia saat ini menunjukkan pergeseran signifikan, terutama dalam hal jenis hunian yang diminati masyarakat. Seiring dengan program swasembada pangan yang membutuhkan penggunaan lahan yang luas, ketersediaan lahan untuk perumahan semakin terbatas. Hal ini mengakibatkan pergeseran dari hunian horizontal ke hunian vertikal.

Bambang Sriyanto, Wakil Ketua Bidang Regulasi dan Perizinan DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah, menyampaikan bahwa tren tersebut akan semakin kuat dalam lima tahun ke depan. Menurutnya, keterbatasan lahan dan kenaikan harga tanah akan membuat rumah berbasis lahan semakin sulit dijangkau masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat akan lebih diarahkan ke hunian vertikal.

“Selama lima tahun ke depan, tidak ada rumah yang menyentuh tanah. Harga bangunan akan sangat mahal, biaya operasional juga tinggi, dan sosialisasi terbatas,” ujarnya.

Bambang menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan saat ini, ketika stok rumah tapak masih tersedia di pasar. Ia menilai penyelenggaraan REI EXPO 2026 menjadi momen strategis bagi calon pembeli sebelum perubahan struktur pasar properti semakin nyata.

“Di kesempatan expo ini, mumpung stok rumah developer masih menyentuh tanah, mohon dimanfaatkan semua yang hadir di mall ini. Silakan bertransaksi,” ajak Bambang.

Tantangan Struktural Industri Properti

Menurut Oma Nuryanto, Ketua Komisariat REI Solo Raya, tantangan struktural lain yang dihadapi industri properti saat ini adalah kondisi ekonomi global dan dalam negeri. Salah satu masalah utamanya adalah Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dengan regulasi yang tumpang tindih antara tingkat pusat dan daerah.

“Banyak teman-teman pengembang yang telanjur ambil kredit yang akhirnya terhambat permasalahan ini dan berhenti di tengah jalan, berpotensi kredit macet,” ujarnya.

Melalui REI EXPO 2026 yang digelar pada 16 hingga 26 April 2026, diharapkan mampu mendongkrak penjualan properti di tengah tekanan industri yang masih terasa sejak awal tahun. Menurut Oma, momentum saat ini dinilai tepat bagi masyarakat untuk membeli rumah.

“Suku bunga relatif murah, sekitar 4 sampai 5 persen. Ini sangat menarik bagi konsumen untuk mengambil KPR, baik subsidi maupun komersial,” ujarnya.

Stimulus dan Promosi yang Menguntungkan

Selain bunga rendah, stimulus lain datang dari kebijakan pemerintah berupa insentif pajak. Program bebas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang masih berlaku hingga akhir tahun turut menjadi daya tarik tambahan bagi calon pembeli.

Penyelenggara juga menawarkan promosi agresif, termasuk hadiah umrah bagi konsumen yang membeli rumah secara tunai senilai Rp 2 miliar. Langkah ini diharapkan mampu mendorong transaksi instan di lokasi pameran.

Optimisme pelaku industri juga didorong kebijakan terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pelonggaran aturan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Dalam kebijakan tersebut, masyarakat dengan catatan kredit kecil di bawah Rp 1 juta tetap berpeluang mengakses kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi.

“Ini angin segar bagi pengembang, terutama segmen subsidi, karena selama ini banyak pengajuan kredit yang terhambat,” kata Oma.

Target Transaksi dan Partisipasi Peserta

REI EXPO 2026 diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari 15 pengembang perumahan dan 15 sektor pendukung, seperti perbankan, toko material bangunan, hingga biro perjalanan umrah. Penyelenggara menargetkan nilai transaksi mencapai Rp 50 miliar, meningkat dari capaian tahun lalu sebesar Rp 30 miliar.

Salah seorang pengunjung pameran, Nur Anggraini, mengatakan sedang mencari informasi tentang perumahan. Ia berencana membeli rumah tahun ini untuk investasi di wilayah Solo Raya.

“Banyak pilihan menarik. Saya cari informasi dulu untuk pertimbangan membeli rumah yang saya inginkan. Semoga ada yang cocok,” tutur Nur.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Krisis Listrik Bayangi Ambisi Pusat Data Malaysia

2 November 2026

Apa itu kasbon? Kenali pengertian, cara kerja, risiko, dan contohnya

1 November 2026

Kredit BMRI dan masuknya Haji Isam ke BYAN, menelusuri jejak aset Low Tuck Kwong

31 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

6 Solusi Ampuh Samsung Gagal Terima SMS

2 November 2026

Teror Cemburu Buta Madiun: Suami Bantai dan Bakar Istri serta Anak

2 November 2026

Apakah Indonesia baru berjaya harus di tangan pemuda? Menggugat generasi muda bangun NTT

2 November 2026

Prediksi skor Yokohama F Marinos vs Sanfrecce Hiroshima: statistik dan head-to-head di J League

2 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?