Michael Carrick Dikenal oleh Pemain Senior Manchester United
Para pemain senior Manchester United tampaknya sangat terkesan dengan kinerja Michael Carrick sebagai pelatih kepala sementara. Banyak anggota skuad dilaporkan ingin agar Carrick diberikan kontrak jangka panjang setelah menunjukkan kemampuannya dalam memimpin tim.
Manchester United berada dalam situasi yang tidak stabil ketika Carrick mengambil alih peran tersebut bulan lalu. Sebelumnya, Ruben Amorim hanya mampu meraih tiga kemenangan dari 11 pertandingan terakhirnya sebagai pelatih. Darren Fletcher juga kesulitan dalam menjaga stabilitas tim saat menjabat sebagai pelatih sementara. Ia harus menerima hasil imbang 2-2 melawan Burnley dan kekalahan dari Brighton di putaran ketiga Piala FA.
Namun, sejak Carrick mengambil alih tanggung jawab dari Fletcher, ia telah membawa tim meraih tujuh kemenangan dari sepuluh pertandingan di Liga Inggris. Dengan pencapaian ini, rasa optimisme kembali hadir di kalangan para penggemar yang sebelumnya kurang terlihat selama masa pasca-Sir Alex Ferguson.
Beberapa manajer ternama dikaitkan dengan posisi pelatih Man United setelah pemecatan Amorim, seperti Thomas Tuchel, Roberto De Zerbi, Carlo Ancelotti, Gareth Southgate, Mauricio Pochettino, dan Oliver Glasner. Namun, Tuchel secara efektif menyingkirkan dirinya sendiri dari persaingan dengan memperpanjang kontraknya dengan Timnas Inggris hingga Euro 2028.
Menurut laporan The Sun, penampilan awal Carrick membuat para pemain senior di ruang ganti ingin agar mantan gelandang United, Tottenham, dan Inggris itu diangkat menjadi pelatih tetap. Pemain seperti Bruno Fernandes, Harry Maguire, dan Luke Shaw sangat terkesan dengan pendekatan taktis Carrick dan pengetahuannya tentang sepak bola dunia.
Kontrak Carrick saat ini di Theatre of Dreams berlaku hingga akhir musim 2025/2026, dan klub belum memberikan jaminan apa pun mengenai masa depannya setelah musim panas. Keputusan Man United mungkin bergantung pada apakah Carrick berhasil membawa klub tersebut lolos ke Liga Champions, mengingat saat ini tim tersebut berada di posisi ketiga klasemen.
Sebuah sumber di Old Trafford mengatakan kepada The Sun: “Michael datang dan melakukan pekerjaan hebat karena dia membawa angin segar.” Sumber tersebut menambahkan bahwa beberapa pemain mengharapkan hal itu, karena bermain untuk Amorim seperti bermain catur. “Anda harus mengikuti aturannya secara persis, sedangkan Michael menyuruh mereka untuk mengekspresikan diri.”
Yang benar-benar membuat mereka terkesan adalah pengetahuannya tentang permainan. “Dia mengenal pemain-pemain di liga lain dan jelas menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan sepak bola dan mengikutinya,” tambah sumber tersebut. “Para pemain tahu itu bukan keputusan mereka, tetapi mayoritas akan senang jika dia mendapatkan pekerjaan itu secara permanen.”
Para mantan pemain Man United dan legenda klub terpecah pendapatnya mengenai posisi pelatih. Gary Neville dan Roy Keane menyuarakan keraguan mereka tentang kredibilitas Carrick dalam jangka panjang. Namun, Juan Mata, yang berbagi ruang ganti dengan Carrick selama lima musim, percaya bahwa mantan rekan setimnya itu telah membuktikan bahwa dia mampu dalam audisinya untuk posisi permanen.
Mengenai saran agar Carrick diberi kontrak permanen, mantan gelandang Man United dan Spanyol itu mengatakan kepada talkSPORT: “Yah, Michael sangat mampu.” “Dia pria yang sangat cerdas. Pertama-tama, sebagai pribadi, saya menyukainya.” “Dia adalah rekan satu tim yang fantastis, selalu ada, dia tidak pernah ingin menjadi pusat perhatian tetapi membiarkan sepak bolanya yang berbicara.”
Menurut Mata, Carrick hanya mengulangi apa yang dilakukannya dengan sangat cemerlang selama masa bermainnya, yaitu secara diam-diam memberikan contoh bagi orang-orang di sekitarnya untuk diikuti. “Di ruang ganti, dia menjadi contoh bagi kita semua, seperti soal karakter dan profesionalismenya,” tambah Mata. “Dan sekali lagi, saya katakan, dia adalah pria yang sangat cerdas yang mencintai permainan ini dan saya sangat senang dia mendapatkan hasil yang dibutuhkan klub.”
“Dia tahu bagaimana cara mendekati para pemain, tentu saja, dan saya menikmati menonton pertandingan saat ini.”



