Kehadiran Adhisty Zara dalam Sinetron Beri Cinta Waktu
Kabar mengejutkan datang dari aktris muda Indonesia, Adhisty Zara. Gadis berusia 22 tahun ini mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan sinetron yang sedang dibintanginya, Beri Cinta Waktu. Keputusan ini diambil karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan.
Sebelum keputusan ini diumumkan, kehadiran karakter Adila yang diperankan oleh Zara sudah menjadi perbincangan di media sosial. Banyak penggemar merasa kehilangan dan mencari tahu alasan absennya karakter tersebut. Kini, melalui media sosial, Zara menjelaskan alasannya untuk mundur dari sinetron tersebut.
“Setelah banyak sekali pertimbangan dan mengenai kondisi kesehatan aku belakangan ini, aku memilih untuk pamit dari ‘Beri Cinta Waktu’,” ujar Zara dalam pernyataannya. “Ya dan kembali fokus pada diri aku sendiri.”
Zara menyadari bahwa karakter Adila memiliki peran penting dalam alur cerita. Namun, ia merasa tidak bisa memberikan performa terbaik jika terus memaksakan diri. “Belakangan ini aku menyadari bahwa dengan kondisi ini, aku tidak mungkin untuk menjalani syuting seperti biasanya lagi,” tambahnya.
Keputusan ini juga menjadi langkah Zara untuk memberi ruang bagi dirinya sendiri agar bisa pulih sepenuhnya. Ia ingin memastikan kesehatannya kembali optimal sebelum kembali beraktivitas di dunia hiburan. “Doakan aku semoga aku kuat dan bisa melewati masa sulit ini ya teman-teman. Doakan aku juga semoga suatu hari nanti bisa kembali dengan versi terbaik diri aku,” harap Zara.
Profil dan Karier Adhisty Zara
Adhisty Zara memiliki nama lengkap Adhisty Zara Sundari Kusumawardhani. Ia mengawali kariernya di dunia hiburan Indonesia dengan bergabung di grup JKT48. Zara JKT48, begitulah julukannya setelah bergabung dengan grup idol tersebut.
Zara lahir di Bandung, Jawa Barat pada 21 Juni 2003. Ia merupakan putri dari pasangan Kusumawardhana dan Sofia Yulinar. Ketertarikan di dalam industri musik Indonesia juga terlihat dari garis keturunan Zara. Mengingat dia merupakan cucu dari salah satu personel grup band legendaris Bimbo, Almarhum Acil.
Zara tergabung dalam Tim T JKT48 sejak 1 Desember 2016. Tiga tahun kemudian, atau lebih tepatnya pada 4 Desember 2019, ia dinyatakan lulus dari JKT48. “Final Scene, New Chapter Begins” menjadi panggung terakhir Zara sebagai anggota JKT48.
Selama di JKT48, Zara terlibat dalam beberapa single seperti “Luar Biasa”, “So Long”, “Indahnya Senyum Manismu”, “Dirimu Melody”, “Everyday”, “Kachuusha”, dan “High Tension”. Kakak Zara, Hasyakyla Utami Kusumawardhani, juga merupakan anggota JKT48 dari generasi kelima.
Perjalanan Karier di Dunia Film
Selain musik, Zara juga terkenal karena bakatnya dalam berakting. Ia mulai merambah ke dunia seni peran dengan terlibat dalam film Dillan 1990 (2018) sebagai Disa. Nama Zara semakin dikenal setelah membintangi film Keluarga Cemara pada awal tahun 2019. Dia dianggap bisa memerankan karakter Euis dengan sangat baik.
Adhisty Zara mendapat peran yang lebih menantang dalam film Dua Garis Biru (2019) arahan sutradara Gina S Noer. Dalam film itu, ia berperan sebagai Dara, pelajar SMA yang hamil. Zara berhasil membuktikan kemampuan aktingnya dalam film tersebut. Pintu dunia film pun terbuka lebih lebar bagi Adhisty Zara. Semakin banyak film ditawarkan kepadanya, mulai dari film horor Ratu Ilmu Hitam hingga superhero Indonesia, Virgo and The Sparkling.



