Semarak Pencarian Busana Lebaran di Mal-Mal Kota Semarang
Pada hari Minggu (15/3), suasana sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Semarang tampak ramai dengan pengunjung yang mulai berburu kebutuhan menjelang Lebaran, khususnya pakaian. Di Mal Ciputra Semarang, para pengunjung terlihat sibuk memilih model, ukuran, dan membandingkan harga dari berbagai tenant pakaian. Area atrium juga terlihat lebih ramai dibanding biasanya.
Banyak tenant musiman yang menawarkan berbagai pilihan busana Lebaran, termasuk diskon yang mencapai 10 persen hingga 50 persen. Selain itu, beberapa tenant juga menawarkan promo pembelian dua pasang sepatu dengan harga lebih hemat.
Keluarga Karin Vina Berburu Pakaian Komplet
Karin Vina (19) bersama keluarganya datang ke mal sejak pagi untuk mencari baju Lebaran yang serasi untuk dikenakan bersama. Menurutnya, momen Lebaran menjadi kesempatan istimewa untuk tampil kompak bersama keluarga.
“Kami di sini bareng sama keluarga, komplit, ada ayah, ada ibu, kakak, sama adik. Niatnya cari baju yang mirip-mirip buat satu keluarga, gitu,” ujarnya.
Mereka rela meluangkan waktu berjam-jam berkeliling dari satu tenant ke tenant lain demi menemukan busana yang cocok untuk semua anggota keluarga. Dari sisi bajet, Karin menyebut, keluarganya sudah menentukan batas belanja agar tidak berlebihan. Untuk pakaian, mereka menyiapkan sekitar Rp 500 ribu/orang.
Selain pakaian, Karin juga berencana membeli perlengkapan lain seperti sepatu, tas, dan hijab, agar penampilan saat Lebaran semakin lengkap. Secara keseluruhan, ia memperkirakan total pengeluaran per orang berkisar Rp 800 ribu-Rp 900 ribu.
Promosi Jadi Daya Tarik Pengunjung
Di tengah ramainya warga yang mendatangi mal, perburuan promo jelang Lebaran juga menjadi daya tarik bagi pengunjung. Mereka memanfaatkan potongan harga yang ditawarkan untuk mendapatkan kebutuhan hari raya dengan harga yang lebih terjangkau.
Juliana Rosa (23), warga Ungaran, mengaku sengaja datang ke mal untuk mencari busana yang cocok dikenakan saat hari raya. “Ini lagi lihat-lihat tas, sekalian mau cari baju juga, khusus buat Lebaran,” ujarnya.
Dalam berburu kebutuhan Lebaran, ia tidak hanya mengutamakan model yang disukai, tetapi juga mempertimbangkan promo yang tersedia di berbagai tenant. “Promo, dan yang penting suka,” tukasnya.
Pengalaman Zaki dalam Berbelanja Pakaian Lebaran
Zaki, warga Kendal, menyatakan bahwa ia telah berbelanja fesyen untuk kebutuhan Lebaran keluarganya di satu mal di Kota Semarang. Ia telah mendapatkan aneka pakaian untuk istri serta orangtuanya.
“Saya kalau belanja pakaian Lebaran baru bisa pas minggu akhir Ramadan. Alhamdulillah tahun ini ada rejeki lebih, sekalian membahagiakan orang tua sama istri di momen ramadan,” katanya.
Menurut dia, belanja di mal menawarkan pilihan model pakaian lebih banyak, terutama model terbaru yang cocok digunakan untuk Lebaran. Selain itu, Zaki mengungkapkan bahwa terdapat promo menarik sebesar 30 persen, meskipun harga yang tertera lebih tinggi dari harga toko di luar mal maupun pasar.
Diskon Menggiurkan di Luwes Ungaran
Adapun, tumpukan pakaian diskon juga menjadi sasaran para pengunjung di Luwes Ungaran, Kabupaten Semarang, Minggu (15/3). Harga yang ditawarkan pun cukup menggiurkan mulai dari Rp 30 ribuan.
Satu per satu gantungan baju tampak dibolak-balik pengunjung, sementara tumpukan pakaian di keranjang diskon tak luput diaduk-aduk. Seorang gadis asal Bergas, Fania, terlihat sibuk memilih pakaian yang mengantung. Di tangannya sudah ada beberapa pakaian yang dipilih.
“Saya lagi cari cardigan. Di sini pilihannya bagus-bagus. Saya suka yang model Korean look, yang gemes-gemes gitu,” bebernya.
Baginya, banyaknya potongan harga menjadi kesempatan untuk berburu pakaian dengan harga lebih terjangkau. Ia pun masih terus memilih, dan berharap menemukan model yang sesuai selera.
Prioritas Belanja untuk Keluarga
Pengunjung lain warga Susukan, Wagianti, tampak membawa beberapa barang di tangannya sembari mengantre di kasir. Ia mengaku datang untuk membeli barang yang dianggap lebih penting terlebih dahulu, sambil cuci mata melihat berbagai diskon pakaian.
“Saya cari jarik sama handuk. Memang banyak diskon, tapi saya beli yang penting dulu untuk orangtua. Belum beli baju Lebaran, nyicil besok lagi. Yang penting orang tua dulu. Ini saja antreannya sudah panjang,” tuturnya.



