Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 3 Maret 2026
Trending
  • Kebijakan Dividen Berlanjut, Ini Rekomendasi Saham ADRO
  • 10 Atap Kanopi Terbaik 2026, Lindungi Rumah dan Tingkatkan Kesan Indah
  • Jejak Kriminal Ko Erwin, Residivis yang Setor Rp1 M ke Eks Kapolres Bima Kota
  • Harta Kekayaan dan Utang Rudy Masud, Mobil Dinas Rp8,5 Miliar dari Uang Rakyat
  • Prediksi Skor Heerenveen vs Sparta Rotterdam 28 Februari 2026: Head-to-Head dan Live Streaming
  • 7 Rahasia Menarik Dua Episode Awal In Your Radiant Season yang Membuat Penasaran
  • Narasi Bencana yang Hilang
  • Harga iPhone 14 Plus 512GB Februari 2026: Layar Luas, Chipset Kencang, Baterai Tahan Lama
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»5 Populer Regional: Guru Honorer Rugikan Negara Rp118 Juta, Serda Hardiman Tewas Dibakar KKB
Nasional

5 Populer Regional: Guru Honorer Rugikan Negara Rp118 Juta, Serda Hardiman Tewas Dibakar KKB

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Populer Regional: Kasus Guru Honorer, KKB, dan Peristiwa Meninggalnya Prajurit TNI

Berikut adalah rangkuman berita populer regional yang terjadi selama 24 jam terakhir. Berita ini mencakup kasus-kasus penting yang menarik perhatian masyarakat luas.

1. Awal Mula Guru Honorer Jadi Tersangka Rangkap Jabatan, Rugikan Negara Rp118 Juta, Kini Dibebaskan



Kesejahteraan guru honorer menjadi isu yang kerap menjadi sorotan dalam pembangunan pendidikan nasional di Indonesia. Banyak guru honorer menerima gaji jauh di bawah upah minimum regional (UMR), bahkan ada yang dibayar berdasarkan jumlah jam mengajar. Di sejumlah daerah, honor yang diterima hanya berkisar ratusan ribu rupiah per bulan.

Di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, seorang guru honorer bernama Muhammad Hisabul Huda ditetapkan menjadi tersangka lantaran merangkap jabatan sebagai Pendamping Lokal Desa (PLD). Ia sempat ditahan atas kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait rangkap jabatan. Namun, kini ia telah resmi dibebaskan. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur resmi menghentikan penyidikan kasus Hisabul.

Hisabul diketahui menerima gaji ganda dari anggaran negara selama lima tahun dengan berperan sebagai PLD sekaligus GTT. Penetapan tersangka dan penahanan Hisabul diumumkan pada Kamis (12/2/2026). Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Probolinggo Taufik Eka Purwanto mengatakan rangkap jabatan yang dilakukan Hisabul telah berlangsung sejak 2019.

2. Nasib Ibu Tiri yang Aniaya Bocah hingga Tewas, Terancam Penjara Maksimal 15 Tahun



Beberapa hari terakhir, kasus ibu tiri yang aniaya anak hingga tewas cukup menyita perhatian. NS (13), bocah di Sukabumi, Jawa Barat tewas setelah dianiaya ibu tirinya, TR (47). Kasus ini menambah panjang daftar kasus kekerasan terhadap anak.

Di tahun 2025 saja, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis ada lebih dari 2.000 kekerasan terhadap anak. Pelaku kekerasannya sendiri paling banyak berasal dari keluarga. Kini, TR pun telah resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani sejumlah pemeriksaan. TR terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Motif penganiayaan TR disebutkan sebagai cara untuk mendidik anaknya. Sebelum meninggal dunia, korban sempat dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya yang kritis. Di rumah sakit, korban sempat menceritakan bahwa ia diminta meminum air panas oleh ibu tirinya kepada polisi.

3. Profil Amizaro Waruwu, Bupati Nias Utara Sujud Depan Menteri, Ngaku Capek Miskin, Hartanya Rp1,6 M

Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu menjadi sorotan saat rapat koordinasi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, di Jakarta, Rabu (25/2/2026). Rapat dihadiri langsung Menteri Desa PDT Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa PDT Ahmad Riza Patria, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dan pejabat kementerian/lembaga lainnya.

Usai melaporkan potret kemiskinan di daerahnya, Amizaro Waruwu sujud memohon bantuan untuk mengatasi permasalahan di Nias Utara. “Sehingga kami Pak, mohon. Ya. Kami sudah capek miskin. Kami mewakili kawan-kawan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar)…,” ujar Amizaro Waruwu, yang langsung sujud di samping podium.

Amizaro Waruwu lahir di Fadoro, Nias Utara, Sumatera Utara, pada 23 Maret 1976 silam. Ia akan berusia genap 50 tahun bulan depan. Pendidikan dasarnya di SD Negeri 071143 Afulu (1984–1990).

4. ABK Fandi Tetap Dituntut Mati, Komisi III DPR akan Panggil Kajari Batam



Kasus hukum yang menjerat ABK Sea Dragon, Fandi Ramadhan, terus bergulir dan menuai sorotan publik. Meski mendapat perhatian luas, jaksa tetap mengajukan tuntutan pidana mati terhadap terdakwa. Menyikapi hal tersebut, Komisi III DPR RI berencana memanggil Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam dan penyidik BNN untuk meminta penjelasan terkait proses penuntutan.

Sidang lanjutan perkara penyelundupan 1.995.130 gram sabu digelar di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Batam, Rabu (25/2/2026), dengan agenda pembacaan replik atau tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) atas nota pembelaan (pledoi) para terdakwa.

5. Lagi Prajurit TNI Gugur, Jasad Serda Hardiman Terbakar saat Pos Jaga PT Kristalin Diserang KKB



Aparat keamanan kembali menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di tanah Papua. Serda Hardiman, anggota Deninteldam XVII/Cenderawasih meninggal dunia akibat penyerangan KKB saat dia tengah melaksanakan tugas monitoring Wilayah di Nabire. Tak hanya Serda Hardiman, seorang warga sipil bernama Aksay Sandika Moho juga menjadi korban jiwa.

Aksay merupakan karyawan PT Kristalin Ekalestari (KEL). Keduanya menjadi korban saat KKB menyerang dan membakar pos penjagaan PT Kristalin Ekalestari di Bendungan Kali Musairo, Jalan Musairo, Kampung Biha, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/2/2026). Identitas kedua korban awalnya tak diketahui selama beberapa hari lantaran kondisinya yang terbakar cukup parah hingga akhirnya teridentifikasi sebagai Serda Hardiman dan Aksay Sandika Moho.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kebijakan Dividen Berlanjut, Ini Rekomendasi Saham ADRO

3 Maret 2026

Jejak Kriminal Ko Erwin, Residivis yang Setor Rp1 M ke Eks Kapolres Bima Kota

3 Maret 2026

Narasi Bencana yang Hilang

3 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kebijakan Dividen Berlanjut, Ini Rekomendasi Saham ADRO

3 Maret 2026

10 Atap Kanopi Terbaik 2026, Lindungi Rumah dan Tingkatkan Kesan Indah

3 Maret 2026

Jejak Kriminal Ko Erwin, Residivis yang Setor Rp1 M ke Eks Kapolres Bima Kota

3 Maret 2026

Harta Kekayaan dan Utang Rudy Masud, Mobil Dinas Rp8,5 Miliar dari Uang Rakyat

3 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?