Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 16 Juli 2026
Trending
  • BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Kepuasan Awal Melki-Johni Menggembirakan, Tapi Masalah Ekonomi dan Jalan Rusak Jadi Peringatan Serius
Ekonomi

Kepuasan Awal Melki-Johni Menggembirakan, Tapi Masalah Ekonomi dan Jalan Rusak Jadi Peringatan Serius

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kepuasan Awal Gubernur NTT Melki–Johni Menunjukkan Hasil yang Positif

Pendekatan tatap muka dengan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, dalam diskusi publik yang digelar di Aula El Tari, Kupang, Jumat (20/2/2026). Survei yang dilakukan pada pertengahan Januari 2026 menunjukkan bahwa hasilnya relatif positif meskipun masih ada sejumlah isu yang perlu diperhatikan.

Data dan Metode Survei

Survei ini dilakukan secara langsung (tatap muka) dan tidak melalui media daring. Sampling frame menyasar masyarakat di seluruh wilayah NTT, dengan jumlah sampel terbanyak berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), disusul Kabupaten Kupang serta kabupaten/kota lainnya. Komposisi responden berimbang antara pria dan wanita, masing-masing 50 persen. Berdasarkan usia, responden terbagi sebagai berikut:

  • Usia di bawah 17 tahun: 8,4 persen
  • Usia 24–39 tahun: 35,9 persen
  • Usia 40–55 tahun: 35,1 persen
  • Usia di atas 56 tahun: 20,6 persen

Berdasarkan agama, mayoritas responden adalah umat Katolik (56,9 persen), diikuti Protestan (36,5 persen) dan Islam (6,6 persen). Sementara itu, responden terbanyak berasal dari suku Timor (20 persen) dan suku Manggarai (17,9 persen).

Prioritas Masalah yang Diangkat Masyarakat

Dalam penilaian kondisi umum Provinsi NTT, sektor prioritas yang paling mendesak untuk diperbaiki adalah ekonomi dan kesejahteraan (40,1 persen), disusul infrastruktur dan layanan dasar (33,9 persen). Masalah utama yang diangkat masyarakat terkait ekonomi antara lain:

  • Harga kebutuhan pokok mahal: 56,1 persen
  • Sulit mencari lapangan pekerjaan: 12,8 persen
  • Tingkat kemiskinan masih tinggi: 11,2 persen

Untuk sektor infrastruktur dan layanan dasar, masalah utama yang disoroti responden adalah jalan raya rusak atau tidak memadai (69,7 persen) serta air bersih yang belum menjangkau seluruh wilayah (11,1 persen).

Di bidang pendidikan, persoalan yang dinilai mendesak antara lain:

  • Biaya pendidikan mahal: 40,0 persen
  • Sarana dan prasarana rusak atau tidak mendukung: 17,9 persen
  • Bantuan pendidikan seperti beasiswa atau BOS yang tidak tepat sasaran: 13,7 persen

Sementara di sektor kesehatan, masalah utama adalah fasilitas kesehatan yang tidak memadai (28,1 persen), biaya layanan kesehatan mahal (26,3 persen), dan kekurangan tenaga medis seperti dokter, perawat, dan bidan (22,8 persen).

Isu Sosial dan Keamanan

Dalam aspek sosial dan keamanan, responden menyoroti maraknya masyarakat yang terjerat pinjaman online (pinjol) dan bank keliling (30,8 persen), tingkat kriminalitas tinggi (23,1 persen), serta perlindungan sosial bagi kelompok rentan yang belum optimal (23,1 persen).

Tata Kelola Pemerintahan dan Penegakan Hukum

Masalah yang paling mendesak diperbaiki dalam tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum adalah praktik korupsi atau pungli yang masih terjadi (40,9 persen), penegakan hukum yang dinilai tidak adil atau tebang pilih (27,3 persen), serta birokrasi yang lamban dan berbelit (22,7 persen).

Program Prioritas yang Perlu Diperbaiki

Responden menilai bahwa program prioritas yang paling penting dan mendesak untuk diperbaiki adalah Koperasi Merah Putih (52,4 persen) dan program Makan Bergizi Gratis (28,6 persen).

Persepsi Publik yang Relatif Positif

Meski ada sejumlah isu yang perlu diperhatikan, hasil survei menunjukkan persepsi publik yang relatif positif terhadap pemerintah daerah. Sebanyak 72,5 persen responden menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengerti permasalahan yang dihadapi masyarakat. Sementara 75,4 persen responden yakin bahwa pemerintah memiliki solusi atas persoalan yang dihadapi warga.

Kesimpulan

Pangi Syarwi Chaniago menegaskan bahwa hasil survei ini menjadi gambaran awal sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah provinsi dalam memperkuat kebijakan dan program kerja ke depan. “Ini menjadi cermin awal. Modal sudah ada, tinggal bagaimana ditindaklanjuti dengan kebijakan yang konkret dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa

11 Juli 2026

BEI Evaluasi Aturan Papan Pemantauan Khusus

11 Juli 2026

Bursa Asia Tertekan Selasa (7/7) Akibat Kenaikan Laba Samsung dan Pelemahan Yen

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?