Samsung Galaxy Z Trifold: Ponsel Lipat Tiga yang Mengubah Kebiasaan Pengguna
Samsung kembali menggebrak dunia gadget dengan peluncuran ponsel lipat tiga pertamanya, Galaxy Z Trifold, pada Desember 2025. Perangkat ini menarik perhatian pasar premium global karena desain inovatif yang belum pernah dikeluarkan sebelumnya oleh produsen asal Korea Selatan tersebut. Dengan hadirnya Galaxy Z Trifold, muncul era baru dalam smartphone lipat yang bukan hanya sekadar tren, tetapi juga redefinisi perangkat mobile masa depan.
Galaxy Z Trifold tidak hanya menjadi simbol keunggulan Samsung di segmen foldable ultra-premium, tetapi juga menantang eksistensi Huawei Mate XT yang lebih dulu memasuki kategori ponsel lipat tiga. Strategi ini menunjukkan bahwa persaingan tidak lagi berfokus pada spesifikasi semata, tetapi juga pada inovasi desain dan pengalaman pengguna yang benar-benar berbeda.
Perangkat ini diproyeksikan menjadi ikon ponsel premium periode 2025–2026. Dengan menggabungkan teknologi layar fleksibel generasi terbaru, material rangka kelas atas, hingga integrasi kecerdasan buatan dalam satu ekosistem perangkat all-in-one, Galaxy Z Trifold hadir sebagai simbol evolusi industri gadget.
Desain yang Revolusioner
Salah satu daya tarik utama Galaxy Z Trifold adalah mekanisme lipat tiga yang memungkinkan layar fleksibel terbentang hingga 10 inci. Dalam posisi tertutup, dimensinya tetap ringkas seperti smartphone konvensional. Namun saat dibuka penuh, perangkat ini berubah menjadi layar luas sekelas tablet, menciptakan pengalaman visual imersif untuk produktivitas maupun hiburan.
Samsung menyematkan sistem engsel ganda yang dirancang lebih kokoh dan stabil dibanding generasi sebelumnya. Struktur bodinya memadukan titanium dengan Armor Aluminum untuk meningkatkan daya tahan sekaligus menjaga bobot tetap proporsional. Lapisan pelindung tambahan pada layar utama juga dirancang untuk meredam benturan, menjadikannya salah satu perangkat lipat paling tangguh yang pernah dibuat Samsung.
Daya Tahan dan Keandalan
Dari sisi durabilitas, Galaxy Z Trifold diklaim mampu bertahan hingga 200.000 kali buka-tutup. Jika digunakan rata-rata 100 kali per hari, angka tersebut setara dengan pemakaian sekitar lima tahun. Perangkat ini juga telah mengantongi sertifikasi IP48 yang memastikan ketahanan terhadap debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, membuatnya lebih adaptif di berbagai kondisi penggunaan.
Performa yang Mumpuni
Di sektor fotografi, Samsung membekali perangkat ini kamera utama 200MP yang mampu menghasilkan detail gambar sangat tinggi. Konfigurasinya diperkuat lensa ultra wide 12MP serta telefoto 10MP dengan 3x optical zoom. Untuk kebutuhan swafoto, tersedia dua kamera depan 10MP yang ditempatkan di layar cover dan layar utama, memberikan fleksibilitas dalam berbagai mode lipatan.
Kemampuan kamera tersebut semakin maksimal berkat fitur AI seperti Generative Edit dan Gemini Live. Integrasi ini memungkinkan proses penyuntingan foto dan video dilakukan secara instan langsung dari perangkat. Layar 10 inci yang luas memberi ruang kerja ideal bagi kreator digital yang ingin mengedit konten tanpa harus berpindah ke laptop atau tablet tambahan.
Spesifikasi yang Menjanjikan
Dari sisi performa, Galaxy Z Trifold ditenagai Snapdragon 8 Elite Mobile Platform for Galaxy yang dipadukan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal mencapai 1TB. Kombinasi ini menjamin kelancaran saat menjalankan aplikasi berat, multitasking intensif, hingga gaming kelas atas tanpa kompromi.
Untuk menopang performa dan layar besar, Samsung menyematkan baterai 5.600mAh dengan dukungan fast charging 45W yang mampu mengisi 0–50 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Perangkat ini menjalankan Android 16 dengan One UI 8 yang telah dioptimalkan untuk mekanisme lipat tiga, termasuk dukungan multi window hingga tiga aplikasi sekaligus pada satu layar.
Harga dan Distribusi
Produksi Galaxy Z Trifold dibuat terbatas, sekitar 30.000 unit pada tahap awal peluncuran. Harga di Korea Selatan berada di kisaran Rp39–40 juta, sementara di Indonesia menyentuh Rp44–48 juta akibat pajak dan distribusi. Di pasar Amerika Serikat, perangkat ini dibanderol US$2.899 dan dipasarkan melalui Samsung Experience Store serta situs resmi, mempertegas statusnya sebagai perangkat eksklusif berkelas ultra-premium.



