Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 22 Februari 2026
Trending
  • Tiga Kolam Renang di Solo yang Cocok untuk Berenang Jelang Ramadhan, Termasuk Bengawan Sport Centre
  • 5 skutik besar nyaman untuk mudik, tidak lelah dan hemat bahan bakar!
  • Rem depan motor berdecit, jangan diabaikan, ini 7 penyebab umum
  • Manuver Transfer 3 Raksasa: Persebaya, Persib, dan Persija Incar Bintang Grade A 2026/2027
  • Pengemudi liar patok tarif Rp 100 ribu, warga kaget, wakil gubernur segera tindak lanjuti
  • Menerima Sekoper Narkoba dari AKBP Didik, Kehidupan Harian Aipda Dianita Pernah Minta Bantuan ke Sekuriti
  • Cara Mengelola Emosi Saat Berpuasa Agar Tidak Salah Putuskan
  • Wisatawan beralih ke perjalanan pelan dan pribadi
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Fabio Quartararo: YZR-M1 V4 Masih Jauh Tertinggal di MotoGP 2026
Otomotif

Fabio Quartararo: YZR-M1 V4 Masih Jauh Tertinggal di MotoGP 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover22 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, masih merasa tidak puas dengan motor yang baru setelah mengikuti tes pramusim MotoGP 2026. Tahun ini menjadi momen penting bagi Yamaha karena mereka resmi menggunakan mesin V4 pada motor YZR-M1 secara penuh setelah lebih dari dua dekade menggunakan konfigurasi inline four. Namun, progres yang diraih selama tes pramusim masih belum memberikan kepercayaan bagi Quartararo.

Selama tes pramusim yang berlangsung di Sepang, Malaysia, pada 3-5 Februari lalu, Yamaha sempat menahan semua pembalapnya pada hari kedua akibat masalah pada mesin V4. Hal ini membuat Quartararo, yang telah memperkuat Yamaha dalam beberapa tahun terakhir, khawatir dengan situasi yang terjadi saat ini. Ia merasa bahwa motor buatan Iwata, Jepang, ini masih tertinggal jauh dari Ducati, yang mendominasi persaingan.

“Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya percaya diri,” ujarnya. “Kita bisa melihat betapa kami mengalami kesulitan, kita bisa melihat bahwa catatan waktu putaran kami tidak terlalu bagus.”

Quartararo tetap fokus pada kemampuannya sendiri untuk bersaing. Ia mengatakan bahwa satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah memberikan yang terbaik dan mencoba berkendara di batas kemampuan. Meski demikian, ia masih belum sepenuhnya menguji motor Yamaha yang baru. Setelah tes Shakedown akhir Januari lalu di Sepang, ia hanya bertahan satu hari dalam tes pramusim di sirkuit yang sama.

Kecelakaan pada hari pertama tes pramusim di Sepang menyebabkan cedera patah tulang jari yang harus dioperasi. Dari impresi awalnya, Quartararo merasa ada sesuatu yang tidak enak. Ia menyadari bahwa para pesaingnya sangat cepat sejak hari pertama.

“Saya langsung mengerti di mana saya perlu berubah, di mana saya perlu beradaptasi secara berbeda,” katanya. “Saya juga berpikir V4 kami tidak sepenuhnya sama dengan yang lain.”

Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama pada kemampuan berbelok, traksi, elektronik, cengkeraman, dan tenaga. “Jadi masih banyak hal yang perlu disesuaikan. Kami tahu di mana kita berada, kami tahu bahwa kita sangat jauh. Namun kami harus menerimanya dan bekerja keras adalah satu-satunya hal yang dapat kita lakukan,” tambahnya.

Hasil akhir tes pramusim di Sepang belum memberikan tanda baik bagi skuad Yamaha. Rekan setim Quartararo, Alex Rins, sebagai yang tercepat hanya menempati posisi ke-14 dengan catatan waktu putaran 1 menit 57,580 detik. Ia terpaut 1,1 detik dari waktu terbaik yang dibukukan oleh Alex Rins (BK8 Gresini Racing) yang mengendarai motor terbaru dari Ducati.

Duo Prima Pramac Yamaha, Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu yang baru saja pindah dari World Superbike, tertahan di urutan bawah. Mereka berada di urutan ke-18 dan ke-19 dengan masing-masing menyentuh 1 menit 58,156 detik dan 1 menit 58,326 detik. Sama-sama menunggangi motor terbaru YZR-M1, mereka masih lebih pelan daripada Quartararo yang membukukan 1:57,869 sebelum pulang duluan setelah hari pertama tes.

Ironisnya, waktu putaran terbaik di tes Sepang milik Yamaha justru menurun dibandingkan saat masih menggunakan mesin 4 silinder segaris. Tahun lalu, Quartararo membawa Yamaha M1 menembus 1 menit 56 detik (1:56,724) saat tes pramusim dan 1 menit 57,195 detik untuk posisi ke-4 dalam kualifikasi GP Malaysia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 skutik besar nyaman untuk mudik, tidak lelah dan hemat bahan bakar!

22 Februari 2026

Keeway XDV180 EVO: Lawan Tangguh Honda ADV di Segmen Skutik Futuristik

21 Februari 2026

Kijang Super 2026: Nostalgia Mobil Rakyat dengan Mesin Hybrid Ramah Lingkungan

21 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Tiga Kolam Renang di Solo yang Cocok untuk Berenang Jelang Ramadhan, Termasuk Bengawan Sport Centre

22 Februari 2026

5 skutik besar nyaman untuk mudik, tidak lelah dan hemat bahan bakar!

22 Februari 2026

Rem depan motor berdecit, jangan diabaikan, ini 7 penyebab umum

22 Februari 2026

Manuver Transfer 3 Raksasa: Persebaya, Persib, dan Persija Incar Bintang Grade A 2026/2027

22 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?