Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Saturday, 10 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Apa Agenda Prabowo di Amerika?
    Nasional

    Apa Agenda Prabowo di Amerika?

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 February 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada Senin, 16 Februari 2026. Dalam perjalanan ini, ia ditemani oleh rombongan terbatas yang terdiri dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pesawat yang mereka tumpangi lepas landas dari Landasan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur menuju ibu kota AS, Washington D.C.

    Kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat merupakan bagian dari upaya diplomasi aktif Indonesia untuk memperkuat posisi nasional dalam dinamika geopolitik global. Dalam agenda kunjungannya, Prabowo akan menghadiri beberapa acara penting bersama Presiden AS Donald Trump.

    Agenda Khusus dalam Kunjungan ke Amerika Serikat

    Dalam kunjungan kali ini, Prabowo memiliki dua agenda utama. Pertama, ia akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump. Kedua, ia akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian atau Board of Peace di Washington.

    Pertemuan Bilateral dengan Donald Trump

    Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Donald Trump akan berlangsung dengan penandatanganan dokumen final perundingan perdagangan resiprokal atau Agreements on Reciprocal Trade (ART). Menurut Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto, penandatanganan tersebut direncanakan akan dilaksanakan.

    Beberapa poin penting dari dokumen negosiasi telah disepakati dan dibahas dalam proses harmonisasi bahasa hukum. Dalam kerangka kesepakatan tersebut, Indonesia berkomitmen untuk membebaskan tarif bea masuk bagi sebagian besar produk asal Amerika Serikat. Di sisi lain, AS menurunkan tarif resiprokal atas produk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen. Selain itu, AS juga berkomitmen memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah komoditas unggulan ekspor Indonesia seperti minyak kelapa sawit (CPO), kopi, dan kakao.

    Kesepakatan tentang ART didapat setelah pertemuan resmi antara Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dengan United States Trade Representative (USTR) Ambassador Jamieson Greer pada Senin, 22 Desember 2025, di Washington D.C. Amerika.

    Agreement on Reciprocal Trade adalah kontrak perdagangan timbal balik. Selain penandatanganan kesepakatan dagang antara Prabowo dan Trump, agenda ini juga akan memfasilitasi forum bisnis serta investasi bagi pengusaha kedua negara.

    Perjanjian dagang ini berawal dari langkah AS mematok tarif impor sebesar 32 persen terhadap Indonesia pada awal April 2025. Tim negosiasi tarif pemerintah Indonesia kemudian melakukan perundingan intensif dengan pemerintah AS. Hasilnya, pada Juli 2025, Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal untuk Indonesia sebesar 19 persen.

    KTT Pertama Dewan Perdamaian

    Selain pertemuan bilateral, Presiden Prabowo juga berencana menghadiri KTT Dewan Perdamaian yang merupakan organisasi bayangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) besutan Presiden AS Donald Trump. Saat pembentukan Dewan Perdamaian pada 22 Januari 2026 di Davos, Swis, Prabowo menandatangani piagam dewan organisasi tersebut.

    Kini, belum genap satu bulan setelah pembentukannya, para kepala negara anggota Board of Peace akan hadir dalam KTT pertama di Institute of Peace, Washington pada Kamis, 19 Februari mendatang. Persamuhan ini diklaim untuk mendorong tahap kedua gencatan senjata di Gaza serta menghimpun dana bagi rekonstruksi wilayah Palestina yang terdampak perang.

    Salah satu isu yang mendapat sorotan menjelang KTT tersebut adalah uang kontribusi dari negara-negara anggota Dewan Perdamaian. Dalam piagam Dewan Perdamaian, negara anggota harus membayarkan US$ 1 miliar atau setara Rp 16,7 triliun jika ingin menjadi anggota permanen. Indonesia belum membayar iuran tersebut. Namun, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menyatakan keterbukaan pemerintah untuk berpartisipasi dalam membayar kontribusi uang Dewan Perdamaian.

    Menjelang KTT di Washington, Donald Trump mengklaim bahwa negara-negara anggota Dewan Perdamaian telah menjanjikan pendanaan lebih dari US$ 5 miliar atau setara Rp 84 triliun untuk rekonstruksi Gaza. Anggota Board of Peace juga menyiapkan ribuan personel untuk pasukan stabilisasi internasional yang direncanakan selama pertemuan Kamis mendatang di Washington.

    “Pada 19 Februari 2026, saya akan kembali bergabung dengan anggota Dewan Perdamaian di Institut Perdamaian Donald J. Trump di Washington, DC, di mana kami akan mengumumkan bahwa negara-negara anggota telah menjanjikan lebih dari US$ 5 miliar untuk upaya kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza,” tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social pada Minggu, 15 Februari 2026.

    Pekan ini untuk pertama kalinya, Board of Peace yang dibentuk oleh Trump, menggelar pertemuan pada Kamis, 19 Februari 2026 di Amerika Serikat. Trump tidak menyebutkan berapa banyak dari 20 anggota dewan yang akan hadir dalam pertemuan tersebut.

    Board of Peace awalnya dirancang sebagai mekanisme untuk mengakhiri perang genosida Israel di Gaza. Dewan yang dibentuk Trump ini telah berkembang seiring dengan ambisinya untuk mendapat mandat yang jauh lebih luas dalam menyelesaikan konflik di seluruh dunia. Beberapa sekutu utama AS menolak untuk bergabung dengan dewan tersebut seperti sejumlah negara di Eropa.

    Dewi Rina Cahyani, Ervana Trikarinaputri, dan Ilona Estherina berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?