Destinasi Favorit Wisatawan Indonesia: Dubai
Dubai tetap menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia untuk berlibur ke kawasan Timur Tengah. Kota yang terletak di Uni Emirat Arab (UEA) ini menawarkan berbagai pesona, mulai dari gedung pencakar langit futuristik, gurun pasir yang eksotis, hingga pusat belanja kelas dunia.
Sebelum melakukan perjalanan, penting bagi wisatawan Indonesia untuk memahami cara mengajukan visa turis ke Dubai beserta rincian biayanya. Proses pengajuan visa turis ke Dubai cukup praktis karena seluruhnya dilakukan secara online tanpa perlu datang ke kedutaan atau konsulat. Biaya pembuatan visa turis ke Dubai dimulai dari sekitar Rp 900 ribuan, tergantung durasi tinggal yang dipilih.
Jenis Visa Turis ke Dubai
Mayoritas wisatawan Indonesia mengajukan visa turis jangka pendek dengan masa tinggal 30 hari atau 60 hari. Visa ini bisa digunakan untuk liburan, kunjungan keluarga, maupun perjalanan wisata lainnya. Pengajuan visa biasanya dilakukan melalui agen perjalanan, maskapai penerbangan, atau kanal digital resmi yang telah terotorisasi. Sistemnya sudah terintegrasi secara online sehingga memudahkan proses administrasi, termasuk bagi kamu yang baru pertama kali bepergian ke Dubai.
Syarat Mengajukan Visa Turis Dubai
Sebelum mengajukan visa turis Uni Emirat Arab, beberapa dokumen wajib disiapkan, antara lain:
- Paspor aktif dengan masa berlaku minimal enam bulan sebelum kedaluwarsa.
- Foto terbaru ukuran 3×4 cm atau 4×6 cm.
- Data diri lengkap untuk pengisian formulir aplikasi.
- Informasi penerbangan (tanggal kedatangan dan kepulangan), bersifat opsional.
- Informasi akomodasi seperti reservasi hotel atau data pihak penjamin (opsional).
Untuk jenis visa turis ini, kamu tidak diwajibkan menjalani wawancara. Seluruh proses dirancang untuk meminimalkan tahapan administratif sehingga perencanaan perjalanan menjadi lebih sederhana dan efisien.

Tahap Pengajuan Visa ke Dubai
Pengajuan visa turis Dubai dilakukan secara digital melalui platform resmi, termasuk melalui General Directorate of Residency and Foreigners Affairs (GDRFA). Berikut tahapan umum pengajuan visa:
- Mengakses platform resmi pengajuan visa melalui situs GDRFA di https://www.gdrfad.gov.ae/en/services/.
- Memilih jenis visa sesuai rencana perjalanan (30 hari atau 60 hari).
- Mengisi formulir aplikasi secara lengkap dan mengunggah dokumen yang diperlukan.
- Melakukan pembayaran biaya visa dan melanjutkan proses pengajuan.
Setelah diajukan, permohonan visa umumnya diproses sekitar 48 jam, tergantung kelengkapan dokumen dan proses verifikasi masing-masing pemohon. Status pengajuan bisa dipantau secara online sehingga kamu dapat memeriksa perkembangannya secara berkala.
Biaya Pembuatan Visa Turis ke Dubai
Biaya visa turis UEA ditentukan berdasarkan lama masa tinggal. Berikut rinciannya:
- Visa turis 30 hari: AED 200 atau sekitar Rp 917.000
- Visa turis 60 hari: AED 300 atau sekitar Rp 1,38 jutaan
Catatan:
Harga bisa berubah tergantung nilai tukar rupiah terhadap Dirham Uni Emirat Arab. Nilai tukar ini dilihat pada 12 Februari 2026. Selain biaya dasar tersebut, setiap jenis visa juga dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar lima persen.
Kabar baiknya, untuk visa turis ini tidak diperlukan uang jaminan (security deposit). Hal ini tentu mengurangi beban biaya awal, terutama bagi wisatawan yang baru pertama kali mengajukan visa ke Dubai. Dalam kondisi tertentu, bisa saja ada biaya administratif tambahan, khususnya jika pihak sponsor berada di dalam wilayah UEA. Karena itu, penting untuk memastikan detail biaya sebelum melakukan pembayaran.

Tips Mengajukan Visa Turis ke Dubai
Agar proses pengajuan visa turis ke Dubai berjalan lancar, berikut beberapa tips yang bisa kamu terapkan:
- Pastikan paspor masih berlaku lebih dari enam bulan saat tanggal keberangkatan.
- Gunakan foto terbaru dengan latar belakang sesuai ketentuan.
- Isi data diri dengan teliti dan sesuai dokumen resmi.
- Ajukan visa minimal satu minggu sebelum keberangkatan untuk menghindari kendala teknis.
- Simpan bukti pembayaran dan dokumen elektronik sebagai arsip.
Dengan persiapan matang, proses pengajuan visa biasanya berlangsung cepat dan minim kendala.
Rekomendasi Tempat Wisata di Dubai
Setelah visa turis ke Dubai disetujui, kamu bisa mulai menyusun itinerary perjalanan. Berikut beberapa tempat wisata populer yang wajib masuk daftar kunjungan:
Burj Khalifa
Ikon Dubai sekaligus gedung tertinggi di dunia ini menawarkan pemandangan kota dari ketinggian. Kamu bisa naik ke observation deck untuk melihat panorama gurun dan Teluk Persia.Dubai Mall
Satu pusat perbelanjaan terbesar di dunia ini tak hanya menawarkan ratusan toko, tetapi juga akuarium raksasa dan arena ice skating.Palm Jumeirah
Pulau buatan berbentuk pohon palem ini menjadi lokasi hotel mewah dan pantai eksklusif. Cocok untuk menikmati suasana pantai yang berbeda.Desert Safari
Ingin merasakan sensasi gurun pasir? Kamu bisa mengikuti paket desert safari dengan aktivitas dune bashing, sandboarding, hingga makan malam khas Timur Tengah.Dubai Marina
Kawasan modern dengan deretan gedung tinggi dan restoran tepi laut ini cocok untuk berjalan santai di malam hari.
Mengajukan visa turis ke Dubai kini semakin mudah dengan sistem online yang praktis. Dengan biaya mulai Rp 900 ribuan untuk masa tinggal 30 hari, kamu sudah bisa menjelajahi berbagai destinasi ikonik di kota modern tersebut. Pastikan dokumen lengkap, ajukan tepat waktu, dan siapkan itinerary agar perjalanan ke Dubai berjalan lancar dan berkesan.


