Etika dan Kebiasaan yang Perlu Diketahui Saat Berkunjung ke Paris
Paris, kota yang terkenal dengan Menara Eiffel dan museum ternama, tidak hanya menawarkan pemandangan indah tetapi juga memiliki etika dan kebiasaan unik yang harus diperhatikan oleh para wisatawan. Tanpa disadari, banyak pengunjung mendapat pandangan negatif hanya karena melanggar aturan tak tertulis. Untuk menjaga pengalaman perjalanan yang nyaman dan menghormati budaya setempat, berikut adalah panduan lengkap tentang etika dan kebiasaan yang perlu diketahui saat berkunjung ke Paris.
Etika di Transportasi Umum Paris
Ucapkan “bonjour” saat berinteraksi
Mengucapkan “bonjour” kepada petugas atau penjual adalah bentuk sopan santun dasar di Paris. Melewatkannya bisa dianggap tidak menghargai.Dahulukan penumpang yang turun
Saat naik metro atau kereta, biarkan penumpang keluar lebih dulu agar tidak terjadi penumpukan.Jangan membuka pintu sebelum kereta berhenti
Beberapa kereta metro masih menggunakan sistem manual. Membuka pintu sebelum berhenti dianggap berbahaya.Berdiri saat jam sibuk
Kursi lipat di metro hanya boleh digunakan saat kereta tidak penuh. Saat padat, penumpang wajib berdiri.Lepas ransel saat kereta penuh
Tas punggung sering mengenai penumpang lain tanpa disadari, terutama saat jam sibuk.Hindari menelepon dengan speaker
Berbicara keras atau menggunakan speakerphone di transportasi umum dianggap tidak sopan.Jangan meletakkan kaki di kursi
Tindakan ini bisa dikenai denda dan dianggap perilaku kasar.Perhatikan jalur satu arah
Salah masuk terowongan atau jalur metro bisa berujung denda.Berikan tanda saat ingin turun bus
Menekan tombol pemberhentian adalah bentuk sopan santun kepada sopir bus.
Etika di Tempat Wisata Paris

Pesan tiket lebih awal
Tempat populer seperti Menara Eiffel atau Musée d’Orsay sering penuh, pemesanan online sangat disarankan.Bawa kartu identitas
Tiket diskon biasanya memerlukan bukti usia atau status pelajar.Berpakaian sopan di tempat ibadah
Hindari pakaian terbuka dan lepas topi saat masuk gereja atau masjid.Manfaatkan fasilitas aksesibilitas
Beberapa museum menyediakan kursi roda dan alat bantu gratis.Siap untuk pemeriksaan tas
Aturan keamanan cukup ketat, makanan dan benda tajam biasanya dilarang.Jaga volume suara
Berbicara terlalu keras di museum bisa dianggap mengganggu pengunjung lain.Hormati aturan fotografi
Flash, tripod, dan selfie stick umumnya dilarang di museum.
Etika di Ruang Publik Paris
Bijak saat piknik dan minum alkohol
Meski sering ditoleransi, mabuk di tempat umum tetap dilarang.Patuhi aturan bebas rokok
Merokok dilarang di taman, halte, pantai, dan area publik lainnya.Buang sampah pada tempatnya
Meninggalkan sampah bisa dikenai denda hingga ratusan euro.Jangan pasang gembok cinta di jembatan
Selain merusak, tindakan ini dianggap vandalisme.Minta izin sebelum memotret orang
Hukum privasi di Prancis sangat ketat, terutama untuk unggahan media sosial.Dilarang menerbangkan drone
Tanpa izin resmi, drone bisa berujung denda besar dan hukuman penjara.Utamakan pejalan kaki
Pesepeda dan skuter listrik dilarang melaju di trotoar.Jangan menelepon sambil bersepeda
Termasuk memakai earphone, pelanggaran ini bisa dikenai denda.Gunakan helm saat bersepeda
Wajib bagi anak-anak, sangat dianjurkan untuk orang dewasa.

Etika di Restoran Paris
Reservasi restoran populer
Datang tanpa reservasi berisiko tidak mendapat tempat.Hindari terlalu banyak modifikasi menu
Masakan dianggap karya chef, permintaan berlebihan bisa dianggap tidak sopan.Perhatikan jam makan
Makan siang biasanya pukul 12.00–14.30, makan malam setelah pukul 19.00.Minta air keran jika perlu
Katakan “une carafe d’eau” untuk air gratis, tidak wajib beli air botolan.Berikan tip jika pelayanan istimewa
Meski servis sudah termasuk, tip 5–10 persen semakin umum dilakukan.
Dengan memahami etika di Paris ini, liburan kamu tidak hanya lebih nyaman, tetapi juga menunjukkan rasa hormat pada budaya lokal. Paris bukan hanya soal tempat indah, melainkan juga tentang sikap dan cara berperilaku.



