Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 16 Mei 2026
Trending
  • Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban
  • 7 Persiapan Menonton Piala Dunia Bersama Keluarga
  • Wawancara Khusus: Orkestrasi KUH untuk Haji 2026, Layanan Terpadu Jemaah Aman dan Nyaman
  • 5 Komentar Analis: Jika Perundingan Iran Gagal – Profil PM Hungaria Peter Magyar
  • Maju Mundur Amnesti Pajak Jilid III
  • 5 kesalahan umum saat membeli helm, desain tidak menjamin keamanan
  • 9 Artis Gen Z yang Jadi Ibu, Termasuk Aaliyah Massaid dan Alyssa Daguise
  • Josepha Alexandra, Peserta Cerdas Cermat MPR Diduga Dicurangi Meski Jawaban Benar
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Epstein dan Dugaan Keterlibatannya dalam Awal Perkembangan Kripto
Hukum

Epstein dan Dugaan Keterlibatannya dalam Awal Perkembangan Kripto

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com.CO.ID, JAKARTA — Nama mantan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) atau United States Department of Justice (DOJ) mengungkap dokumen besar pada Jumat (31/1/2026). Dokumen yang mencakup sekitar tiga juta halaman, 180 ribu gambar, dan dua ribu video itu menunjukkan adanya indikasi keterlibatan Epstein dalam pengembangan awal kripto, termasuk konsep kripto syariah.

Dalam dokumen tersebut, terdapat beberapa email yang menyebutkan bahwa Epstein pernah berbicara dengan beberapa orang yang disebut sebagai ‘founders’ bitcoin pada Oktober 2016. Mereka membahas rencana pembuatan mata uang digital yang sesuai dengan prinsip syariah untuk pasar Timur Tengah. Namun, istilah ‘founders’ ini tidak secara spesifik mengarah pada satu individu tertentu, sehingga klaim Epstein belum dapat dibuktikan secara independen. Hal ini juga tidak berarti bahwa Epstein adalah pencipta bitcoin, atau sosok yang dikenal sebagai Satoshi Nakamoto, nama samaran dari individu atau kelompok anonim yang menciptakan bitcoin hingga saat ini masih misterius.

Selain itu, dokumen DOJ juga menunjukkan bahwa Epstein memiliki hubungan finansial dengan sejumlah tokoh dalam ekosistem kripto awal. Salah satunya adalah Blockstream, sebuah perusahaan infrastruktur bitcoin. Epstein dilaporkan terlibat dalam putaran investasi tahap awal atau pendanaan modal benih (seed round) di Blockstream. Perusahaan ini dikelola oleh dana yang berasal dari MIT Media Lab.

Dari laporan yang ditemukan, Epstein memberikan donasi sebesar 850 ribu dolar AS kepada MIT Media Lab antara tahun 2002 hingga 2017. Sebanyak 525 ribu dolar AS dari jumlah tersebut dialokasikan untuk Inisiatif Mata Uang Digital MIT Media Lab. Dana tersebut digunakan untuk membayar Gavin Andresen, Cory Fields, dan Wladimir van der Laan, yang diperkirakan merupakan pengembang bitcoin pada masa awal pengembangannya.

Selain itu, ada laporan lain yang menyebutkan bahwa Epstein melakukan investasi awal di Coinbase melalui Brock Pierce dan Blockchain Capital. Pada masa itu, platform tersebut sedang berkembang pesat. Nama Epstein juga muncul dalam dunia kripto sebagai salah satu investor atau pendukung aktivitas di bidang kripto.

Dokumen ‘Epstein Files’ juga menunjukkan bahwa Epstein memiliki keterlibatan dengan beberapa tokoh di bidang teknologi dan keuangan atau financial technology (fintech) yang pernah terlibat dengan kripto. Termasuk dalam diskusi mengenai proyek alternatif blockchain seperti Stellar dan Ripple. Namun, eksekutif Ripple membantah adanya hubungan langsung antara proyek mereka dengan Epstein.

Dari pengungkapan dokumen Jeffrey Epstein tersebut, terdapat sejumlah indikasi keterlibatan Epstein dalam pengembangan awal kripto. Namun, peran teknis Epstein dalam penciptaan atau pengembangan mata uang digital tersebut belum dapat dipastikan secara jelas. Meskipun demikian, informasi yang muncul menunjukkan bahwa Epstein memiliki akses dan koneksi yang luas dalam dunia kripto, baik melalui investasi maupun kerja sama dengan berbagai pihak.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban

16 Mei 2026

Jaka, Pembunuh Istri Ketujuh yang Pernah Dipenjara 7 Tahun

16 Mei 2026

Saksi Kata: Ironi Murid SD di Konawe Selatan, TNI Belum Ditemukan, Orang Tua Pilih Jalur Viral

16 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kiai AJ di Jepara Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Pengakuan Korban

16 Mei 2026

7 Persiapan Menonton Piala Dunia Bersama Keluarga

16 Mei 2026

Wawancara Khusus: Orkestrasi KUH untuk Haji 2026, Layanan Terpadu Jemaah Aman dan Nyaman

16 Mei 2026

5 Komentar Analis: Jika Perundingan Iran Gagal – Profil PM Hungaria Peter Magyar

16 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?