Penangkapan Bandar Togel di Warung Bakso Bakar
Pada malam hari Senin (02/02/26), aroma gurih bakso bakar di Dusun III, Desa Silau Maraja tiba-tiba berubah menjadi tegang. Tim Jatanras Polres Asahan tiba-tiba masuk ke sebuah warung, yang sebelumnya hanya terdengar suara orang menikmati makanan. Di dalam warung tersebut, seorang pria berinisial HSL (31) sedang sibuk dengan ponselnya—bukan untuk memesan makanan, tetapi untuk merekap angka-angka keberuntungan palsu.
Penangkapan ini menjadi bukti bahwa aktivitas ilegal di balik layar ponsel kini semakin sulit untuk disembunyikan dari pengawasan pihak berwajib. Langkah tegas yang diambil oleh polisi tidak tanpa alasan. Masyarakat di Kecamatan Setia Janji sudah lama merasa gerah dengan aktivitas HSL yang kerap menjajakan tebakan angka Togel jenis Macau. Aktivitas ini dinilai mengganggu suasana kondusif di lingkungan mereka.
AKP Immanuel Simamora SH, Kasat Reskrim Polres Asahan, mengungkapkan bahwa penindakan langsung dilakukan setelah mendapatkan informasi akurat dari warga. “Kami bergerak atas keresahan masyarakat. Unit Jatanras langsung saya terjunkan untuk memastikan laporan tersebut dan melakukan penindakan di lapangan,” ujar Immanuel dalam keterangannya, Selasa malam.
Operasi senyap yang dipimpin oleh Ipda Asido Nababan SH itu membuahkan hasil sekitar pukul 21.30 WIB. Saat digerebek, HSL yang sedang asyik bertransaksi di dalam warung tidak sempat menyembunyikan barang bukti. Petugas yang melakukan pemeriksaan mendadak menemukan rentetan pesanan nomor Togel di dalam ponsel pelaku. Bukti digital itu membuat HSL hanya bisa tertunduk lesu saat digiring menuju Mapolres Asahan.
Durasi Beroperasi:
Sejak Desember 2025.
Modus:
Transaksi tebakan angka Togel Macau via ponsel.
Lokasi Penangkapan:
Warung Bakso Bakar, Desa Silau Maraja.
Pesan Keras untuk Bandar dan Pemain
Di hadapan penyidik, HSL mengakui semua perbuatannya yang telah berjalan selama kurang lebih dua bulan terakhir. Namun, pengakuan itu tidak melunakkan ketegasan hukum. AKP Immanuel menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan celah sedikit pun bagi praktik perjudian di wilayah hukum Asahan, baik itu judi meja maupun yang bersembunyi di balik aplikasi ponsel.
“Komitmen kami jelas: sikat habis segala bentuk perjudian. Ini demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Asahan agar tetap kondusif,” pungkasnya.



