Penjelasan Jetour Mengenai Kecelakaan di Tol Jagorawi
Jetour, produsen otomotif asal Tiongkok, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait kecelakaan yang terjadi di ruas Tol Jagorawi KM 31 arah Jakarta pada Minggu malam (1/2). Dalam insiden tersebut, mobil yang diduga merupakan SUV Jetour T2 mengalami kebakaran setelah mengalami tabrakan hebat dengan mobil BMW.
Presiden Direktur PT Jetour Sales Indonesia, Peter Zhang, menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengetahui kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa penyebab teknis dari kecelakaan masih dalam proses investigasi hingga saat ini.
“Hingga saat ini, penyebab teknis dan kronologi lengkap kejadian masih dalam proses investigasi lebih lanjut. Jetour Indonesia akan menyampaikan hasilnya setelah proses penanganan dan investigasi selesai,” ujar Peter dalam keterangannya.
Prioritas Utama Keselamatan Konsumen
Peter menegaskan bahwa keselamatan konsumen adalah prioritas utama bagi Jetour. Saat ini, individu yang terlibat dalam kecelakaan telah mendapatkan penanganan medis yang lengkap. Selain itu, Jetour juga akan melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi korban secara menyeluruh.
“Jetour Indonesia bekerja sama dengan pihak terkait lainnya untuk memastikan seluruh informasi yang diperoleh bersifat lengkap dan terverifikasi. Perusahaan mendukung sepenuhnya proses investigasi yang sedang berjalan dan akan mengambil langkah tindak lanjut yang diperlukan sesuai standar dan prosedur global setelah hasil resmi tersedia,” tambahnya.
Permintaan kepada Masyarakat
Jetour meminta masyarakat untuk memberikan ruang bagi proses investigasi yang sedang berlangsung. Masyarakat juga diminta untuk merujuk pada informasi yang telah terverifikasi dari pihak terkait dan Jetour Indonesia.
Latar Belakang Kecelakaan
Sebelumnya, kecelakaan terjadi di ruas Tol Jagorawi KM 31 arah Jakarta pada Minggu malam (1/2). Mobil yang diduga merupakan SUV Jetour T2 mengalami kebakaran habis setelah mengalami tabrakan hebat dengan mobil BMW. Insiden ini terjadi di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor.
Dugaan sementara menyebutkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh aksi menyalip berisiko tinggi melalui bahu jalan. Dua orang mengalami luka bakar ringan akibat kejadian tersebut.
Langkah Berikutnya
Jetour akan terus memantau situasi dan siap memberikan informasi terkini setelah proses investigasi selesai. Pihak perusahaan juga akan bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memastikan semua informasi yang diberikan akurat dan dapat dipercaya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jetour berkomitmen untuk menjaga transparansi dan memberikan jawaban yang jelas kepada publik.



