Mobil Listrik Xiaomi SU7 Ultra: Dari Puncak Kejayaan Hingga Penurunan Penjualan
Mobil listrik kini menjadi salah satu tren terbesar di dunia otomotif, dan China telah menunjukkan dominasinya dalam pasar ini. Salah satu contohnya adalah mobil listrik produksi China yang kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Tidak heran jika penjualannya di dalam negeri sangat laris, bahkan mampu mencapai angka 3.000 unit dalam waktu lima bulan pada tahun 2025.
Salah satu model yang sukses adalah Xiaomi SU7 Ultra, sebuah kendaraan mobil listrik yang merupakan produk dari brand ternama asal China, Xiaomi. Xiaomi dikenal sebagai produsen smartphone yang sangat populer, tetapi kini mereka telah memperluas bisnisnya ke berbagai produk elektronik lainnya, termasuk mobil listrik.
Xiaomi SU7 Ultra diluncurkan pada 27 Februari 2025 dengan harga sekitar 529.900 Yuan. Kendaraan ini memiliki sistem tiga motor yang menghasilkan daya sebesar 1.548 tenaga kuda, sehingga mampu melaju dari kecepatan 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 1,98 detik dan mencapai kecepatan maksimal 350 km/jam. Spesifikasi ini membuat mobil ini sangat diminati oleh konsumen.
Pada bulan Maret hingga Agustus 2025, penjualan Xiaomi SU7 Ultra mencapai angka yang spektakuler, yaitu 3.101 unit dalam kurun waktu lima bulan. Hal ini menunjukkan bahwa mobil listrik ini sangat diminati oleh masyarakat China. Namun, situasi berubah drastis pada Desember 2025, di mana penjualan hanya tercatat sebanyak 45 unit saja.
Penurunan penjualan ini menimbulkan pertanyaan tentang apa yang menyebabkan penurunan permintaan terhadap Xiaomi SU7 Ultra. Beberapa faktor mungkin berkontribusi, seperti persaingan yang semakin ketat dari merek-merek lain, perubahan preferensi konsumen, atau masalah teknis yang muncul setelah peluncuran awal.
Meskipun demikian, keunggulan teknis dari Xiaomi SU7 Ultra masih menjadi sorotan. Dengan performa yang luar biasa dan desain yang modern, mobil ini sebenarnya memiliki potensi besar untuk kembali menarik minat konsumen. Namun, untuk mencapai hal tersebut, Xiaomi mungkin perlu melakukan evaluasi terhadap strategi pemasaran dan layanan purna jual mereka.
Dalam beberapa bulan terakhir, banyak pengamat industri mengamati bagaimana mobil listrik China berhasil memperkuat posisi mereka di pasar global. Dengan inovasi yang cepat dan harga yang kompetitif, mobil listrik China, termasuk Xiaomi SU7 Ultra, dapat menjadi pesaing serius bagi merek-merek Eropa dan Amerika.
Namun, tantangan tetap ada. Kepuasan pelanggan, kualitas produksi, dan keandalan kendaraan menjadi faktor penting yang harus dipertahankan agar mobil listrik bisa bertahan dalam jangka panjang. Jika Xiaomi mampu menjawab semua tantangan ini, maka Xiaomi SU7 Ultra bisa kembali menjadi salah satu mobil listrik terlaris di pasar China.



